Psikopat Love

Psikopat Love
Kembali ke Negara A


__ADS_3

Pagi ini, Daren dan Zara sudah bersiap untuk berangkat ke bandara begitupun dengan Austin dan juga Ica, karena pagi ini mereka akan kembali ke negara Amerika.


Mereka semua sudah berkumpul di ruang tamu


"Ica, apa kamu rasakan sayang?" Tanya Zara


"Ica sangat senang Tante, Ica sudah memiliki keluarga yang baik sama Ica"


"Bagus jika Ica senang, oh ya kenapa manggil Austin nya Om kenapa tidak Papa?"


"Apa boleh Om?" Tanya Ica melirik ke arah Austin


"Boleh dong, sekarang Ica sudah ada papa, Om Daren dan juga Tante Zara jadi Ica tidak sendirian lagi"


"Terimakasih Papa" Berlari memeluk Austin


"Ya sudah lebih baik kita berangkat sekarang" Ucap Daren


Mereka semua berangkat ke bandara Soekarno Hatta Tanggerang.


Tidak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai di bandara.


Mereka turun dari mobil dan berjalan menuju pesawat pribadi milik Daren terparkir.


"Papa, itu pesawat milik Om Daren ya?" Tanya ICa pada Austin


"Iya Sayang,"


"Wah Om Daren sangat kaya ya dan baik"

__ADS_1


"Iya Sayang Om Daren dan kakek dan nenek orang yang sangat baik"


"Ica memiliki kakek dan nenek papa?"


"Iya Sayang Nanti jika sudah sampai di negara A kita kerumahnya kakek dan nenek ya"


"Hore, Ica memiliki kakek dan nenek"


Daren dan Zara hanya tersenyum melihat interaksi antara anak dan Ayah tersebut.


Mereka semua sudah masuk ke dalam pesawat.


Austin duduk bersama dengan Ica sedangkan Daren ya dengan Zara tentunya.


"Papa, Ica sangat senang bisa naik pesawat"


"Baik papa"


Tidak lama kemudian pesawat tersebut tackoff.


Di perjalanan yang begitu jauh, Daren terus menerus memeluk Zara, Zara tidak merasa risih dengan perbuatan Daren karena Daren sudah memberikan kenyamanan bagi Zara.


Sedangkan di kursi Austin dan Ica, Ica sedang asik nonton film kartun dan Austin hanya menemaninya.


Di kediaman Beckham


David sudah semakin berubah menjadi laki laki yang baik dan untuk perusahaan Beckham memang tidak bangkrut tetapi mengalami penurunan yang cukup besar, sekarang di rumah besar Beckham cuma David seorang diri di temani beberapa Art.


Kembali ke pesawat pribadi milik Daren

__ADS_1


Ica yang sudah bosan nonton film akhirnya tertidur pulas.


Sedangkan Austin memeriksa beberapa laporan yang baru saja di terima lewat email ✉️


Perjalanan dari Indonesia Menuju Amerika bukan lah perjalanan yang singkat melainkan harus menempuh 2 hari perjalanan.


Zara dan Daren karena Lelah juga ikut tertidur pulas, Ica terbangun ketika perutnya keroncongan.


"Aduh laparnya" Ucap Ica Sambil mengelus perut nya


"Kamu lapar Sayang, Maaf ya tadi sebelum tidur kamu belum sempat papa kasih makan"


"Tidak apa-apa pa"


Austin menyuruh pramugari untuk menyiapkan makanan untuk Ica dan dirinya karena Austin juga belum makan.


Tidak berapa lama kemudian datanglah makanan pesanan nya.


Ica dan Austin makan dengan sangat tenang dan damai.


Setelah Kenyang Ica kembali tidur, Sedangkan Austin tidak bisa tidur lagi hingga pagi.


Pagi harinya, Daren dan Zara sudah sarapan begitu juga dengan Austin dan Ica.


Dua hari perjalanan akhirnya selesai, pesawat pribadi milik Daren akhirnya landing 🛬 di Bandara internasional Amerika.


Ica sangat terkagum-kagum melihat suasana kota yang begitu elite tersebut.


Mereka semua sudah berada di dalam mobil yang sudah di siapkan untuk mereka Menuju ke mension Zara terlebih dulu

__ADS_1


__ADS_2