
Alexa menekan bel rumah beberapa kali gadis itu berdiri dengan puspita yang berada di gendongannya. Ia mencoba sekali lagi berharap pintu itu cepat di buka.
Cklek
Senyum Alexa mengembang mendengar pintu itu terbuka. Dan menampilkan wanita paru baya yang masih terlihat cantik di usianya yang sudah tidak muda lagi.
"Grandma..!" teriak Alexa bahagia sambil memeluk neneknya.
(Nenek!)
"Honey you finally came too, I miss you my grandson" Ujar Rose--Neneknya, memeluk Alexa tak kalah erat.
(Sayang akhirnya kamu datang juga, aku merindukan mu cucuku)
"long time no see, you are more beautiful now" Ujar Rose sambil membawa Alexa masuk ke dalam.
(Lama tidak bertemu, kamu lebih cantik sekarang)
"Thank you grandma, you always look beautiful too" Balas Alexa dan membuat Rose tersenyum hangat.
(Terimakasih nenek, kamu juga selalu terlihat cantik)
Rose terkekeh pelan matanya tak sengaja menatap sesuatu yang begitu lucu "Gosh where did you get this cute cat?" Tanya Rose baru sadar jika ada kucing di gendongan Alexa.
(Astaga! dimana kamu mendapatkan kucing selucu ini)
"Accidentally saw him on the beach, he was injured and it seems the owner threw him away on purpose, and I took the initiative to take care of him" ujar Alexa sambil mengelus puspita dengan sayang.
(aku tidak sengaja melihatnya di pantai, dia terluka dan sepertinya pemiliknya sengaja membuangnya, dan aku berinisiatif untuk merawatnya)
Rose mengangguk mengerti "only heartless people throw away this cute cat".
(Hanya orang tak berperasaan yang membuang kucing selucu ini).
"Sebaiknya kamu istirahat, pasti perjalanan ke sini membuat mu lelah" ujar Rose.
Alexa tersenyum mendengarnya, meskipun neneknya tidak terlalu lancar bahasa Indonesia tapi ia tetap menggunakannya, walaupun kadang aga melenceng dari kata sebenarnya.
"Terimakasih nek, oh iya kakek dimana nek?, aku tidak melihatnya". Tanya Alexa sambil melihat kanan kiri.
"Kakek mu sedang pergi ke rumah sahabatnya, katanya lama tidak bertemu".
__ADS_1
Alexa mengangguk mengerti "Oh ya, bagaimana nenek tau aku akan datang ke mari" Tanya Alexa dan duduk di samping neneknya.
"Ibu mu yang memberi tahu ku, dia bilang kau akan tinggal di sini sampai kondisi di sana membaik" Sahut Rose bangkit dari duduknya.
"Sebentar aku ambilkan minum dulu".
"Tidak perlu nek, aku bisa sendiri. Lebih baik nenek duduk saja" Cegah Alexa mencekal pergelangan tangan neneknya.
"Kau harus istirahat, perjalanan ke sini pasti sangat melelahkan".
"Tidak nek, sudah duduk lah" Ujar Alexa dan membuat Rose mengangguk.
"Sudah lama aku tidak memasak untuk kalian, bagaimana kalau aku memasak untuk makan malam kita nek" Usul Alexa dengan senyum manis.
"Ide yang bagus, Grandma will help you, let's cook together again" Sahut Rose dengan senyum hangat.
(Nenek akan membantumu, mari masak bersama lagi)
......... ...
"Di mana deddy? tanya Alfaro kepada jihan yang sedang berada di ruang keluarga.
Cowok itu hanya menggeleng dan membuat jihan menghela napas panjang.
"Kemari lah duduk di sini, ayahmu pasti sebentar lagi pulang".
"Bagaimana dengan pencarian gadis mu, apakah sudah menemukan petunjuk?" tanya wanita itu sambil mengusap rambut sang anak.
