
Zara dan Daren sangat terkejut melihat Austin bersama seorang anak perempuan di ruang makan.
"Hay adex Siapa namanya?" tanya Zara sambil tersenyum pada Ica dan langsung duduk di kursi samping Ica
"Hmm, Ica Tante" Jawab Ica dengan tersenyum
"Anak siapa kak?" Tanya Zara pada Austin
"Nanti aca ya queen ceritanya lebih baik sekarang Queen makan bersama-sama"
"Baiklah kak, Ara tunggu ceritanya ya kan Sayang" Ucap Zara melirik ke arah Daren
"Iya Sayang, ya sudah yok makan"
Zara bersama dengan Daren akhirnya makan bersama dengan Austin dan Ica di satu meja makan.
Di waktu makan, Zara selalu melihat ke arah Ica, yang menurut Zara seperti melihat dirinya ketika di usia seperti Ica.
Daren ikut tersenyum senang melihat Zara sudah kembali ceria lagi.
Setelah selesai makan mereka berkumpul di ruang tamu tanpa terkecuali termasuk Mafioso dan anak buah Zara.
"Austin jelaskan" Ucap Daren
"Begini King, Saya tadi lagi duduk di kursi pantai dan Ica menjajakan minuman pada Saya, Setelah melihat Ica Saya langsung tertarik melihat nya dan Saya bawa Dia ke Villa dan setelah itu Saya suruh Ica mandi dan makan" Jelas Austin
"Apa ICa hanya sendiri?" Tanya Zara
"Iya tante, Ica hanya sendiri dan Ica biasanya tinggal di panti asuhan dekat sini, Cuma hari ini Ica jualan nya di pantai dan ketemu sama Om Ini"
"Baiklah, apa Ica ingin ikut bersama dengan Tante dan Om kedepannya?"
"Mau tante, Ica terkadang Iri sama teman-teman yang sudah pada keluar dari panti Karena mereka sudah mendapatkan orang tua angkat"
"Bagaimana Austin?" Tanya Daren
"Saya sangat ingin menjadikan Ica sebagai Anak Saya king"
"Baiklah nanti malam kita ke panti dan mengurus semua nya"
"Terimakasih Sayang, Ara sangat senang jika Ica bersama Kita, walaupun Ica ikut dengan kak Austin"
"Tenang saja Queen, nanti Ica akan sering main ke mension queen ya kan Ca?"
"Benar tante, Ica pasti akan sering ke rumah tente"
"Oh ya Ica, kenapa jualan minuman?" Tanya Zara
"Karena ingin membantu kebutuhan adik-adik panti tante, Ica dan yang lainnya berjualan tapi yang sudah besar seperti Ica"
"Wah kamu sangat mandiri Cantik"
__ADS_1
"Ya sudah lebih baik kita ke Mall mau ngak?" ucap Zara
"Mau tante, Ica belum pernah ke mall"
Ada sedikit miris yang di rasakan oleh Zara ketika Ica mengatakan seperti itu, tapi Zara tidak melihatkan kesedihan itu.
"Ya sudah yok Sayang" Ucap Zara pada Daren
"Ayo "
Akhirnya mereka berempat berangkat ke Mall bersama.
Sedangkan para Mafioso dan Anak dari Zara juga ikut bersama mereka tapi beda Mobil.
Di Mobil
Austin yang mengemudi mobil Sedangkan Ica duduk di kursi samping Austin.
Sedangkan Zara dan Daren duduk di kursi belakang.
"Sayang, apa ibu panti nya Ica tidak kehilangan Ica?"
"Tidak apa-apa Sayang, nanti malam biar Aku yang jelasin pada ibu panti nya sekalian mau bicarakan hak asuh Ica"
"Baiklah Sayang, Ara sangat senang"
"Bagus jika kamu senang sayang, Aku juga ikut senang"
Tidak butuh waktu lama akhirnya mereka sudah sampai di Mall.
Ica berpengangan tangan dengan Austin, Ica dengan Austin sangat cocok seperti Ayah dan Anak.
