
Rudi memasuki rumah dan langsung menyalam tangan mama Mira.
" Siang Tante. apa kabar" sapa Rudi.
" Tante baik sayang" ucap Mama Mira tersenyum.
" Tante mau nanya smaa kamu" Mira masih heran melihat tingkah Radit yang tidak menjawab sapaan mama Mira tadi.
pasti tentang Radit hmm..." Guman Rudi.
" Ada apa Tante, tumben nanya Rudi" ucap Rudi.
" Ada dengan Radit,kenapa Tante sapa dia tidak mau menjawab bahkan dia cuek begitu sama Tante. apa ada masalah di kantor sehingga dia engan membalas sapaan dari mama nya" ucap Mama Mira kecewa.
" Radit tidak apa apa Tante ,hanya saja dia lagi bertengkar dengan kekasihnya makanya dia sedikit kesal. dia juga tidak mau diajak bicara saat bersama ku tadi " jelas Rudi membuat mama Mira heran dengan apa yang di ucapkan Rudi.
" Jadi Radit sudah punya pacar Rud? ucap Mama Mira.
"Aduh maslahah apa lagi yang akan datang. kenapa aku bicara begitu mulus dan santai nya. maafkan aku tuan aku membuat masalah lagi tolong ampuni aku" Guman Rudi bersalah.
" seperti nya Tante" ucap Rudi tersenyum kaku"
" Baiklah Tante tunggu kabar baik dari kamu sayang" ucap mama Mira senang dan langsung memeluk Rudi. Rudi hanya mengangguk entah apa yang sedang dipikirkan Rudi.
"Tante senang sekali bentar lagi aku akan punya mantu" mama Mira sangat senang.
" hmm..iya Tante" ucap Rudi tersenyum kaku. Rudi tidak tahu apa yang harus dia katanya selain Radit punya pacar. Tidak mungkin aku bilang Radit sedang menahan hasratnya.
__ADS_1
apa jadinya nanti "Rudi masih saja memikirkan nya.
*****
ditempat lain Radit belum menuntaskan Misi bodoh nya dia malah semakin tambah gelisah ingin rasanya ada seseorang membalasnya.
" kenapa semakin aku mengingat dinda semakin berat rasanya ahahh.... sial " teriak Radit dalam kamar mandi .
Radit tidak pernah seperti ini sebelumnya.Radit bisa menahan nya kalau sedang seperti ini tapi ketika bersama Dinda, Radit tidak bisa mengendalikan diri sendiri.
1jam 2 jam 3 jam hingga sore hari Radit baru menuntaskan misi nya. Radit menjatuhkan tubuh nya di sofa ,Radit mulai memeriksa email yang masuk.
tok...tok.... tok...
" Radit apa kamu didalam nak? " ucap mama Mira.
cleekk...( begitu kira kira suara pintunya hehe)
" Ada Mah kenapa mama sampai datang kekamar ku" tanya Radit.
" Ngak ada apa nak,mama hanya ingin kekamar anak mama saja. emang ngak boleh mama kekamar anak mama sendiri?" ucap mama Mira pura pura cemberut.
" Ngak papa Mah. masuk dulu " ajak Radit.
"Tanpa Radit bilang mama akan masuk" Guman Radit melihat Mama nya sudah masuk terlebih dahulu.
" tumben mama ke sini,emang ada apa sih ma? " tanya Radit
__ADS_1
" Mama langsung ke intinya saja jangan buat Radit bingung" lanjut Radit tidak sabaran.
" Mama dengar kamu bertengkar dengan pacar mu ya nak, apa benar begitu? ucap mama Mira santai. tapi tidak dengan Radit,Radit terkejut dengan penuturan mama Mira.
" Apaahh...pacar? bertengkar? " Radit masih bingung dengan kata kata mama nya.
" iya pacar kamu ,Rudi yang bilang sama mama kalau kamu sedang bertengkar" ucap mama Mira duduk di sofa.
Awas kamu Rudi berani beraninya nambahin masalah gue. Radit semakin kesal dengan Rudi dan mama nya . sejak kapan aku punya pacar.
" Mah...mama hanya salah paham semuanya hanya....." potong mama Mira.
" Radit kalau kamu bertengkar dengan pacar mu selesai kan dengan kepala dingin,jangan kamu pergi meninggalkan nya, selesai dengan baik baik ya. Mama hanya mau bilang itu saja" ucap malam Mira meninggalkan kamar Radit.
Radit tambah frustasi dengan keadaan nya. dia melemparkan bantal ke sembarang tempat. dia semakin emosi. Radit mengambil kunci mobil dan jaket,dia pergi ke club untuk membuang stress nya.sampai di club Radit langsung ke ruang VVIP dia Ingin menghabiskan waktunya sediri.
" Hay sayang apa kabar" Ucap salah satu perempuan di club itu sambil duduk di dekat Radit.
Radit tidak menanggapi perempuan yang berapa di samping nya.
" Sayang apa kamu sedang banyak masalah? " ucap perempuan itu menyentuh dada bidang Radit.
" pergilah aku mau sendiri" ucap menepis tangan wanita jal**ng itu.
" Ayoklah kenapa kamu menolak ku, biasanya kamu tidak seperti ini" ucap perempuan itu terus bergelut manja. Radit muak dengan tingkah perempuan itu Radit menipis tangan wanita itu,Radit pergi ke kamar mandi dengan wajah yang sulit diartikan.
****
__ADS_1
bantu like ya ❤️