Psikopat Love

Psikopat Love
Awal kehancuran Mu


__ADS_3

Zara dan Daren sudah berada di Mall yang menjadi tempat reuni SMA nya Zara.


Zara berjalan menuju restoran bersama dengan Daren.


Daren berjalan dengan penuh wibawa dan memukau.


Semua teman sekolah Zara langsung tebar pesona pada Daren, Tapi Daren tidak menanggapi hal tersebut, Karena Zara sudah memenuhi isi hatinya.


Zara dan Daren berjalan mendekat kursinya Stevani..


"Hay Stevani" Ucap Zara


"Hey pembantu ku. kemana saja selama ini?" Ucap Stevani dengan nada cemooh


Daren yang mendengar ucapan dari Stevani langsung menampar wajah Stevani dengan sangat keras


plakkk.. Suara tamparan keras di pipi Stevani dari Daren


"Jaga ucapan mu" Ucap Daren


Stevani yang melihat tampilan Daren yang begitu tampan sangat jauh berbeda dengan pacarnya yang ada di samping nya saat ini.


"Eh tampan kenapa kamu menampar ku, apa kamu tidak tau jika Zara ini pembantu ku ya kan teman teman" dengan nada sensual


Teman teman yang berada di sana berkumpul di dekat Stevani dan mengatakan bahwa Zara itu adalah anak pembantu.


Daren yang sudah sangat jijik berasa di sana ingin sekali menarik Zara untuk pergi dari sana. Namun Zara tidak ingin pergi dulu dari sana.


"Tidak apa-apa kalian semua mengatakan bahwa Ara anak pembantu terserah tapi yang kalian harus tau, Ara adalah anak kandung dari Zahra Aliska dan Anak dari David Beckham. Dan Stevani Beckham bukan lah anak dari seorang Beckham melainkan anak tiri yang mengaku sebagai anak kandung nya..." Ucap Zara tersenyum sinis


"Jangan mengada-ngada kamu Zara, Kami semua melihat sendiri jika tuan David itu sangat sayang dengan Stevani bukan dengan mu jadi Stevani yang benar benar anak nya" Ucap Salah satu teman Stevani


"Untuk itu sudah tidak penting bagi Ara, mau kalian semua percaya atau tidak itu sudah tidak penting. Karena mulai 2 tahun lalu Nama Ara bukan lagi Zara Beckham tapi Zara Aliska" Jawab Zara


"Dasar Pembantu bilang saja ingin menjadi orang kaya ngaku ngaku" Ucap mereka bersama


"Apa Ara ingin kaya, maag Ara sudah memiliki semua itu dan juga orang yang sangat menyayangi Ara, iya kan Sayang" Ucap Zara tersenyum pada Daren


"Tentu Sayang, Ada Aku jadi mereka bukan apa-apa nya" Daren pun tersenyum


Semua teman teman yang berkumpul termasuk Stevani sangat terpukau akan pesona Daren apalagi ketika tersenyum.


"Baiklah jangan di permasalahkan lagi, toh Zara juga sudah senang sekarang dan kamu Stevani juga sudah memiliki yang kamu mau selama ini, jadi kita mulai saja acara nya" Ucap ketua angkatan mereka.


Semua orang langsung kembali ke tempat duduk mereka masing-masing.


Di acara reuni malam ini mereka mengadakan makan makan dan juga Sambil nonton film di restoran tersebut.


Daren sudah menyiapkan sesuatu untuk Zara di saat akan nonton film tersebut. Hal yang membuat Zara pasti sangat senang.


Setelah makan Semua nya sedang duduk dan mau menyaksikan film action bersama yang sudah di sepakati.


Tetapi apa yang mereka lihat saat ini bukanlah film action yang mereka sepakati malaikat Vidio Stevani yang sedang bercumbu bersama dengan seorang pria dan setiap slide Vidio dengan Pria yang berbeda-beda.

__ADS_1


Zara tidak menyangka, tapi Zara juga tidak bisa di pungkiri bahwa Stevani seperti itu terlihat dari Sifat nya yang Keganjenan.


