Pernikahanku Yang Gagal

Pernikahanku Yang Gagal
# 03 - Flashback


__ADS_3

Flashback..


Sebelum pulang dari tempat ia bekerja,seperti biasa Anisa bersiap siap


Saat bersiap siapa,Nurul datang menghampirinya.Yang adalah teman satu kerjaannya sekaligus sahabat karibnya


"Cieee...Ada yang buru buru mau pulang nie.."Sahut Nurul sengaja menggoda Anisa


Anisa hanya tersenyum malu


"Kamu bicara apa sih..Siapa yang buru buru??Kan memang uda mau jam pulang??"Tanya Anisa mengelak


"Haha..Canda..Hari ini kau dijemput atau pulang sendiri??"Tanya Nurul


"Sepertinya dijemput Raka..Kenapa?"Jawab Anisa dan bertanya


"Yah..Sayang sekali..Ku pikir kita bisa pulang bareng..Aku pengen nginap."Ujar Nurul langsung sedih dan tak bersemangat


"Maaf ya..Besok besok saja kalau mau nginap..Oke."Jawab Anisa masih tersenyum


"Enak ya,kalau sudah punya pacar..Bisa diantar jemput..Jalan jalan..Curhat..Ada yang menghibur..Sementara aku..Huuaaa...Masih setia menjomblo.."Ujar Nurul tiba tiba merengek sedih

__ADS_1


Anisa hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku Nurul yang selalu apa adanya


"Banyak berdoa dan berusaha,secepatnya kamu pasti akan menemukan lelaki yang tepat Nur.."Ucap Anisa memberi dukungan


"Yah..Itu selalu ku lakukan Nisa..Aku sejujurnya iri melihat kemesraan kalian..Kalian begitu kompak dan serasi..Kapan aku bisa seperti mu..Punya pacar yang baik,perhatian dan sayang sama aku."Ungkap Nurul


"Hahaha..Kamu berlebihan Nur..Kita tidak sekompak itu..Terkadang kita juga suka berantem..Tidak terlihat seperti dari luarnya Nur."


"Begitu..Tapi kurasa kalian memang sangat cocok Nisa..Semoga hubungan kalian langgeng ya..Kalau bisa sampai kejenjang pernikahan.."


"Amin..Makasih ya Nur..Ya sudah,kita tutup toko yuk.."Jawab Anisa


Beberapa saat kemudian,setelah menutup toko Anisa dan Nurul pun keluar dari mall tempat mereka bekerja.Anisa bekerja disebuah toko boutique yang cukup besar dimall tersebut.Anisa belum lama bekerja di boutique tersebut,namun kinerja Anisa pun diakui oleh sang atasan.Karna Anisa bekerja sangat rajin dan jujur.Dan Anisa beruntung dapat bekerja disana,agar bisa membantu ekonomi bibinya.Yang selama ini berjuang sendiri untung menghidupi nya sejak kecil.Dan kini Anisa ingin membalas kebaikan sang bibi yang sudah tulus membesarkan dirinya


"Lihat tuh,Si tampan sudah menunggumu.."Sahut Nurul menunjuk kearah Raka diparkiran dari kejauhan


Anisa hanya tersenyum


"Ya sudah..Aku duluan ya Nur..Kamu hati hati..Jangan lupa kabarin aku kalau sudah dirumah."Ucap Anisa sebelum meninggalkan Nurul


"Oke..Kau juga hati hati..Dahh..."Jawab Nurul sambil melambaikan tangannya setelah Anisa berpamitan

__ADS_1


Anisa pun segera menghampiri Raka yang sudah menunggunya di sepeda motor


"Raka.."Sapa Anisa dari belakang


"Hei..Akhirnya kamu keluar juga.."Sahut Raka tersenyum


"Maaf ya,sudah bikin kamu nunggu lama."


"Tidak apa apa sayang..Berapa lama pun aku pasti tetap setia menunggumu."Jawab Raka sambil mengusap rambut Nisa dengan lembut


Anisa langsung tersenyum malu karna sikap Raka yang begitu perhatian padanya


"Ya sudah..Ayo naik..Kita Let's go."Ujar Raka mengajak Nisa


Nisa langsung mengangguk dan seperti biasa duduk dibelakang Raka untuk dibonceng


Raka pun langsung melaju kan motornya


Hingga sampai di suatu tempat yang asing,Motor Raka pun terhenti di suatu tempat yang membuat Anisa bingung


"Kenapa kita berhenti disini ?"Tanya Nisa bingung sambil memperhatikan tempat yang ternyata sangat familiar

__ADS_1


__ADS_2