
Radit memijat pergelangan kaki nya dengan pelan. Dinda mencoba menahan agar tidak menyulitkan Radit .
akhirnya selesai,Radit membantu dinda untuk masuk ke kamar mandi dan selesai mandi mereka turun ke bawah untuk sarapan bersama.
" Pagi Ma Pa" ucap mereka serempak.
" Pagi sayang " balas mama mertua dengan tersenyum.
" Duduk dulu biar sarapan" ucap mama nya perhatian.
Mereka berdua duduk . Di lihatnya Radit yang belum mengambil makanan. Mama mertua tersenyum melihat Dinda yang malu dan masih kaku.
" Ambilin dong sayang makanan untuk suaminya,masak mama lagi yang ambil makanan untuk Radit. Kalau udah jadi istri kita harus siap melayani suami. Ngak usah malu-malu sama mama dan papa" jelas mama mertua kepada Dinda. Dinda tersenyum melihat mama mertua nya.
"Mama tahu ini pertama kali buat kamu tapi kamu harus terbiasa ya sayang" ucapnya kembali.
" Iya Mah" jawab Dinda.
Dinda menyenggol lengan Radit Karena Radit tak bergeming sama sekali. Radit hanya melirik Dinda yang malu. Karena Radit tak menjawab akhirnya Dinda menyendok nasi kepiring Radit. Suami nya melihat ekspresi Dinda,dia mengambil nasi sambil tersenyum paksaan kepada Radit.
Di sendoknya nasi itu 2 centong dan ditambah lagi 1 centong lagi. Radit sangat terkejut melihat beta banyaknya nasi yang ada di piringnya. tapi dia tak protes terhadap perbuatan Dinda. mama dan papa mertua nya hanya tersenyum melihat mereka.
" Mau pake lauk yang mana mas,ikan goreng,ayam goreng, rendang atau mau yang mana? " tanya Dinda dengan tersenyum.
" Ayam goreng aja " ucapnya datar.Radit kesel didepan Dinda.
" Oke mas" jawaban mengambil ayam goreng.
" Ngak ada yang mau ditambah lagi mas" ucap Dinda kembali.
" Ngak usah, biar aku aja yang mengambil kalau kurang" ucapnya sedikit kesel.
" Yaudah dimakan mas" ucap Dinda sambil tersenyum bahagia.
" *Rasain siapa suruh ngak mau ngomong,makan tuh nasi segunung biar kenyang kamu hahahahhah" Guman Dinda menang , Karena dia sudah berhasil mengerjain Radit.
__ADS_1
" Awas saj kamu nanti ,aku akan buat perhitungan sama kamu" ucap Radit dalam hatinya sambil menatap Dinda*.
" aku akan balas" bisik Radit kepada Dinda.
" Baiklah mas" ucap nya cuek .
" Andai tidak ada mama dan papa udah aku balas perbuatan mu" guman Radit dalam hatinya yang sudah kesel .
" Dit,kalian rencananya liburan kemana" tanya mama nya.
" angka kemana-mana mah, dirumah aja. lagian dikantor banyak kerjaan" ucap Radit datar sambil menyendok kan makanan ke mulutnya.
" Ihh apa apa sih dit ngak enak banget jadi suami" kesel mama nya.
" Mah... terserah mereka berdua dong pergi atau tidaknya" bela papa nya.
" Ihh... papa kayak ngak pernah muda aja deh" protes istri tercinta nya.
" Ngak perlu sekarang mah,kapan-kapan juga bisa . lagian mas Radit masih banyak kerjaan di kantor dan aku juga masih ada beberapa pekerjaan yang aku akan urus di kantor Papa " jelas Dinda lembut .
" Tuh kan Dit, istri kamu perhatian banget sama mu" puji mama mertua.
" Oh iya Ma Pa,Radit juga mau minta ijin untuk tinggal di rumah baru Radit " jelas Radit santai.
semua orang terkejut mendengar perkataan Radit.
" Mama ngak setuju" ucapnya lantang.
" Tapi Mah,kapan Radit bisa jadi kepala rumah tangga,kalau kami berdua tinggal dirumah ini" Jelas Radit.
" Tapi mas " ucap Dinda .
" Ngak ada tapi tapian ini sudah menjadi keputusan ku " ucap Radit .
" Papa setuju-setuju saja ,tapi asalkan kamu bisa menjadi kepala rumah tangga yang bijaksana dan sayang kepada istri mu " jelas papa nya memberi kan ijin.
__ADS_1
" Papa apa - apaan sih ,Dinda ngak bisa pergi dari rumah ini. Mama ngak rela mantu mama sendiri dirumah mu Radit" jelas mama nya sedih.
" Kapan kapan juga bisa kemari mah, lagian rumah Radit jauh juga hanya 30 menit dari sini,jadi mama kapan pun bisa datang" jelas Radit kepada mama nya.
Mau tak mau Dinda hanya pasrah mengikuti kemauan suaminya . Bagaimana pun istri harus ikut suami apapun yang menjadi keputusan nya. baik susah maupun senang. Dinda menarik nafas dalam-dalam..
" Dinda akan sering- sering kesini Mah" ucap Dinda sambil memegang tangan mama mertua nya.
" Yaudah mama ijinin tapi ingat jangan sampai kamu buat mantu mama capek apalagi kamu marahi,mama ngak suka" jelas mamanya kepada Radit.
Radit hanya melirik Dinda
*Anak nya siapa yang dibela siapa? aneh ni mama gue" lirih Radit dalam hatinya.
" Dan satu lagi jangan lupa cepat-cepat kasih mama cucu yang banyak" ucap mama mertua nya lantang.
Dinda tiba-tiba keselek
Uhuk...uhuk...uhukk....
" pelan-pelan dong makannya " ucap Radit sambil memberi kan segelas air kepada Dinda. dia langsung meminumnya .
" kamu ngak papa kan sayang" ujar mama nya."
" Ngak mah" ucap Dinda sambil tersenyum.
Setelah sekian lama drama mereka pun selesai sarapan. Papa mertua nya sudah pergi ke kantor , Radit dan Dinda siap- siap mau pindahan dan mama mertua membantu mereka juga .
sesampainya di rumah baru, Radit mengangkat koper - kopernya ke masuk kekamar . Tapi Dinda masih berusaha untuk menaikkan beberapa koper miliknya. Radit tidak membantu Dinda. Dia malah rebahan di ranjang milik nya sambil bermain dengan handphone nya
LIKE
KOMEN
VOTE
__ADS_1
SHARE
🔥🔥🔥🔥🔥🔥❤️🙏🙏*