
Zara hari ini akan melaksanakan ujian semester, yang di mana hari ini hari pertama ujian.
Zara sangat semangat untuk menyambut hari ini, tapi ketika Zara sudah di atas motor nya dan hendak keluar dari gerbang Mension nya.
Zara sangat terkejut dengan apa yang ia lihat, seorang laki-laki yang sangat tampan seraya menggenggam sebuah buket mawar 🌹.
Zara keluar dari gerbang Mension nya berjalan ke arah Daren, ya Laki laki yang pagi pagi berdiri di depan gerbang Mension nya adalah Daren.
"Ada apa tuan pagi pagi sudah berada di depan rumah orang?" Tanya Zara
"Hanya ingin mengantar Kamu Sayang ke kampus, yok mau ujian kan" Ucap Daren sambil menarik Zara masuk ke dalam mobilnya.
"Tuan kenapa harus repot-repot mengantar Saya, Saya bisa berangkat sendiri"
"Sayang ubahlah panggilan nya ya" Ucap Daren tersenyum
"Terus Ara manggil nya apa?"
"Terserah Sayang saja, Sayang, honey juga boleh" Ucap Daren tersenyum
"Hmm kak saja gimana?"
"Jangan Sayang, Aku bukan kakak mu"
"Luis aja ya"
"Ya sudah deh, dari pada kakak"
"Ya sudah yok luis berangkat katanya mau ngantar Ara"
"Siap Sayang ku" Ucap Daren tersenyum melihat ke arah Zara
__ADS_1
Di perjalanan menuju kampus, di mobil Daren tidak ada percakapan di sana.
Tetapi Daren tersenyum senang melihat ke arah Zara yang tidak menolaknya untuk mengatar ke kampus.
Sesampai di kampus, Zara sengaja ingin turun dari mobil Daren di luar kampus, Zara tidak ingin menambah masalah lagi.
"Luis, Ara turun di sana saja" Ucap Zara Sambil menunjuk ke arah yang masih luar kampus
"Kenapa tidak masuk saja Sayang, Aku antar nya"
"Terserah kamu luis, tapi setelah ini jangan harap bisa bertemu dengan Ara lagi"
"Baiklah Sayang, oh ya nanti pulang nya jam berapa?"
"Jam 12:00"
"Oke Sayang nanti Aku jemput"
Sebelum Zara keluar dari mobil Daren, Daren sudah memberikan buket bunga yang tadi di bawa nya untuk Zara.
Mobil Daren menjauh dari kampus Zara saat Zara sudah benar benar tidak terlihat olehnya.
Daren setelah mengantar Zara ke kampus, Daren bergegas ke perusahaan nya.
Sementara Zara sudah berada di dalam ruang kelas nya.
Saat Zara baru duduk di kursi nya, Alexsa baru saja memasuki ruang kelas.
"Pagi Ara"
"Pagi"
__ADS_1
"Bagaimana udah mantap ni mau ujian"
"Yakin aja"
"wah Ara pagi pagi sudah dapat buket bunga aja dari Dave ya?"
"Bukan dari nya,"
"Siapa dong cerita lah Sama Aku" Ucap Alexsa
"Ntar aja Ara cerita kan, udah mau masuk"
"Oke Ra"
Akhirnya mereka berdua tidak berbincang lagi, karena sudah hampir waktunya memulai ujian nya.
Para Mahasiswa yang satu ruang dengan Zara juga sudah duduk di kursi masing-masing tinggal menunggu kedatangan dosen pengawasan Ujian nya.
Setelah beberapa menit kemudian, seorang laki-laki memasuki ruang kelas Zara Sambil membawa kertas ujian semester
Tepat nya dosen pengawasan Ujian sudah masuk ke dalam ruang kelas tersebut.
Setelah beberapa saat kemudian, Akhirnya lembaran soal ujian semester sudah di bagikan pada mahasiswa dan Saat ini semua mahasiswa sudah fokus dengan lembaran soal mereka masing-masing.
Saat sudah mulai mengerjakan ujian nya, Zara langsung fokus membaca satu persatu soalnya.
Suarez Group
Daren dari keluar Mobil nya hingga masuk ke dalam ruang kerja nya tersenyum yang tidak pernah di lihat oleh orang lain apalagi para karyawan perusahaan tidak pernah melihat Presedir mereka tersenyum seperti saat ini.
Austin menyadari tingkah laku seorang Daren yang sangat berubah, mengerti penyebab utama nya yaitu Zara Aliska.
__ADS_1