
Putri dan ibunya hanya bisa mendengus kesal dengan sikap Raka yang pergi begitu saja.Seakan tidak memperdulikan semua perkataan mereka
...****************...
Beberapa hari kemudian..
Nisa yang baru saja pulang dari bekerjanya,langsung memasang wajah datar.Saat melihat Raka sang suami ,lagi lagu datang kerumah sang bibi.Dengan alasan ingin bertemu dengan Ameena
Raka tampak begitu senang,saat menemani Ameena bermain.Ameena yang sudah menginjak usia 7bulan,semakin menunjukkan tingkahnya yang lucu dan menggemaskan.Membuat Raka seakan tak ingin melewatkan waktunya untuk menemani Ameena
Sementara sang bibi,tak bisa melarang Raka untuk datang dan menemani Ameena.Karna menganggap,biar bagaimana pun Raka tetap ayah dari Ameena
Berbeda dengan Nisa yang jenuh melihat Raka yang selalu sering datang.Walaupun dia sudah sempat mengatakan jika tidak akan melarang Raka untuk bertemu dengan Ameena.Namun rasa kesalnya pada Raka masih belum bisa hilang begitu saja.Sebab Raka masih tak menunjukkan sikap untuk membela dirinya
"Dimana bibi ku??"Tanya Nisa dengan datar
"Sedang keluar sebentar."Jawab Raka menoleh kearah Nisa
__ADS_1
"Untuk apa lagi kamu kesini??"Tanya Nisa menunjukkan wajah ketusnya
"Selain ingin menemani Ameena main,ada satu hal yang ingin kukatakan padamu."Ujar Raka dengan serius
"Katakan cepat,setelah ini kamu pulang lah..Aku ingin menidurkan Ameena."Ujar Nisa masih dengan nada datarnya
"Ayo kita pindah ke Bandung."Ucap Raka dengan serius
"Hah??Pindah??Apa lagi yang sedang kamu rencanakan??"Tanya Nisa terkejut
"Rencana ku,aku ingin kita tinggal bersama disana..Hanya kamu dan anak kita Ameena."Jawab Raka
"Keinginan ku sendiri Nisa..Tidak ada campur tangan dari mereka..Aku sudah mengetahui semuanya..Bahwa memang mereka yang salah..Dan aku pun juga salah,karna terlalu menuruti apa pun yang mereka katakan..Hingga akhirnya aku sadar jika yang mereka katakan justru ingin menghancurkan rumah tangga kita."Jelas Raka panjang lebar
"Apa rencana mu itu sudah kamu pikirkan??Apa kamu sudah siap dengan finansialnya??'Tanya Nisa memastikan
"Sudah..Semua sudah ku pikirkan dan sudah ku atur dengan baik.."Jawab Raka
__ADS_1
"Lalu bagaimana dengan tanggapan dengan mereka?"Tanya Nisa menyinggung keluarga Raka
"Hal itu kamu tidak usah pikirkan..Rumah tangga ini kita yang menjalani,bukan mereka..Jadi mereka tidak bisa lagi mencampuri urusan rumah tangga kita.."Jelas Raka
Sesaat Raka menggenggam tangan Nisa
"Aku mohon..Ikut lah bersama ku..Disana kita akan memulai kehidupan baru..Bersama anak kita..Menjalani kehidupan baru dengan bahagia..Aku janji,tidak akan membiarkan mereka mengusik rumah tangga kita lagi..Aku akan berusaha membahagiakan kalian..Aku tidak akan mengabaikan mu lagi Nisa.."Ungkap Raka dengan perasaan yang tulus
Nisa pun sesaat merasa ragu dan bimbang.Karna ia takut,semua ucapan Raka hanya dimulutnya saja.Tak sesuai kenyataan yang akan ia hadapi
"Tolong Nisa..Aku janji akan berubah..Menjadi suami yang lebih bersikap bijak dan dewasa..Dan akan selalu mencintaimu."Ungkap Raka lagi yang terus memohon
Nisa pun masih diam dan hanya menatap Raka dengan bingung
"Kasih aku waktu untuk berpikir..Aku butuh waktu untuk memutuskannya."Jawab Nisa
"Oke..Aku mengerti..Ku harap keputusan mu sesuai harapan ku..Pikirkan lah semua yang ku katakan ini demi keluarga kecil kita..Terlebih untuk anak kita Ameena."Ucap Raka meyakinkan Nisa
__ADS_1
Nisa pun menatap Ameena yang sedang menyusu