Pilihan!!

Pilihan!!
09 Visual


__ADS_3

Karakter Radit


Tinggi 180 cm, bibir tipis, mancung,putih. sifatnya dingin, Sedikit berbicara, tegas dan sayang kepada keluarga apalagi dengan adiknya Radit sangat sayang.


Radit seorang Dokter di rumah sakit miliki keluarga nya di kota A. Tapi ayahnya ingin Radit mengambil ahli di perusahaan sebagai CEO di perusahaan ayahnya.



Karakter Dinda


Tinggi 165 cm, putih,mancung,bibir tipis. sifatnya baik,mandiri,mudah tersenyum,dan sayang kepada Ayahnya. tapi sayangnya Dinda sulit percaya kepada laki laki karna trauma beberapa tahun yang lalu.


Dinda bekerja di perusahaan Milik Ayahnya tapi Dinda tidak terlalu menyukai pekerjaan di kantor. Dan sekarang Dinda lagi membangun toko Kue 🍰🍰,karna Dinda senang akan hobi nya. Dan ayah nya tidak melarang nya




Karakter Dea


Anaknya manja, cerewet, suka buat ulah tapi hal yang baik heheheheh.... cantik dan sayang kepada keluarga dan sahabat nya Dinda.


Dea sekarang memiliki toko butik " Dea Butik"nama tokonya.



Karakter Pak Erik ( ayah dari Dinda)



Karakter Ibu Mira ( Ibunya Radit dan Dea)

__ADS_1



MUDAH MUDAHAN KAKAK DAN ABANG SUKA DENGAN VISUAL YANG AKU PILIH. TAPI KALAU KURANG PAS DENGAN VISUAL NYA BISA DI HAYALKAN KARAKTER VISUAL MASING-MASING ☺️


JANGAN LUPA DI KOMEN YA KAKAK DAN VOTE JUGA BIAR LEBIH SEMANGAT MENULIS NYA πŸ€—πŸ₯°.


*****************************Lanjut


Dalam perjalan pulang Radit senyum-senyum,entah apa yang terjadi pada diri nya. sekali sekali Radit melihat adik nya yang fokus main handphone. Radit mengelus rambut Dea karna sangking gemas nya melihat tingkah Dea di rumah Dinda.


" Ihhhh kakak rambut aku jadinya berantakan kak" kesal Dea menipis tangan Radit.


" besok rambut kamu dipotong ya dek,soalnya rambut kau udah kepanjangan" ucap Radit mengelus kembali rambut Dea.


" Apaan sih kak aneh-aneh aja kalau ngomong. udah gila kali ya" Dea yang melihat tingkah kakaknya curiga.


" Rambut kamu jelek modelnya seperti itu" lagi lagi Radit berkomentar masalah rambut Dea.


" hahahhahahah.....mau rambut kakak kayak kakek kakek tapi kakak tetap ganteng kan ?" ucap Radit kepedean tingkat dewa.


" Cihhhhh.... TERSERAH" ketus Dea.


Apartment Radit


Radit dan Dea sudah memasuki apartemen kakaknya. Mereka tidak lupa mengucapkan salam kepada Mamanya


" Mama" Panggil Dea.


"Ma...mama..."teriak Dea dari bawah .


" Dek ngak usah teriak teriak" ucap Radit.

__ADS_1


" Mama ngak budek,palingan mama lagi dikamar"sambung Radit .


Dea tidak menghiraukan perkataan Radit . Dea malah pergi ke dapur untuk mencari mama nya.


Tapi Dea tidak mendapat keberadaan mama nya di dapur. kebetulan Bi Sum lewat.


"Bi Sum,Mama mana?"tanya Dea.


" Ohh Ibu lagi dikamar Non " jawab Bi Sum.


" Ohhh makasih ya Bi Sum. Dea kekamar mama dulu " Dea pergi dan langsung kekamar Mamanya.


Tuk...tuk...tukk.... "Mama,apa Dea bisa masuk Ma" Ucap Dea dari luar kamar mamanya.


" Masuk saja sayang kamar nya ngak Mama Kunci kok" sahut Mama Mira.


clekk... Pintu terbuka


" Mama" Dea lari ke pelukan mamanya"


" Ada apa sayang , kenapa mukanya kusut gitu" tanya Mama Mira kepada Putri manjanya.


" Kak Radit Ma...Hiks..hisk...hisk... " Dea manangis di pelukan mamanya.


Sebenarnya Dea hanya akting didepan mamanya supaya Radit mendapatkan hukuman dari mamanya. jadi tidak heran kalau tingkah Dea kayak anak kecil.


Mama Mira mulai panik dengan apa yabg di ucapkan Dea " Radit kenapa ? ada apa dengan kakak mu" Ucap Mama Mira khawatir.


SELAMAT MEMBACA πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—


"

__ADS_1


__ADS_2