
"Sejauh ini kita sudah melihat ada tiga gadis luar biasa yang mengisi TheA. Lalu siapa lagi hal menakjubkan yang ada di TheA, penasaran saksikan setelah yang satu ini!" kami langsung menyoraki mc. Mana ada acara iklan setelah baru saja iklan. Bisa muntah aku melihat acara yang banyakan iklannya daripada acaranya.
"Iya iya ternyata TheA juga punya bakat makan orang ya. Oke kita ada siapa selanjutnya ya ini dia." Layar menampilkan sebuah foto anak kecil berambut menggunakan baju balet.
Foto itu sepertinya diambil saat sedang pertunjukkan. Aku belum bisa memastikkan itu siapa. Anak kecil itu cantik sekali, iya maksudku semakin dewasa, cantiknya jelas berubah.
Kami semua juga memasang ekspresi yang sama. Sulit memastikan siapa yang berada di foto itu. Aku mencoba-coba menerka melihat siapa melihat bentuk hidungnya. Kami tidak ada yang melakukan operasi plastik, pasti bentuk hidungnya masih sama meskipun sudah puber. Wah aku salut, member TheA ternyata ada yang punya bakat akting ya.
"Jessica apa kau tahu siapa yang ada di foto ini?" Jessica tersenyum canggung, menggeleng.
"Anak kecil difoto ini cantik sekali. Cantiknya berbeda dengan wajah salah satu dari kami."
"Jadi maksudmu setelah dewasa dia tidak cantik begitu?" Mc itu membuat ekspresi seperti pura-pura terluka.
Jessica tertawa sambil memukul-mukul Hyeri yang ada disampingnya. Untung saja yang disitu Hyeri, coba saja kalau Hyo Bin langsung lempeng itu badan.
Eh apa jangan-jangan itu Hyo Bin ya? Tapi dia belum pernah menunjukkan tarian balet atau minimal menonton video balet. Meskipun kami sama-sama diposisi all rounder, gerakan lentur kami jelas berbeda.
"Ada yang bisa menembaknya?"
"Ye Na ya?" Hyeri langsung menebak. Ye Na langsung menggeleng kuat-kuat.
"Aku mana pernah belajar balet. Aku latihan nari aja setelah selesai SMA.
"Hyo Bin ya? Iya itu Hyo Bin" aku yakin sekali.
"Bagaimana bisa kau yakin sekali? Kalau salah kau akan menerima hukuman ya dan jika benar, kau boleh mengambil daging sapi korea ini!" aku mengangguk. Itu tidak mungkin Ye Na.
__ADS_1
"Tentu saja dia tahu, siapa lagi? Ye Na tadikan sudah bilang kalau itu bukan dia, curang ah!" Hyeri berdiri tak terima. Dari awal acara sampai sekarang, Hyeri belum mendapatkan daging sama sekali.
"Ah bukan karena itu. Meskipun sama-sama all rounder, aku merasa kelenturan Hyo Bin berbeda denganku."
"Ada merasakan kehalusan berbeda di gerakannya. Dan aku yakin, itu hasil latihan dari balet." aku menjelaskan dengan rinci alasanku mengatakannya.
"Memang beda ya kalau sudah ahli dalam dance ini." Staff yang bertugas membawakan meja yang diatasnya sudah tersedia daging sapi korea yang diolah menjadi Bulgogi.
Hyeri bahkan sampai bertepuk tangan, sangat senang melihatnya. Mc segera menarik tangan Hyeri menjauh dari meja. Aku geli sendiri melihat bibirnya manyun. Aku makan Bulgogi didepannya, sengaja benar buat dia iri.
"Ya Hyeri, kalau kau mau cobalah memenangkan satu game saja!" Bibir Hyeri semakin manyun. Aneh sekali dia selalu saja kalah dalam permainan manapun.
"Ah sudah-sudahlah Hyeri, nanti kau minta saja ikut diacara sebelah. Banyak Bulgoginya. Kau bisa bawa pulang buat setahun" Mc mengambil kertas fakta tentang Hyo Bin. Dia juga membawa sebuah box. Mungkin saja itu Bulgogi lagi?
"Kalau dari tadi kita melihat yang strong, sekarang waktunya mari kita lihat si cantik Hyeri menarikan balet!"
