
❤️
### Flashback off
" Tolong bantu saya"ucap pak Erik kepada Rio.
Rio langsung mengangkat Dinda dari pangkuan pak Erik. Karna pak Erik sudah pucat dan lemas. Mungkin trauma yang beberapa tahun lalu kembali membuat pak Erik tak berdaya.
" Saya akan Bawak Dinda kerumah sakit .bi.. tolong bantu saya " ucap Rio berlari menuju mobil
" baik Tuan" ucap bi nur
Bi nur menemani Dinda di kursi belakang sambil menangis. Rio mengendarai mobil secepat mungkin supaya tidka terjadi apa apa dengan anak bos nya.
" Bi ..tolong tenanglah tidak akan terjadi apa apa dengan Dinda" ucap Rio menenangkan bi nur.
Tak berapa lama mereka sudah sampai di rumah sakit. Rio langsung mengangkat Dinda menuju ruang UGD supaya mendapatkan pertolongan pertama dari dokter.
" suster tolong berikan penangan terbaik kepada adik saya" ucap Rio cepat.
Rio sudah menganggap Dinda Adiknya sendiri. karna keluarga Wijaya sudah banyak membantu keluarga Rio.
" baik pak kami akan lakukan yang terbaik kepada pasean tapi tolong menunggu di luar" ucap suster menutup pintu ruangan.
-
-
__ADS_1
-
-
1 jam kemudian dokter keluar dari ruang UGD.
Rio yang dari tadi gelisah menunggu dokter keluar.
" Bagaimana keadaan adik saya dok" ucap Rio.
" Adik bapak tidak apa apa hanya kelelahan saja" ucap Dokter tersebut.
"Apakah bapak yang membawa nya kesini" tanya dokter kembali.
" Iya dok" ucap Rio singkat.
Rio mengikuti langkah dokter tersebut keruangan nya.
" Apa ada hal serius dengan adik saya dokter" ucap Rio cemas.
" Begini pak,adik bapak seperti memiliki trauma yang sangat parah sehingga membuat adik bapak mudah pingsan karna trauma yang mendalam"ucap dokter Aldi.
"Apa separah itu dok" tanya Rio.
" Iya Pak" ucap Dokter Aldi.
" Kalau boleh tahu adek saya trauma apa yang dok" tabya Rio.
__ADS_1
" Dia seperti trauma akan darah" ucap dokter Aldi.
"Apaaa...darah" Rio terkejut.
" Iya pak karna kami menemukan ada bercak darah di tangan adik bapak" tutur dokter Aldi.
" Apa masih bisa disembuhkan dok" tanya Rio masih penasaran akan keadaan anak bosnya.
" Bisa pak. Tapi saya harap bapak dan keluarga selalu mengawasi Dinda apalagi dengan trauma nya saat ini yaitu darah" ucap Dokter Aldi menjelaskan.
" Apa pernah Dinda mengalami kecelakaan sehingga dia takut pada darah " tanya Dokter Aldi.
Rio mengingat kejadian beberapa tahun yang lalu tentang Almarhum ibu nya. Apakah Dinda trauma akan kejadian itu?" Guman Rio salam hatinya.
" Halo..pak" dokter Aldi menyadarkan lamunan Rio.
" I..iya Dok" ucap Rio terbata -banta.
"Apa pernah Dinda mengalami kecelakaan sehingga dia takut pada darah " ucap Dokter Aldi mengulangi pertanyaannya.
" Tidak pernah Dokter" bohong Rio. Tidak mungkin iya menjelaskan kejadian tahun depan kepada orang lain apalagi ini sudah menjadi rahasianya dan keluarga bos nya
" Baiklah,kalau begitu saya harap bapak bisa menjaga pemulihan Dinda.
*****
Dinda sudah dipindahkan keruangan khusus keluarga Wijaya. Dinda belum sadarkan diri sudah 5 jam. entah apa yang dirasakan Dinda, sampai dia enggan untuk membuka matanya.
__ADS_1
Rio setia menemani Dinda. Rio juga mengirimkan pesan kepada pak Erik supaya tidak khawatir karna Dinda sudah mendapatkan penanganan yang terbaik dari dokter ,isi pesan Rio.