Zara hanya tersenyum melihat Austin yang begitu menyayangi Ica, walaupun baru kenal.
"Sayang dari yang Ara lihat selama ini, Kak Austin itu sangat cuek orang nya ini kenapa sangat berbeda dari biasanya ya" Ucap Zara
"Aku juga bingung Sayang, dari dulu Austin itu sangat susah untuk berkomunikasi dengan orang lain apalagi itu anak kecil, Mungkin sudah jodohnya mereka berdua"
"Mungkin sih, Ara juga sangat Senang melihat Ica, ada kesan tersendiri ketika melihat nya"
Mereka berempat berjalan menuju toko baju anak-anak seusia dengan Ica.
Zara sangat bahagia memilih pakaian untuk Ica, dari berbagai merek dan model.
"Ica suka warna apa?" Tanya Zara
"Ica suka warna pink tante"
"Baiklah ayo kita belanja warna pink"
"Tapi tante"
__ADS_1
"Tidak ada tapi tapian ya Sayang, sekarang Ica sudah ada Om Austin, Tante Zara dan juga Ada Om Daren jadi Ica mau apa-apa bilang ke kami"
"Terimakasih tante, Om"
"Sama sama"
Setelah puas belanja di toko pakaian, sekarang mereka beranjak ke toko mainan.
Sesampai di toko mainan, Ica sedikit murung.
Zara yang melihat Ica murung langsung bertanya.
"Ica kenapa Sayang?"
"Ica hanya teringat sama adik adik panti tante pasti mereka sangat bahagia jika memiliki mainan seperti ini"
"Ya sudah sekarang Ica pilih untuk Ica sendiri dan tante bersama Om pilih untuk semua teman teman Ica di panti bagaimana?"
"Terimakasih tante, Om Ica Sangat senang"
"Sama sama, ya sudah yok belanja"
Akhirnya Ica bersama dengan Auatin memilih beberapa mainan untuk Ica. Sedangkan Zara bersama Daren memilih untuk teman teman panti Ica.
Tugas para Mafioso dan anak buah Zara hanya membawa belanjaan yang sangat banyak itu.
Setelah beberapa saat kemudian akhirnya mereka sudah selesai belanjanya, ada pakaian untuk Ica sendiri ada juga untuk teman teman panti nya, dan ada juga berbagai macam mainan.
Setelah puas berbelanja Austin mengajak Ica untuk makan es krim.
Zara dan Daren juga ikut bersama Austin makan es krim.
Setelah selesai makan es krim, Mereka memutuskan untuk langsung ke panti asuhan yang Ica tempati.
Kurang lebih 30 menit akhirnya mereka sampai di depan panti.
Semua pakaian dan mainan untuk Anak anak panti di bawa oleh Mafioso dan anak buah Zara.
Sedangkan Daren, Zara, Austin dan Ica tidak membawa apa-apa.
Kedatangan mereka di sambut baik oleh ibu panti yang bernama Grez.
Mereka semua di ajak Masuk oleh Grez ke dalam panti.
Sesampai di dalam panti, Austin langsung mengutarakan niatnya untuk mengadopsi Ica dan akan di bawa ke negara Amerika bersama dengan nya.
Grez sebagai ibu panti sangat senang karena Austin ingin mengadopsi Ica dengan senang hati Grez menyetujui keinginan Austin.
Setelah beberapa percakapan tadi, Grez langsung menyerahkan surat adopsi anak pada Austin dan sudah di tanda tangani oleh Grez dan semua pengasuh panti.
Austin juga sudah menanda tangani surat tersebut, setelah berkas adopsi anak sudah di tangan nya, saat nya mereka pulang ke villa. Karena hari sudah larut malam.
__ADS_1
Malam ini Ica tidak ikut bersama mereka dulu, karena Ica ingin bersama teman teman nya sebelum ikut bersama mereka.
Austin menyetujuinya karena Austin juga masih harus menyiapkan berkas berkas untuk pembuatan paspor Ica dll