
Tiba dirumah bibinya,Nisa langsung memeluk erat tubuh sang bibi.Seakan tak dapat menahan rasa sedihnya,Nisa akhirnya meluapkan kesedihannya dengan menangis saat memeluk sang bibi
Sang bibi pun hanya berusaha menenangkan Nisa dan membiarkan Nisa menangis dalam pelukannya
Setelah merasa tenang,Sang bibi mengajak Nisa untuk duduk.Dan sang bibi berjalan ke dapur untuk membuatkan minuman untuk Nisa
Dan tak berapa lama bibi Nisa pun kembali membawakan teh untuknya
"Diminum dulu tehnya nak."Ujar bibi Nisa
Nisa hanya mengangguk sambil mengusap air matanya
"Apa yang terjadi nak??Kenapa kamu datang dengan membawa tas ini??Apakah terjadi sesuatu pada rumah tanggamu??"Tanya bibi Nisa mulai bertanya
Nisa hanya menggelengkan kepala dengan pelan
__ADS_1
"Tidak bi..Tapi aku hanya ingin bibi menemani ku saat lahiran nanti.."Jawab Nisa
"Lalu memangnya Raka tidak bisa pulang nak??"Tanya bibi Nisa lagi
"Aku tidak tahu bi..Dia tidak bisa memastikan apakah dia bisa pulang atau tidak..Tanggapannya seolah ia tidak peduli dengan kami..Hiks.."Jawab Nisa kembali terisak
Sang bibi pun mengusap usap punggung Nisa agar tenang
"Sabar ya Nisa..Anggap saja ini ujian dalam pernikahan mu..Banyak berdoa dan bersabar..Bibi yakin dengan buah kesabaran mu,pasti akan ada kebahagiaan yang akan menanti mu..Tuhan itu tidak tidur nak..Tuhan memberimu cobaan ujian dalam pernikahan mu,artinya dia menyayangimu..Dan menguji sampai dimana kamu akan bersabar dan bertahan..Bibi yakin jika anak kalian sudah lahir,mereka akan berubah..Terutama untuk Raka."
"Sifat seorang lelaki akan berubah jika ia sudah memiliki anak dan tanggung jawab..Karna tujuan utamanya adalah membahagiakan anak dan istrinya..Jadi bibi harap kamu mau bersabar nak."Ucap bibi Nisa panjang lebar dengan memberi nasehat.Agar Nisa tetap kuat dan bersabar
Beberapa hari kemudian..
Nisa benar benar tak mendapatkan jawaban yang sesuai ia harapkan.Lelaki yang dicintai nya berharap bisa mendampingi saat lahiran.Justru tidak bisa menepati janjinya.Beralasan jika Raka tidak bisa meninggalkan toko milik temannya
__ADS_1
Dan Nisa lagi lagi menelan kekecewaannya.Dan tak mau lagi menuntut agar Raka pulang
Baginya,didampingi oleh sang bibi dan Nurul sahabatnya.Itu sudah lebih dari cukup.
Nisa yang baru saja selesai menjalankan ibadah sholat subuh.Tiba tiba saja ia merasakan kontraksi yang teramat sakit
Nisa pun memanggil manggil sang bibi yang berada diluar kamar
"Bibi..Bibi..Tolong..Perut ku sakit sekali..!!!Bibi..Akh.."Teriak Nisa memanggil terus bibi nya sambil memegangi perutnya yang sakit
Sumiati yang juga baru saja selesai sholat,baru menyadari jika Nisa memanggilnya
Dengan cepat Sumiati pun keluar dan memasuki kamar Nisa
Sumiati begitu terkejut saat melihat keadaan Nisa yang sudah meringis kesakitan dan pemandangan yang mengerikan langsung membuatnya panik dan histeris.Sebab terlihat dara segar mengalir dari dalam daster yang dipakai Nisa.Yang ternyata Nisa mengalami pendarahan dan akan segera melahirkan
__ADS_1
"Nisa..Kamu sudah mau melahirkan nak..Ayo kita langsung kerumah sakit nak.."Sahut Sumiati yang masih histeris dan langsung mengangkat tubuh Nisa dengan merangkulnya
Sumiati juga meminta tetangganya untuk diantarkan kerumah sakit.Karna melihat kondisi Nisa yang sudah memprihatinkan ,tidak menjamin Nisa bisa melahirkan di klinik Bidan