
Nisa pun menggelengkan kepalanya dengan pelan.Karna ia pun tak bisa berbohong dan menutupinya dari Nurul
"Sebenarnya suami mu itu sayang apa tidak sih sama calon anak mu??Kenapa dia bisa bisanya tidak pernah menemani mu USG selama ini??"Tanya Nurul semakin terheran dan kesal
"Dia cuma terlalu sibuk Nur."Jawab Nisa membela Raka
"Sibuk bagaimana??Bukannya dia belum bekerja??Harusnya dia masih memiliki waktu yang banyak untukmu..Kalau pun dia memang sudah bekerja,kan bekerja bukan selama 24 jam atau pun dalam sebulan pasti ada hari libur kan??Bukan bekerja secara nonstop??Coba kamu pikir Nisa??Apa ada suami macam itu??Justru menurutku itu sangat aneh.."Tanya Nurul menegaskan pada Nisa
Nisa pun sesaat menunduk dengan wajah murung
"Aku meragukan jika Raka menikahi mu bukan benar mencintaimu..Tapi karna terpaksa..Saran ku,jangan terlalu berharap padanya..Kamu harus jadi wanita yang mandiri,yang kuat,dan tangguh..Jangan bergantung apa pun padanya..Terutama untuk uang..Kamu harus mulai menyimpan uang untuk tabungan mu nantinya..Jangan biarkan penghasilanmu dipegang dia..Dan manfaatkan uang yang setiap dia berikan padamu..Selama kamu masih tinggal dirumah keluarganya..Kamu harus pintar pintar menyimpan uang Nisa..Bukan aku mau mempengaruhi mu dengan niat jelek,tapi demi untuk melindungi dirimu sendiri ."Ucap Nurul panjang lebar sembari memberi nasehat
__ADS_1
Sesaat Nisa terdiam dan menatap serius kearah Nurul.Seakan nasehat Nurul dapat ia terima dan menjadi masukan untuknya
"Terima kasih Nur..Nasehatmu sepertinya bisa menjadi masukan untukku..Dan kenapa setiap ucapan mu seolah kamu lebih berpengalaman tentang pernikahan??Pemikiran mu justru lebih dewasa dari ku.."
"Aku juga tidak..Semua keluar begitu saja dari otakku..Mungkin ada kalanya otak ku lagi bener..Heheheh.."Jawab Nurul sesaat tertawa kecil
Nisa pun hanya tersenyum
Sesampainya dirumah,ia disambut oleh Putri dengan ditatap datar.Dan sesaat Putri melirik kearah barang belanjaan Nisa
"Kau habis memborong ??"Tanya Putri ingin ingin tahu
__ADS_1
"Tidak kak..Aku hanya membeli beberapa perlengkapan bayi untuk persiapan lahiran ku nanti."Jawab Nisa sambil tersenyum
Seketika Putri pun menatap sinis
"Heuh..Raka sudah tinggal jauh,kau bebas berbelanja ya??Dengan alasan beli perlengkapan bayi..Uang darimana??Bukannya gaji mu itu cuma pas pasan??Dan Raka kan penghasilannya juga tidak tetap..Apa kau punya kerja sampingan ??"Tanya Putri dengan masih sinis
"Maksud kakak??Kerja sampingan seperti apa??"Tanya Nisa sedikit bingung
"Aku mana tahu..Kan cuma kau yang tahu.."Jawab Putri dengan cuek
Nisa pun menghela nafas panjang nya.Seolah ia paham akan maksud perkataan Putri
__ADS_1
"Maaf kak..Gaji ku memang pas pasan..Tapi setidaknya dengan gaji ku yang pas pasan,aku masih bisa menabung..Dan tidak memakai uang Raka sedikit pun untuk membeli perlengkapan bayi ku..Karna uang yang selalu diberikan Raka selalu ku berikan semua pada ibu..Dan pekerjaan sampingan yang kakak maksud,sepertinya aku tidak punya..Pekerjaan ku cuma dibutik yang saat ini aku masih bekerja kak..Terima kasih kakak sudah berpikir yang jelek terhadapku..Aku tidak apa apa kak..Maaf aku harus kekamar kak..Mau istirahat..Permisi.."Jawab Nisa panjang lebar sambil tetap tersenyum namun langsung pergi meninggalkan Putri begitu saja