Pernikahanku Yang Gagal

Pernikahanku Yang Gagal
Bab 61


__ADS_3

Malam hari..


Saat Raka pulang,Nisa menyambutnya dengan raut wajah yang datar


Sesaat Nisa melirik kearah jam dinding yang baru menunjukkan pukul 10 malam


"Tumben kamu pulang lebih awal??"Tanya Nisa dengan datar


"Oh..Iya,toko hari sedang sepi..Dan aku sedang tidak enak badan..Bisakah kamu membuatkan ku teh..Aku juga sedikit pusing."Jawab Raka dan menyuruh Nisa


"Iya..Aku akan buatkan..Tapi ada satu hal yang ingin ku tanyakan.."Ujar Nisa


Raka pun menatap bingung


"Apa maksudnya dengan ini??"Tanya Nisa sambil meletakkan struk diatas tangan Raka dengan sedikit keras


Raka pun membaca struk yang diberikan Nisa


"Kenapa ini bisa padamu??"Tanya Raka terkejut


"Cukup jawab saja,jangan bertanya balik."Ujar Nisa dengan bersikap tenang


"Ini.."Ujar Raka yang mulai kelihatan bingung dan gugup


"Ini apa Raka??Untuk siapa kamu membeli ini??Aku merasa,kamu tidak membelikannya untuk ku."Tanya Nisa masih bersikap tenang

__ADS_1


"Ini..Ini punya teman ku sayang..Dia menitipkan struk ini padaku.."Jawab Raka menjelaskan


"Oh..Punya teman kamu??Siapa??Tapi kenapa di struk ini tertulis nama kamu??Apa kamu yakin ini punya teman kamu ??"Tanya Nisa lagi yang mengintimidasi Raka


"Dia,.Dia meminjam kartu ku untuk pembayarannya..Dia sengaja membelikan ini untuk hadiah yang akan dia berikan pada pacarnya.."Jelas Raka lagi


"Pinjam ya??"Tanya Nisa memastikan


"Ya..Dia pinjam,jadi itu bukan aku yang memakainya..Tidak mungkin kan aku memakai kartu kredit ku untuk pembayaran hingga 20 juta..Hanya untuk membeli tas dan pakaian.."Ujar Raka yang berusaha menutupi kebohongan nya


Yang ternyata Raka memang menggunakan kartu kreditnya sendiri untuk membelanjakan semua keinginan Yuni


Raka seakan mulai tergila gila dengan Yuni.Apa pun keinginan Yuni,ia selalu berusaha memenuhinya.Termasuk membeli barang barang mahal


Dan baginya ia tak mempermasalahkan berapa pun uang yang akan ia habiskan untuk Yuni.Asal Yuni dapat membuatnya nyaman dan bahagia


"Aku akan membuatkan mu teh."Ujar Nisa langsung meninggalkan Raka dan menuju dapur


Sementara Raka pun menghela nafasnya dengan lega.Karna Nisa tak lagi mengintimidasi dirinya.


"Huft..Hampir saja..Tapi kenapa struk itu bisa ada ditangannya??"Tanya Raka pada dirinya dengan bingung


Ia pun segera masuk ke kamar nya untuk merebahkan tubuhnya.Dan tak berapa lama Nisa pun datang dengan membawakan teh untuknya


"Ini teh nya."Ujar Nisa sembari memberikan teh tersebut padanya

__ADS_1


"Terima kasih sayang."Jawab Raka langsing menerimanya dan menyeruput teh tersebut


"Apa kamu ingin dipijit?"Tanya Nisa


"Boleh juga.."Jawab Raka langsung membalikkan tubuhny


Dan Nisa pun mulai memijit punggung Raka dengan pelan


"Besok hari libur,apakah aku dan Ameena boleh ke toko mu??Sepertinya kamu sudah jarang mengajak kami ke toko mu."Tanya Nisa dengan sengaja


Seketika membuat Raka kembali gugup


"Hah??Ketoko??Kamu serius??"Tanya Raka


"Ya..Aku serius..Kenapa aku harus bercanda??"Tanya balik Nisa


"Sepertinya jangan besok.."Ujar Raka


"Kenapa??"Tanya Nisa ingin tahu


"Euh..Karna besok teman teman ku akan datang..Jadi kamu dan Ameena tidak akan nyaman jika terlalu ramai ditoko."Jawab Raka menjelaskan


"Oh..Gitu..Ya sudah."Ujar Nisa dengan datar


Raka pun hanya diam dengan perasaan yang sangat khawatir jika Nisa memaksa akan meminta ke toko nya

__ADS_1


Jangan sampai Nisa minta ke toko lagi..Aku harus terus menghalanginya agar dia berhenti meminta untuk datang ke toko..Batin Raka


__ADS_2