Psikopat Love

Psikopat Love
Menginap Di rumah Camer


__ADS_3

Di mension Keluarga Suarez


"Papa, Kenapa keluarga nya Zara susah untuk di tembus sistem keamanannya ya?" Tanya Daren


"Keluar Aliska bukan lah keluarga biasa yang di mana sistem keamanan mereka melebihi sistem keamanan Negara"


"Menurut Papa jika nanti Zara bertemu dengan Mereka apa akan ada konflik kedepannya?"


"Untuk urusan dalam keluarga Aliska sendiri Papa kurang tau cuma memang setiap kehidupan pasti ada konflik ataupun masalah, jadi Papa berharap kamu bisa menjaga Zara"


"Papa Tenang saja Zara aman bersama ku"


"Oh ya Austin kok bisa membawa anak?"


"Begini Opa,Ica itu anak panti asuhan yang saat bertemu dengan Papa, Ica sedang jualan di pantai dan Papa membeli dagangan Ica dan mengajak Ica ikut bersama papa ke villa Om Daren" Jelas Ica


"Kamu sangat pintar cantik, Ica besok kita urus sekolah untuk mu ya".


"Terimakasih Opa Ica sangat senang bisa sekolah"


"Sama sama Sayang"

__ADS_1


"Daren Malam ini kalian nginap di sini kan?" Tanya Mery


"Iya Ma, kami juga sudah lama tidak pulang"


"Bagus karena Mama masih ingin melihat Menantu mama"


"Terimakasih ya Ma, Pa sudah mau menerima Ara, tapi Ara tidak bisa mengungkapkan identitas diri Ara saat ini yang mempunyai kekurangan yang tidak bisa di maafkan"


"Tidak apa-apa Sayang Papa dan Mama akan mengerti dan tidak bisa memaksa mu untuk cerita semuanya tapi Papa berharap kamu bisa terbuka bersama Kami"


"Ara akan berusaha Pa, jika Papa ingin mengetahui nya Biar Daren saja yang menceritakan nya karena tidak Sanggup untuk menceritakan nya"


"Baiklah Sayang biar nanti Aku yang cerita" Ucap Daren


Malam harinya


Keluarga Suarez yang biasanya sepi sekarang sudah berkumpul dan di tambah lagi dengan Zara dan Ica memberi kesan keramaian apalagi Ica sangat aktif dan cerewet.


Mereka semua makan bersama di ruang makan, setelah selesai makan mereka semua berkumpul di ruang keluarga, Sambil membicarakan tentang pekerjaan.


Sedangkan Ica asik nonton kartun kesukaannya di temani Mery, Zara duduk di samping Daren mendengar kan percakapan antara anak dan Ayah di depan nya.

__ADS_1


Hari semakin larut Semua nya juga sudah masuk ke dalam kamar masing-masing begitupun dengan Daren dan Zara.


Sebenarnya Mery tidak membolehkan Daren tidur satu kamar dengan Zara tapi karena Daren nekat jadi Daren masuk ke dalam kamar Zara dengan mengendap ngendap.


Awalnya Zara terkejut ketika mendapati seseorang memeluknya tapi ketika di lihat ternyata seorang Daren.


"Sayang kenapa kesini?" Ucap Zara


"Sayang, Aku tidak bisa tidur jika tidak dengan mu"


"Kenapa jadi manja dulu sebelum kenal dengan Ara juga tidur sendiri"


"Sayang itu beda karena dulu Aku belum bertemu dengan bidadari hatiku"


"Kamu gombal deh, udah Ah Ara mau tidur"


"Ya sudah tidur lah Sayang, Aku juga akan tidur, mimpi indah Sayang kamu jangan khawatir dengan masalah kedepannya karena sekarang kamu tidak sendiri ada Aku selalu bersama mu"


"Terimakasih Sayang sudah mau menerima Ara dengan tulus"


"Sama sama Sayang"

__ADS_1


Akhirnya Zara memejamkan mata nya dalam pelukan Daren, Daren juga ikut tidur ketika Zara sudah tidur dalam pelukannya.


Sedangkan Ica tidur di kamar sendiri tepatnya di samping kamarnya Austin.


__ADS_2