
"Alfaro!" Panggil Alexa sambil sedikit berteriak. Gadis itu menyembulkan sedikit kepalanya di balik pintu kamar mandi.
"Ada apa" Tanya Alfaro yang sudah berada di depan Alexa.
Alexa menyengir kaku, gadis itu menggaruk pelipisnya yang tidak gatal, ia tampak ragu untuk mengatakan sesuatu.
"Anu.. em.. i-itu" Ujar Alexa gugup.
"Kenapa?" Tanya Alfaro masih sabar.
"Aku datang bulan" Cicit Alexa sambil menunduk.
"Lalu?"
Alexa berdecak kesal, kenapa Alfaro tidak peka sekali.
"Dasar laki laki tidak peka!" Gumam Alexa dalam hati
"Jangan membicarakan ku dalam hati!, katakan saja apa mau mu?" Ucap Alfaro membuat Alexa langsung menatap cowok itu, ia lupa jika Alfaro bisa mendengar isi hati seseorang.
Alexa tersenyum lebar, ia akan mengatakan kemauannya dalam hati saja.
"Tolong belikan aku pembalu*" Ucap nya sambil menatap Alfaro.
"Hah, apa itu p-pembalu*?" Tanya Alfaro, ia tidak tau dengan hal seperti itu.
"Ck, pokonya kamu harus beliin aku itu, kalo ga tau cari aja di google! gitu aja ga bisa! " Ketus Alexa dan menutup pintu kamar mandi itu dengan keras sampai membuat Alfaro mundur beberapa langkah.
Alfaro kebingungan, ia masih berdiri di depan kamar mandi sambil mengutak-atik ponselnya.
"Masa aku membeli ini, kan aku laki laki" Gumam Alfaro "Ah, dari pada dia marah lebih baik aku belikan" Lanjut nya dan pergi dari sana.
__ADS_1
Karena sekarang ia sedang di Apartment alhasil dirinya tidak bisa menyuruh maid untuk membeli nya.
Alfaro memasuki sala satu Alfama** yang tidak jauh dari sana. Cowok itu menggaruk pelan tungkuknya saat berada di depan berbagai macam pembalut di sana.
"Mana yang harus aku beli?, kenapa banyak sekali merk nya" Ujar Alfaro hampir frustasi.
"Ada yang bisa saya bantu kak?" Tanya sala satu pegawai wanita di sana saat melihat Alfaro kebingungan.
"Saya mau mencari pembalu*, tolong carikan yang sering di pakai oleh wanita" Sahut Alfaro datar.
Pegawai itu tersenyum "Semuanya sering di pakai kak, kakak mau beli yang mana?" Tanya Pegawai itu.
"Yang mana aja".
"Yang ada sayapnya ga kak, ukuran berapa?"
Alfaro tercengang mendengar perkataan pegawai itu, bagaimana bisa pembalut ada sayapnya?.
Pegawai itu tertawa" tidak kak, ada ada saja mana mungkin bisa terbang" Sahut pegawai itu yang sesekali melihat kepada Alfaro.
"Untuk ibunya ya, atau adik perempuannya?"
"Cewek gue" Sela Alfaro cepat dan membuat pegawai itu bungkam.
...........
Pintu yang semula tertutup kini terbuka dengan senyum Alfaro yang masih setia mengembang di bibirnya. Akhirnya ia bisa membeli benda kramat ini walaupun sedikit malu karena menjadi bahan tontonan di kasir tadi.
Glek!
Alfaro mematung, ia meneguk ludahnya kasar kala melihat Alexa yang keluar kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk. Langkahnya terhenti sambil menjilati bibirnya yang tiba tiba terasa kering.
__ADS_1
"Kenapa kau hanya memakai handuk? apa kau sedang menggodaku?" Sentak Alfaro memarahi Alexa, ia mati matian menahan nafsunya yang tiba tiba membuncah kala melihat Alexa seperti itu.
Alexa terkejut melihat Alfaro yang berada di dalam kamar. "Perasaan tadi ga ada siapa siapa? " pikir Alexa.
Padahal ia ingat jelas tadi di sini tidak ada siapa siapa, karena terlalu lama menunggu Alfaro di dalam kamar mandi akhirnya ia memutuskan untuk keluar sebentar. ia juga sudah mengintip terlebih dahulu sebelum keluar.
"Ngga!" Sela Alexa cepat sambil berjalan mendekati Alfaro.
"Jangan mendekat! STOP!" Ujar Alfaro panik saat Alexa tidak mendengarkan perintahnya.
Gadis itu terkekeh kecil lucu sekali Alfaro ini.
"Mana pesenan aku?" Tanya gadis itu sambil menyodorkan tangannya.
"Nih" Ujar Alfaro sambil menyerahkan kardus berukuran sedang.
Kening Alexa mengerut "Ini?" Tunjuk gadis itu kearah kardus dan di angguki oleh Alfaro.
Dengan penasaran Alexa langsung merebut kardus itu dan meletakkannya di atas kasur, matanya seketika membulat dengan mulut menganga.
"Aduh Al, ngapain kamu beli sebanyak ini? mau buka toko pembalu* kamu?" Tanya Alexa sambil melihat kearah Alfaro.
Cowok itu menggaruk keningnya yang tak gatal.
"Lagian kenapa banyak banget ukurannya, terus yang lebih parah lagi, pembalu* ada sayapnya. Aneh aneh aja" Ujar cowok itu santai.
"Kamu ga harus beli semua nya dong, terus ini mau di apain sebanyak ini?"
"Pakai aja semuanya, gitu aja bingung" Sahut Alfaro tanpa beban membuat Alexa memukul kepala cowok itu dengan bantal guling.
Maaf ya kalau kata katanya kurang sopan hehe, maaf juga kalo ngebosenin. Makasih yang masih setia baca 🥰
__ADS_1