"Sayang bagaimana tontonan nya" Ucap Daren


"Tapi Ara jijik melihat nya" Ucap Zara


"Ya sudah yok kita pulang saja"


"Iya by, tapi Ara haus minum dulu ya".


"Iya Sayang"


Tanpa di sadari oleh Daren dan Zara air yang di minum okeh Zara sudah di manipulasi oleh Stevani dengan obat perangsang.


Obat tersebut tidak langsung bekerja melainkan 15 menit setelah minum nya baru bekerja.


Semua teman sekolah Ara, setelah melihat ke arah film yang mereka tonton langsung menatap ke arah Stevani dengan tatapan jijik.


"Dasar wanita murahan" Ucap salah satu dari mereka


"Benar bilang Zara anak pembantu tapi dia lebih menjijikkan"


"Benar"


Zara dan Daren sudah berjalan keluar dari restoran hendak pulang.


Sebelum pulang, Daren berkata dengan nada sinis pada semua nya


"Ini Awal kehancuran bagi yang pernah menyakiti Ara ku" Ucap Daren


Di perjalanan ke villa, Zara merasakan sesuatu yang tidak enak dengan tubuhnya.


"Sayang panas" Ucap Zara


"Kamu kenapa Sayang?"


"Tidak tau, Ara hanya merasakan panas sayang, Ara tidak kuat"


Zara sudah meraba raba seluruh badan nya. Sesekali mendekap erat tangan Daren.


Daren langsung menghentikan mobil mereka


Mobil Austin juga berhenti ketika mobil Daren berhenti


"Ada apa king?"


"Seperti nya Ara di kasih perangsang"


"Maaf King, ini kelalaian Saya"


"Tidak apa, sekarang kamu yang bawa mobil ku, Zara tidak bisa jika di biarkan begitu saja"


"Baik king"

__ADS_1


Akhirnya Austin yang mengemudi mobil Daren.


Daren dan Zara berpindah duduk di kursi belakang


"Sayang,Ara tidak kuat, panas"


"Bentar ya Sayang,"


"Austin kita ke hotel aja, Ara sudah tidak kuat" Ucap Daren


"Baik king"


Tidak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai di hotel terdekat.


Daren langsung membawa Zara di gendongan nya masuk ke kamar hotel setelah menerima kunci kamar


Semua anak buahnya Ara dan Austin tidak boleh masuk ke dalam kamar.


Di dalam kamar


Daren bingung harus bagaimana ini


Zara yang merasa sangat panas di seluruh tubuhnya, langsung menarik Daren ke atas kasur


"Sayang Ara tidak kuat"


"sayang, Aku tidak akan menyentuh mu ketika kita belum menikah itu janji ku"


"Ara tidak kuat" Ucap Zara


Tidak hilang kendali Daren, Daren langsung mengangkat Zara dan di bawa ke dalam kamar mandi dan di baringkan di dalam bathtub 🛁.


Setelah Ara di baringkan di bathtub dengan air hangat.


Sedikit demi sedikit Ara mulai merasakan tubuh berkurang panas nya


Daren membuka baju Zara meninggalkan tanktop saja, supaya cepat hilang panas di tubuh Zara.


Daren sangat berusaha menahan diri untuk tidak menyentuh Zara.


Setelah 30 menit, Zara akhir nya sudah tertidur pulas di dalam bathtub, Daren langsung mengangkat Zara dan di pakai kan Baju mandi di badannya Zara.


Setelah Zara sudah di atas kasur, Daren menyuruh Anak buah Ara yang perempuan untuk mengantikan bagu Zara.


Daren tidak ingin melihat terlalu jauh lagi tubuh Zara, Karena Daren tidak ingin khilaf.


Setelah beberapa saat kemudian Zara sudah berganti pakaian.


Daren ikut berbaring di samping Zara.


Sedangkan yang lainnya juga beristirahat di kamar yang sudah di siapkan untuk mereka.


Daren memandang wajah Cantik dan damai nya Zara ketika tidur

__ADS_1


"Sayang pasti Besok kamu akan terkejut dengan kamu sudah berganti pakaian yang berbeda dari yang tadi, Aku janji tidak pernah membiarkan kamu sendiri lagi" Ucap Daren setelah itu Daren memberikan kecupan di kening Zara.


__ADS_2