
"Tolong Nisa..Jangan seperti ini..Demi anak kita..Kita pulang ya.."Ucap Raka yang terus membujuk Nisa
Sesaat Nisa pun melirik kearah Raka yabg tertunduk lesu
"Ya sudah..Kalau itu mau kami..Aku akan ikut pulang.. Tapi ada syaratnya.."Jawab Nisa
Raka pun langsung menatap Nisa
Sore harinya ...
Nisa bersiap siap akan pulang kerumah bersama sang bayinya dan Raka
"Nis..Kamu yakin kamu mau kembali kerumah keluarga Raka??"Tanya Nurul didalam kamar
"Iya Nur..Mau tidak mau aku harus ikut dia pulang kerumah ...Karna bagaimana pun keluarganya juga harus melihat anak ku."Jawab Nisa menjelaskan
"Tapi perasaan ku mengatakan,keluarganya tetap tidak akan berubah..Pasti kamu akan diperlakukan seperti itu lagi Nis..Lebih baik kamu disini saja,bersama bibi mu..Dan aku pun juga merasa tenang.."Ujar Nurul mencoba menahan Nisa
"Tapi aku tidak bisa Nurul..Aku masih berstatus istrinya..Aku tidak bisa membantah apa pun yang dia katakan..Karna aku juga tidak mau menjadi istri yang durhaka."
__ADS_1
"Yang sebenarnya durhaka itu bukan kamu..Tapi dia dan keluarganya..Jujur,aku tidak tenang kalau kamu harus kembali kerumah mereka.."Ujar Nurul menegaskan karna merasa kesal
"Kamu tenang saja Nurul..Kalau mereka masih bersikap seperti itu,aku pasti akan pulang kerumah bibi ku lagi..Aku hanya memberi Raka kesempatan,agar dia bisa berubah..Karna ini semua demi anak kami.."Jelas Nisa memberi pengertian
"Ya ..Kuharap begitu..Jangan sampai dia dan keluarga mu menyiksa batin mu lagi..Untuk apa mempertahankan pernikahan,kalau cuma memberikan luka batin .."Ujar Nurul
"Iya..Aku mengerti maksud mu.."Jawab Nisa tersenyum
"Kamu harus janji,jika mereka menyakiti perasaan mu lagi,tolong cepat kasih tahu kami..Mengerti??"
Nisa pun langsung mengangguk mengerti dengan semua ucapan Nurul
Sesampainya dirumah,mereka pun langsung disambut oleh keluarga Raka.Ibu dan Putri yang hanya menatap datar,saat Nisa pulang kerumah mereka
"Assalamualaikum bu,kak Putri."Sapa Nisa
Putri dan ibunya hanya menatap datar,menunjukkan sikap yang sama sekali tidak senang
"Waalaikumsalam... Masih ingat pulang juga kamu.."Sahut ibu mertuanya dengan ketus
__ADS_1
Nisa pun seketika kecewa dengan sikap ibu mertuanya
"Ma..Jangan seperti itu..Aku membawa Nisa dan cucu mama pulang..Masa mama harus bersikap seperti itu."Ujar Raka menegur ibunya
Sang ibu pun langsung melirik sinis pada Raka
"Mama tidak ingin lihat cucu mama sendiri??Cucu mama perempuan..Namanya Ameena ma.."Ujar Raka yang berusaha meluluhkan ibunya dengan memperlihat bayi Ameena pada sang ibu
Sesaat sang ibu pun melirik kearah bayi yang digendong Raka
"Lihat ma,cantik kan??"Tanya Raka yang dengan bersemangatnya
Sang ibu pun akhirnya menghela nafas panjangnya.Dan rasa kesalnya terhadap Nisa,sesaat hilang saat ia melihat baby Ameena yang sedang tertidur.Dan ia pun tak dapat memungkiri,jika baby Ameena benar benar cantik dan lucu
"Apa mama mau menggendongnya??Coba mama gendong sebentar.."Ujar Raka yang sengaja langsung memberikan baby Ameena pada sang ibu
Ibunya pun tanpa pikir panjang langsung menggendong baby Ameena
Sementara Putri masih menatap sinis dan langsung meninggalkan mereka tanpa peduli dengan baby Ameena yang sudah menjadi ponakannnya sendiri
__ADS_1
Nisa pun terlihat senang,saat ibu mertuanya mulai tersenyum menatap babynya