Psikopat Love

Psikopat Love
Mulai Balasan


__ADS_3

Di villa, Daren dan yang lainnya sedangkan menyiapkan untuk menghancurkan mereka yang sudah menyakiti Ara dahulu biarpun hanya dengan ucapan.


Daren sudah tidak sabar untuk segera menuntaskan semua nya karena Daren ingin mereka bisa tenang jika masalah Ara sudah di selesaikan walaupun belum tentu kedepannya tidak ada masalah lagi.


"Sayang, apa rencana selanjutnya hm?" Tanya Daren pada Zara


"Ara ikut Sayang saja, Tapi Ara berharap Papa David jangan di bunuh walau bagaimanapun dia masih papa kandungnya Ara"


"Baiklah Sayang jika itu mau mu, dan untuk keluarga Burhan bagaimana?"


"Terserah Sayang saja, Tapi untuk orang tua Susan tidak ada hubungannya sama Ara, jadi Ara tidak ingin mereka merasakan dampak dari Putri manja mereka"


"Baiklah Sayang, jika tidak karena mu, tidak akan ku biarkan mereka semua hidup tenang"


"Ya Sayang, Ara cuma tidak ingin memperbanyak musuh saja, walaupun kita tidak tau kedepannya bagaimana"


"Ya sudah Sayang, Aku ke ruang kerja dulu"


"Baiklah, Ara juga ingin bermain dengan Ica"


"Ya sudah tapi jangan jauh-jauh ya mainnya"


"Iya"


Daren akhirnya keluar dari kamar mereka menuju ke ruang kerja nya. Sedangkan Zara berjalan menuju kamar Ica.


"Hallo Sayang, lagi apa?" Tanya Zara pada Ica


"Oh tante, Ica lagi main game tante"

__ADS_1


"Oh gitu, boleh tante ikut main?"


"Boleh dong tan"


Zara bersama dengan Ica main game Ludo king.


Di Ruang kerja Daren


Daren menelpon Austin


"Hallo king" Ucap Austin ketika telpon tersambung


"Bergerak untuk membalas dendam Zara tapi ingat untuk David ( Papa nya Zara ), biarkan Saja karena Zara tidak ingin dia mati tapi untuk masalah perusahaan nya hancurkan"


"Baik king, ada lagi?"


"Siap King, oh ya untuk Mafia milik Suaminya Sinta itu harus kita apakan king?"


"Untuk urusan mereka tunggu kita kembali ke negara Amerika, tapi untuk dua perempuan laknat itu harus sudah di tangan kita"


"Baik king laksanakan"


Telponpun berakhir


Di perusahaan Suarez


Setelah mendapat perintah dari Daren, Austin langsung memulai aksinya dengan jari jari tangan mulai Bermain di atas keyboard laptop nya.


Austin tidak terjun langsung untuk memusnahkan semua musuh tapi dengan semua Mafioso milik dragon di kerahkan sebagai kecilnya saja, karena yang harus di musnahkan saat ini hanya secuil menurut Dragon yang merupakan Mafia no 1 di Dunia bawah.

__ADS_1


Tidak heran jika menghancurkan orang yang telah menyakiti Zara dengan sangat mudah bagi mereka terutama bagi seorang Daren Luis Suarez.


Setelah selesai aksinya dengan laptop, Austin menyandarkan tubuhnya pada Kursi kerjanya dan tersenyum devil.


"Kalian sudah sangat salah telah membuat king marah, dan sikap tidak ke manusia kalian terhadap Zara yang membuat kalian hancur seketika" Ucap Austin


Setelah selesai mengerjakan pekerjaan nya Austin bergegas kembali ke villa, karena merindukan anak angkat nya yaitu Salsabila bias di Panggil Ica.


Di perjalanan ke villa


Austin mampir dulu ke supermarket untuk membeli beberapa Cemilan kesukaan Ica dan beberapa buah juga.


Setelah selesai belanja nya Austin langsung pulang ke villa.


Sesampai di villa


Austin berjalan masuk ke dalam villa dengan beberapa kresek berisikan cemilan dan buah.


"ICa Sayang" Panggil Austin


Ica yang sedang di dalam kamar bersama dengan Zara langsung keluar mendengar panggilan untuk Ica dari Austin


"Om udah pulang?" Tanya Ica


"Sudah dong, ini ada buah dan cemilan"


"Wah Om sangat perhatian deh Ica Sayang Om"


Akhirnya Ica duduk di kursi ruang tamu Sambil mengunyah cemilan dari Austin tadi, Sedangkan Zara mengupas buah nya.

__ADS_1


__ADS_2