
Dinda sudah berada di depan rumah dan memarkirkan mobilnya dan langsung berjalan masuk ke dalam rumah.
"Dinda" teriak Dea langsung menghamburkan pelukannya . " Dea apa kabar,usah lama kita ngak ketemu" ucap Dinda sembari memeluk Dea.
" Seperti yang kamu lihat Din,aku begitu baik baik dan selalu ceria" jawab Dea tersenyum dan melepaskan Pelukannya dari Dinda. "Kita duduk yok " ajak Dinda.
Mereka berdua mengobrol tanpa henti dan tanpa memandang disekitar nya siapa yang ada di dekat mereka, biasalah teman lama ketemu kembali.
Dea adalah teman lamanya Dinda, mereka harus berpisah karena Dea akan melanjutkan perkuliahannya di luar negeri. Tidak hanya Dea yang pergi tapi keluarga Dea juga pindah dan menetap di luar negeri. Mereka putus komunikasi setelah Dea sudah di luar negeri.
karena begitu lama tidak bertemu mereka saling bertukar cerita bahkan sampai yang tidak perlu diceritakan pun diceritakan . Ngak Dea namanya kalau ngak bergosip.
"Din,loh udah punya pacar atau calon gitu?" Tanya Dea disela sela mereka sedang bercerita.
" Belum Dea, belum kepikiran buat cari pacar atau calon.Masih pengen sendiri dulu menikmati keindahan hidup" Ujar Dinda sambil memakan cemilan ke mulutnya.
" Samapi kapan kamu sendiri. atau jangan jangan kamu sukanya sesama jen*s? " Ucap Dea asal.
" Kamu dari dulu asal aja ya kalau ngomong. emang lagi pengen sendiri aja,aku bosan kalau pacaran mending langsung nikah aja " jawab Dinda menatap Dea.
" Oke, kalau gitu aku akan bantu kamu cari Abang ipar" ucap Dea gembira.
__ADS_1
" isshh apaan sih kamu, seperti ngak bisa gue ngak bisa cari sendiri" ujar Dea bangkit dan pergi meninggalkan Dea.
" Mau kemana?" Teriak Dea.
" Mau kekamar" Balas Dinda.
" Tunggu aku" teriak Dea mengikuti langkah Dinda.
##POV Erik /Ayah Dinda##
Saat Dinda dan Dea bercerita, Tanpa mereka sadari ada sosok laki-laki yang dari tadi memandang Dinda begitu lekat. Pak Erik yang melihat anak laki-laki itu tersenyum kepada putri nya Dia berniat mendekatkan Pria itu kepada Putrinya.
Pak Erik yang memandang Pria itu sedikit tersenyum membuat Pria itu canggung dan salah tingkah.
Pak Erik belum sadar akan ucapan pria itu. Biaslah Pak Erik menemukan calon menantu yang pas heheheh(author).
" Om baik-baik saja" ujar Pria itu dengan melambaikan tangan nya .
Pak Erik tersadar akan lamunannya dan langsung menanggapi Pria itu.
" Oh iya ada apa nak? "ujar Pak Erik bingung"
__ADS_1
" Om baik-baik saja ,saya lihat dari tadi om melamun. apa perlu aku periksa dulu Om" ujar Pria itu kepada pak Erik dan ingin memeriksa keadaan om nya.
" Saya tidak apa-apa nak. Apa kamu bilang tadi kamu mau periksa om? " Tanya Pak Erik.
" Iya Om, kebetulan saya seorang Dokter" ujar pria itu.
"Oh ya" Pak Erik kaget mendengar tutur Pria itu. COCOK kalau begitu.
" Maksudnya" pria itu bingung.
" Tidak apa-apa,belum saatnya Nak.
#Flash Back Dea##
"Kakak...cepatan dikit dong kak" teriak Dea dari lantai 1.
" Iya bentar" Jawab kakak nya dengan menuruni anak tangga.
" Lama banget Sik kak Radit" ucap Dea kesal.
" Cerewet banget sihh adek kakak " ujar Radit mencubit pipi cabi. adiknya.
__ADS_1
" Mama lihat kak Radit ngeselin banget" aduh Dea kepada Mamanya.
JANGAN LUPA VOTE YA KAKAK😘😘