
Setelah acara reunian selesai,Nisa dan Nurul pun berencana untuk pulang.
Tapi saat masih diparkiran,sebelum memasuki mobil.Langkah Nurul sesaat terhenti dan menoleh kearah Nisa.
"Nisa..Sepertinya kamu pulang bersama Arya saja ya..Karna aku dan Rey mau ke suatu tempat..Arya titip Nisa ya.." ujar Nurul langsung meninggalkan Nisa dan Arya.
"Ta..Tapi..-" Seru Nisa yang belum sempat bicara,karna Nurul sudah pergi bersama Reyhan.
"Ayo.. aku akan mengantarmu pulang."Sahut Arya mengajak Nisa.
Nisa pun menoleh kearah Arya dan mengangguk.
Diperjalanan,suasana begitu hening.karna tidak ada pembicaraan sedikit pun oleh Nisa.
Sesekali Arya pun menoleh kearah Nisa yang pandangannya hanya keluar jendela.
"Maaf,boleh aku bertanya?"Sahut Arya bertanya
Nisa langsung tersadar dan menoleh kearah Arya
"Yah??"
"Apakah kamu dikenal pendiam??"Tanya Arya.
"Hah??Tidak..Kenapa??"tanya balik Nisa.
"Tidak..Kulihat,di acara tadi kamu terlihat lebih banyak diam..Apa lagi saat mereka membahas tentang pernikahan..Apakah acara tadi membuatmu tidak nyaman?"
"Tidak juga.. aku hanya tidak bisa di suasana yang ramai."Jawab Nisa.
"Oh..Aku mengerti.. Dan ku dengar kamu adalah seorang mommy single..Apakah itu benar??"
__ADS_1
"Apakah Nurul yang memberitahu mu?"
Arya hanya mengangguk sambil tersenyum
"Ya.. aku seorang ibu tunggal,aku memiliki seorang putri." jawab Nisa
"Oh.. pasti dia putrimu sangat cantik dan lucu."Puji Arya
"Kenapa kau bilang begitu??Kau kan belum pernah Melihatnya."Tanya Nisa heran.
"Tidak usah diragukan lagi,ibunya cantik sudah pasti anaknya juga cantik."jawab Arya yang langsung memberikan pujian.
Nisa seketika tersenyum.
"Apa kau sedang meledekku?"Tanya Nisa
"Tidak.. aku serius..maaf jika ucapan ku terlalu pasaran..tapi aku tidak bermaksud mengejekmu.."Ujar Arya
Seolah Arya tahu mencairkan suasana yang sebelumnya sempat hening
"Lalu siapa nama putrimu??"Tanya Arya
"Ameena.."Jawab Nisa
"Oh..Itu nama yang sangat bagus."
"Terima kasih.."
"Dan,aku bersedia menjadi ayah untuknya."Ujar Arya membuat Nisa langsung terkejut
Menatap Arya dengan tatapan aneh
__ADS_1
Arya yang mengerti dengan tatapan Nisa,kembali tersenyum
"Aku hanya bercanda..Jangan tanggapin serius.."Ujar Arya
Nisa pun juga ikut tersenyum
"Kecuali kamu memberiku peluang.."
Nisa kembali melirik dengan tatapan bingung
...****************...
Beberapa bulan kemudian..
Arya tiba tiba datang mengunjungi kediaman Nisa bersama kedua orang tuanya
Tanpa diduga ternyata kedatangan Arya untuk melamar Nisa
Nisa tak menyangka jika perkenalan mereka yang masih sangat awal.Bisa membuat Arya begitu cepat ingin melamar Nisa tanpa menjalin hubungan dulu
Sang bibi pun juga tidak mengetahui jika Nisa mengenal seorang lelaki yang ternyata ingin serius pada Nisa
Sang bibi dan Nisa pun menyambut baik kedua orang tua Arya
"Maaf Nisa..Jika kedatanganku bersama kedua orang tuaku,membuatmu terkejut.Karna aku tidak memberitahumu sebelumnya."Ujar Arya
"Iya tidak apa apa..Apa kabar om,tante."Jawab Nisa sembari menyapa dan bersalaman pada kedua orang tua Arya
"Halo..Kamu yang bernama Nisa ya..?"Sapa ibu Arya sembari bertanya
"Iya tante..Dan ini bibi saya."Jawab Nisa dan mengenalkan sang bibi pada ibu Arya
__ADS_1
Sang bibi pun ikut bersalaman dengan ibu Arya dan ayahnya