
Hari yang di tunggu-tunggu akhirnya datang, kini Zara tengah berada di dalam kamar nya tepatnya sedang di makeup untuk acara lamarannya.
Karena acara lamaran Zara di adakan di salah satu hotel milik keluarga Aliska di Italia jadi Zara sudah menyuruh anak buahnya untuk menjemput sang papa.
Kembali ke kamar Zara.
"Sayang kamu cantik sekali" Ucap Mery ketika masuk ke dalam kamar Zara.
"Terimakasih Ma"
"Kok mama sudah di sini, bukannya di hotel?"
"Tadi sih rencana nya gitu Sayang tapi Mama ingin menemani mu, jadi cuma Papa dan yang lainnya di hotel"
"Oh gitu, Opa dan Oma?"
"Opa mu masih di bawah nungguin kamu begitupun dengan Oma"
"Ya sudah deh ma, Ara juga sudah selesai"
"Baiklah Sayang ayo"
Akhirnya Zara keluar dari kamar bersama dengan Mery.
Sesampai di lantai Satu kediaman keluarga Aliska, Zara sudah di tunggu oleh Opa dan Oma nya, setelah beberapa saat kemudian mereka semua berangkat ke tempat acara lamaran nya.
__ADS_1
"Wah Cucu Oma sangat cantik," Ucap Reina.
"Oma juga cantik"
"Baiklah ayo kita jalan" Ucap Maxsim.
Akhirnya mereka berempat berangkat ke hotel tempat acara lamaran nya.
Sesampai di hotel, Mereka semua di sambut oleh para kolega bisnis dari keluarga Aliska dan keluarga Suarez. Begitu juga dengan Daren dan yang lainnya sudah menunggu kedatangan mereka.
ketika Zara turun dari mobil, Daren menatap ke arah Zara yang sangat Cantik dengan gaun indah di tubuhnya.
Zara menghampiri David yang berada di samping Daren.
"Pa, bagaimana kabar nya?" Tanya Zara
"Iya pasti cantik dong pa kan anak Papa dan Mama"
"Tentu saja itu, ayo sayang kita masuk"
"Iya pa"
Akhirnya mereka semua masuk ke dalam hotel.
Semua tamu undangan sudah pada hadir, dan para keluarga inti juga sudah kumpul dan akhirnya acara lamaran Zara dan Daren di mulai.
__ADS_1
Bara selaku orang tua dari pihak Daren langsung mengutamakan niat mereka.
"sebelum nya kami berterimakasih sudah di perkenankan untuk bersilaturahmi dan selanjutnya Kami dari keluarga Daren, Saya selaku orang tua ingin melamar putri dari tuan David untuk dipersunting oleh anak Saya Daren" Ucap Bara.
"Baiklah untuk hal yang menyangkut kebahagiaan putri Saya, Saya selaku orang tua memasrahkan keputusan pada putri Saya Zara Aliska sendiri untuk menjawab nya" Jawab David.
Par tamu undangan langsung melihat ke arah Zara begitupun dengan keluarga besar Aliska dan Suarez mendengar ucapan dari David.
Zara menarik napas terlebih dulu sebelum menjawab. hmmm
"Baiklah Saya Zara Aliska menerima pinangan dari Daren Luis Suarez dengan senang hati" ucap Zara pasti.
Para tamu undangan langsung bernafas lega lebih lebih seorang Daren yang mendengar jawaban dari Zara bagaikan sebuah angin yang menerpa dirinya ketika sedang kepanasan langsung tenang dan damai rasanya.
Setelah Zara menjawab di lanjutkan dengan acara tunangan, Daren memasangkan cincin ke jari tangan Zara dan begitupun sebaliknya.
Setelah acara pasang cincin, kini di lanjutkan dengan acara hiburan dan ramah tama ataupun party nya.
Semua orang yang hadir sangat menikmati pary tersebut, sedangkan Daren dan Zara mereka duduk menyendiri dari yang lainnya di tempat duduk paling pojok.
Daren dan Zara
"Sayang terimakasih ya sudah menerima lamaran nya" Ucap Daren.
"Sama sama, Ara berharap kamu bisa menjaga kepercayaan yang Ara kasih"
__ADS_1
"Tentu Sayang, "ucap Daren dan langsung mencium bibir Zara dengan lembut.