Senyum manis tercetak jelas di bibir Alfaro "Sebentar lagi aku akan mendapatkannya Mom" sahut cowok itu dan membuat jihan tersenyum mendengarnya.
Atensi kedua nya teralihkan saat Reyhan baru saja datang dengan pakaian formalnya. Pria itu mengibaskan tangannya ke atas pertanda para bodyguard yang mengikutinya segera pergi dari sana.
"Sayang apakah kau lelah?" Tanya jihan.
"Tidak ada kata lelah bagiku, selagi itu menyangkut kebahagiaan mu" Sahut Reyhan sambil mencium kening sang istri.
Jihan melotot kaget "Ish.. ga boleh gitu liat tuh ada anak kamu" Desis jihan sambil melihat kearah Alfaro yang melihat mereka dengan tatapan datar tanpa ekspresi.
Pria itu hanya mengangkat bahu tidak peduli, anggap saja Alfaro hanya angin di sana.
"Kau harus tau ini" Ujar Reyhan menyerahkan berkas berwarna merah ke hadapan Alfaro.
__ADS_1
Kening cowok itu mengerut "Apa ini?".
"lihat saja nanti kau tau apa isinya" Ujar Reyhan.
"Aku sudah menemukan gadis ku ded" Kata Alfaro tiba tiba.
"Aku bangga padamu boy, tapi kau harus lihat berkas itu terlebih dahulu sebelum membawa gadis mu pulang dari sana".
Dengan ragu Alfaro membuka berkas itu, tiba tiba ekspresi di wajahnya berubah seketika, cowok itu menatap ayahnya dengan tajam.
"Apa ini!' Tanya Alfaro marah.
" Kau harus memikirkannya dengan matang, jangan sampai keputusan yang kau ambil akan membuat mu menyesal". Ujar Reyhan tanpa menjawab pertanyaan dari anak nya.
Dengan rasa penasaran jihan pun merebut berkas itu dari tangan Alfaro, terlihat jelas bahwa wanita itu terkejut dalam isi yang tertera di berkas itu.
Jihan menatap anaknya dan Reyhan bergantian, ia menggelengkan kepalanya tidak percaya.
"Akan ku bunuh dia ded!" Ujar Alfaro dengan mengepalkan tangannya sampai tercetak jelas urat-uratnya di sana.
Reyhan menepuk pundak anaknya berkali kali "Aku tau kau bisa melakukan segalanya boy..., tapi biar ini jadi urusan deddy, dia bukan orang yang bisa kau anggap remeh" Usul Reyhan membuat Alfaro tak suka mendengarnya.
"Kau meragukan kemampuan ku ded?".
" Tidak, deddy sudah lama tidak memainkan pisau. Jadi aku ingin mencobanya dengan tikus kecil itu".
Alfaro mendengus kasar "Aku tidak setuju, aku ingin dia mati di tangan ku sendiri!" Tolak Alfaro.
"Tidak tidak, aku tidak setuju jika kalian memakai cara seperti ini" Cegah jihan menatap dua laki laki itu tajam.
"Sayang diam lah, jangan melarang anakmu melakukan kesenangannya. Apa kau mau dia melukai dirinya sendiri hem..?" Ujar Reyhan membuat Alfaro tersenyum miring.
"Tapi.. "
"Sudahlah, lebih baik kita istirahat aku lelah sekali" Potong Reyhan dan membawa jihan untuk segera pergi dari sana.
......... ...
Hai, makasih buat yang masih setia baca cerita aku, walaupun ceritanya ga jelas dan ga nyambung sama alurnya wkwk. Tapi makasih udah mampir di sini.
Maaf ya kalo dialog inggrisnya kurang tepat , jujur aja aku itu sebenarnya ngga terlalu bisa bahasa inggris, tapi aku sosoan bikin cerita ada inggrisnya hehe, Jadi mohon di maklum jika kata katanya kurang tepat, atau salah dalam penempatannya 🙏
__ADS_1