"Hyeri?" Ye Na bertanya. Mc itu langsung tertawa menepuk jidatnya.
"Princess Hyo Bin, tolong tunjukkan pada rakyatmu keindahan dari tarianmu itu. Sebelah sepatu telah kami temukan" Mc membungkuk memberikan sepatu itu. Dia memperlakukannya seperti Cinderela.
Hyo Bin terlihat canggung. Dia hanya mengamati sepatu itu. Aku kurang jeli memperhatikannya. Sepertinya dia tidak akan menari.
"Aku mengalami kecelakaan mobil setelah acara pertunjukkan balet ini" Hyo Bin berbicara dengan hanya menatap kedua sepatu balet itu.
"Aku tidak bisa menarikkannya sekarang, aku sudah lupa tariannya. Kejadian itu sudah lama. Saat kami pulang kerumah mobil kami ditabrak dari belakang."
"Saat aku dilarikan dirumah sakit, dokter memvonis aku tidak bisa menari lagi." Kami hanya diam mendengarkan. Hyo Bin tidak akan suka jika dia dikasihani.
__ADS_1
"Ehm kami tidak tahu kau memiliki masa lalu seperti itu. Maafkan kami."
"Tidak masalah, toh sekarang aku berhasil mematahkan vonis dokter itu kan?" Mc mengangguk membenarkan ucapannya. Sekarang Hyo Bin bahkan menempati posisi penting dan berhasil menciptakan banyak koreografi.
"Iya benar, melihat debut kalian kemarin, Park Soo Myung memuji penampilan kalian. Mulai dari musik hingga koreografinya." Park Soo Myung itu koreografer terkenal di industri ini. Konon katanya, tidak sembarang grup yang dia berikan koreografinya.
Makanya, setiap grup yang diberikannya koreografi tak pernah jauh-jauh dari peringkat sepuluh besar di chart lagu. Tentu saja pujiannya membuat kami bangga.
"Atau begini saja, Aliena, kau juga diposisi all rounderkan? Tarianmu juga sangat bagus. Meski kita tidak bisa melihat tarian balet Hyo Bin, tapi kita tetap bisa melihat duet dari dua anggota main dancer member TheA"
"Tidak ada penolakan, nyalakan musiknya" Eh aku belum siap tapi musik sudah dinyalakan. Kami berdua beranjak dari kursi menuju kedepan.
Musik yang diputar bergenre hip hop. Kami berdua tertawa, ini keahlian kami. Tubuhku bergerak sesuai ritme musik. Dance freestyle itu gampang-gampang susah. Saat kami menari, mc dan member berwow heboh menambah semangat kami.
"Wah luar biasa" Kedua Mc bertepuk tangan sambil menggeleng-gelengkan kepala. Kami berdua membungkuk mengucapkan terima kasih.
"Nah staff sini bawakan dua bulgogi" Mc memanggil staff yang tadi bertugas membawakan makanan. Melihat itu, Hyeri langsung heboh sendiri.
"Aku juga bisa menari" dia melompat-lompat kecil gak terima. Mc menyuruh staff menyalakan musik. Dia baru bisa diberikan bulgogi setelah musik berhenti. Jadilah musik terus diputar selama sepuluh menit. Selama sepuluh menit itu pula kami semua tertawa tanpa henti.
Beragam genre diputar tapi dia hanya menarikkan poping dan sexy dance bahkan, untuk musik balet sekalipun dipopingin sama dia. Memang benar, kalimat usaha tidak menghianati hasil itu terbukti, dia berhasil membawa pulang sepuluh bungkus bulgogi karena mampu bertahan selama sepuluh menit.
"Karena waktu hampir habis di buat Hyeri, jadi kita tidak bisa menampilkan foto Ye Na. Nah sebagai gantinya, Ye Na harus memberitahu sesuatu tentang dirinya" Ye Na menganga mendengarnya. Belum ada yang dipersiapkan sama sekali.
"Apa yang mau ku ceritakan?" Ye Na balik bertanya.
"Apa sajalah Ye Na atau perlu kami berikan naskahnya?" Ye Na menyengir malu, ia memperbaiki bajunya.
__ADS_1
"Ah itu, aku makan nasi, bukan makan nyamuk apalagi makan teman" Ye Na sekalinya ngomong malah ngelawak.
"Iya loh, zaman sekarang makan temankan lagi ngetrend"