
Di rumah pak Erik...
Setelah pulang dari cafe Dinda hanya diam dan langsung masuk kekamar untuk bersih-bersih. Dinda masih kecewa dengan perjodohan tadi sore. Bagaimana mana bisa Dinda menikah dengan orang yang iya tidak cintai.
Pak Erik yang melihat Dinda belum keluar kamar,iya pun mengetuk pintu kamar Dinda.
Tokk...tokk...
" Din...bisakah Papa masuk? " Tanya Papa Erik menunggu jawaban dari Dinda.
Dinda yang mendengar suara Papa nya mengetuk pintu langsung bangkit dari tempat tidur nya untuk membuka pintu.
Clekk...
" Malam Pa. Tumben ke kamar Dinda" ucap Dinda datar.
" Malam sayang. Apa boleh papa masuk dulu? ada yang ingin Papa bicarakan" ucap Papa Erik.
" Hmm...masuklah La Pah ngak usah sungkan sungkan" jawab Dinda tersenyum.
Pak Erik pun duduk diiringi dengan Dinda.
__ADS_1
" Apa kamu menerima perjodohan ini nak"? tanya pak Erik tanpa basa-basi.
" Pah...Dinda ini sudah besar Dinda bisa cari pendamping hidup Dinda,ngak perlu dengan cara begini" Ucap Dinda lembut dengan mata yang berkaca-kaca.
" Papa tahu Nak tapi...." ucapan Pak Erik berhenti tidak bisa melanjutkan kata katanya.
" Tapi apa Pah" tanya Dinda bingung.
" Keluarga Pak Dedi itu sangat baik pada kita. Apa Dinda masih ingat waktu Dinda masih kecil, perusahaan papa hampir bangkrut? Keluarga Pak Dedi lah yang membantu Papa saat itu. Dan bukan hanya Papa yang mnyejutui perjodohan ini tapi Mama kamu juga Nak.Mama kamu ingin sekali kamu menikah dengan Radit. itulah permintaan Mama kamu waktu itu" Jelas papa Erik.
Dinda yang mendengar penuturan Papanya sangat sedih. Apakah dia harus senang atau sedih? apalagi perjodohan ini adalah permintaan Mama nya tersayang yang ingin sekali menikah dengan Radit.
" Papa yakin kamu akan bahagia dengan Pilihan Mama mu. Dia pasti senang melihat mu bersama orang yang selama ini di inginkan nya " sambung papa Erik. tanpa sadar Pak Erik meneteskan air mata. apalagi mengingat permintaan istri tercintanya.
" Tuhan apa tidak ada pilihan lain selain harus menikah dengan Radit. Aku tidak mencintai nya Tuhan .apakah aku bisa menerima nya suatu saat nanti. Apakah Ini pilihan yang tepat untuk masa depan ku bantu aku Tuhan. Tunjukkan jalan mu " Guman Dinda dalam hatinya yang terus menerus memastikan pilihannya.
" Papa...Apa Papa yakin dengan Radit? Papa kan tahu Radit orang nya seperti apa Cuek, dingin dan...." ucap Dinda terpotong oleh papanya.
" kejam?. Dengar papa, Radit itu orang nya baik dan lembut dia ngak seperti yang kamu pikirkan. Dia sangat sayang dengan orang yang iya cintai"jelas papa Erik .
" Tapi aku bukan salah satu nya orang yang iya cintai Pa" ucap Dinda sendu. Air mata yang dari tadi iya bendung kini jatuh begitu saja.
__ADS_1
" Kamu pasti orang yang sangat sangat iya sayangi suatu saat percaya kepada Papa" Ucap papa Erik menggenggam tangan nya memberikan sedikit kekuatan untuk Dinda.
Dinda yang sangat sayang kepada Papa nya dan Mamanya akhirnya Iya menyetujui Perjodohan itu. Bagaimana pun Dinda tidak ingin melihat Papanya bersih apalagi mama nya yang ada di surga. Setidaknya berkorban untuk orang yang kita sayangi tidak apa-apa. Semoga dengan pilihan ini Papa bahagia.
" Pah... Dinda setuju dengan perjodohan ini tapi dengan satu syarat" Ucap Dinda .
" Benarkah" Pak Erik tersenyum akan jawaban Dinda yang menyetujui Perjodohan ini.
" apa syaratnya sayang" Sambung Nya.
" Aku mau setelah menikah,Kak Radit mengizinkan aku tetap bekerja". ucap Dinda tegas. karena dia tidak ingin jika suatu saat nanti Radit ingin berpisah setidaknya Dinda mempunyai tabungan. walaupun Papa nya kaya tapi Dinda tidak pernah menyombong kekayaan yang dimiliki oleh Papanya.
" Baiklah Papa akan kata pada Radit dan keluarga nya nanti" Pak Erik sangat senang malam ini. karna putrinya menerima perjodohan ini."Hmm
" Sayang apa kamu sudah senang melihat putri mu menerima perjodohan ini. Aku yakin kamu pasti senang" Guman pak Erik dalam hatinya seakan akan sedang berbicara dengan istrinya.
" Yaudah kau begitu kamu istirahat. Papa keluar dulu"Ucap papa Erik mencium pucuk rambut Dinda.
" Iya Pa" ucap Dinda Tersenyum dan menutup kembali pintu kamar nya.
" Hmm....semoga ini adalah pilihan yang terbaik bagi ku" ucap Dinda termenung menatap langit yang begitu indah dihiasi bintang bintang 🌟🌟🌟.
__ADS_1
********
Selamat membaca 🥰🥰