Pilihan!!

Pilihan!!
29


__ADS_3

Radit naik kekamar untuk bersih-bersih. sedangkan Mama Mira sibuk dengan beberapa model kebaya yang akan di pakai Dinda. Dinda hanya diam saja karna mama Mira yang akan memilih.


" Tante ini udah yang 5 kali nya Dinda mencobanya" ucap Dinda lelah.


" Sabar sayang belum ada yang cocok buat kamu. Coba kalau ini " mama Mira memberikan model ke 6.


Dinda menghembuskan nafas nya huuuffff.....


" Bagaimana sayang" tanya mama Mira di balik pintu.


Clekk...


" Kayak nya model kebaya nya terlalu terbuka Tan, Dinda risih pakainya" Dinda memperlihatkan model kebayanya.


" Yaudah kita ganti lagi".


Beberapa menit kemudian mama Mira menyodorkan model kebaya yang cantik kepada Dinda. Dinda pun berharap semoga ini yang terakhir kalinya . tak menunggu lama Dinda keluar. Mama Mira begitu terkejut melihat Dinda yang begitu cantik.


" Bagaimana Tante? apa masih jelek ya" tanya Dinda.


" Tidak sayang....ini sangat bagus . kamu sangat sangat cantik memakai nya" Puji Mama Mita.


" Yaudah aku lepas ya Tan" ucap Dinda.


" Jangan dulu dong. Radit belum mencoba bajunya, bagaimana kalau tidak cocok dengan kebaya mu nanti . sabar ya" ucap mama Mira .


" Hmm.. baiklah"


" Bi Sum tolong kamu panggil kan Radit dikamar nya" bisik mama Mira .


" baik nyonya"


tok...


tok...


" permisi tuan, nyoya menyuruh tuan ke bawah" Ucap Bi Sum di luar kamar Radit.


Radit yang mendengar Suara Bi Sum langsung bangkit dari tempat duduk nya. karna selesai mandi Radit bukan langsung ke bawah malah bermain game. Radit berjalan ke arah pintu.


Clekk...


" Ada apa Bi? Tanya Radit.

__ADS_1


" Nyonya besar sudah menunggu tuan dibawah untuk fitting baju " ucap Bi Sum.


" bentar lagi saya turun".


" Baik Tuan". Bi Sum meninggal kan kamar Radit.


tap..


tap..


tap..


Langkah kaki Radit turun dari tangga. dengan pakaian santai baju putih polos dengan celana jeans pendek. Saat langkah terakhir Radit begitu terpanah dengan kecantikan Dinda dengan balutan kebaya yang dia pakai. tanpa polesan make up dan rambut yang terurai Dinda terlihat sangat cantik dan seksi.


" Astaga itu beneran Dinda? kenapa begitu cantik" batin Radit yang mengagumi kecantikan Dinda.


" Radit... ayok cepat ngapain ngalamun di situ" Ucap Mira menyadarkan lamunan Radit.


" eehh...iya Ma" ucap Radit gugup.


" Kenapa lagi dengan es batu ini. apa dia terpanah dengan kecantikan ku" batin Dinda tersenyum kecil.


Radit berjalan ke arah Dinda dan tiba tiba duduk di sebelah Dinda dengan polos nya.


" ya..ya suka suka aku inikan rumah ku. apa salahnya aku duduk disini" tanya Radit balik.


" Ya ngak papa juga sih tapi aneh aja " ucap Dinda menyandarkan tubuhnya dengan malas.


Dinda memejamkan mata karna sudah kelelahan. Radit yang duduk di sebelah nya hanya menoleh ke Dinda. Radit menyentuh wajah Dinda begitu lembut.


" Kamu cantik kalau lagi tidur tapi kalau sudah bangun kamu bagaikan kucing nakal yang selalu membuat ku emosi " batin Radit memandang Dinda begitu dekat.


" Coba kamu pakai ini" ucap mama Mira menyodorkan beberapa Stelan jas .


" Iya Ma" Radit bangkit dan pergi mencoba nya.


Beberapa menit kemudian Radit keluar dengan penampilan nya.


" Bagaimana Ma" tanya Radit.


". Wahhh....ganteng sekali. Cocok " ucap mama Mira memberikan jempol 2.


" Yaudah kita cocok kan dengan Dinda " ajak mama mira ke ruang tamu .

__ADS_1


" Dinda " panggil mama Mira.


Mama Mira yang melihat Dinda tertidur di sofa tidak tega untuk membangunkan nya.


" Kenapa ma" tanya Radit.


" Dinda tidur tuh" tunjuk mama Mira.


" Yaudah tinggal bangunkan aja Ma" ucap Radit melangkah ke arah Dinda.


Belum sempat Radit menyentuh Dinda ,mama Mira sudah melarang nya .


" Jangan Dit kasihan biarkan aja Dinda tidur . kamu duduk aja biar mama lihat" ucap mama Mira.


Radit pun duduk di sebelah Dinda,mama Mira memperhatikan ke cocokan kebayang dan jas nya.


" Sempurna " ucap mama mira.


" Yaudah kalau udah selesai Radit mau keatas dulu" ucap Radit.


" Eittt... tunggu dulu,kamu tega lihat Dinda tidur di sofa? Bawak gih kekamar kamu" ucap mama Mira.


" ngak ngak... mama apa apa sih. Ngak baik Ma bawak cewek kekamar pria apalagi belum suami istri" jelas radit tegas.


" Yaelah Dit bentar lagi kan dia istri kamu masak kamu tega Dinda dilihatin sama pembantu pria di rumah ini" ucap mama Mira.


" Tapi kalau kamu ngak mau yaudah biar Mama telpon Rudi untuk angkat Dinda ke kamar tamu" ucap Mama mira sambil mengambil handphone untuk menghubungi Rudi.


" Mama apa apa sih bawak bawak Rudi. Yaudah Radit bawak kekamar" ucap Radit mengangkat Dinda menuju kamar nya.


Mama Mira hanya tersenyum melihat Radit. bagaimana mungkin dengan kata kata begitu saja Radit langsung ciut.


" Ini cewek makan apa sih berat banget" batin Radit mengangkat Dinda.


Tiba dikamar yang begitu besar dan tempat tidur yang begitu luas Dinda di baringkan di sana dengan memakai kebaya yang dia coba tadi.


Dinda menggeliat ketika Radit memakai kan selimut supaya tubuh Dinda tertutupi karna kalau tidak di tutup akan mengundang aura aura panas 😂.


"Tidur yang nyenyak kucing nakal" bisik Radit.


*****


Jangan lupa vote dan like ya kak❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2