
Malam ini, Daren mendapat kabar jika Stevani sudah berada di markas besar di negara A.
Daren sangat bahagia mendengar nya, karena kebahagiaan nya sudah mulai terlihat bersinar...
Di villa
Setelah Daren mendapatkan kabar tersebut langsung tersenyum dan memberi tau ke pada Zara.
"Sayang Stevani sudah di markas di negara A, jadi bagaimana menurut mu?" Tanya Daren pada Zara
"Biarkan Saja dulu Ara ingin tante Sinta juga merasakan nya Sayang"
"Tenang saja Sayang, untuk urusan perempuan licik itu tidak akan lama lagi akan giliran nya"
"Terimakasih Sayang"
"Sama sama, oh ya untuk keluarga dari Mama sudah menemukan titik terang Sayang"
"Oh ya, jadi keluarga Ara masih ada?"
"Masih Sayang dan mereka memang bukan di Indonesia melainkan di Prancis"
"Bagaimana kamu bisa mengetahui mereka di mana sedangkan Ara sudah sangat lama mencari tau keberadaan mereka tapi nihil"
"Aku juga merasakan susah mencari informasi tentang mereka Sayang tapi Aku dapatkan informasi tersebut dari dunia mafia"
__ADS_1
"Kenapa di Mafia?"
"Mafia itu mempunyai informasi yang sangat luas Sayang dan juga keluarga dari Mama ternyata masih ada kaitannya dengan keluarga besar Suarez"
"Oh ya?"
"Iya Sayang tapi Aku belum tau apa hubungannya keluarga kamu dengan keluarga ku, setelah kita pulang ke negara Amerika kita akan bertanya pada Papa dan mama Aku ya"
"Tapi Ara Takut bertemu dengan Mereka apalagi jika mereka tau Ara punya kekurangan yang menurut orang lain itu monster"
"Tidak Sayang, kamu tidak boleh berkata seperti itu ya, Papa dan mama Aku pasti akan mengerti karena itu bukan kehendak mu tapi keadaan yang mendesak mu menjadi seperti itu"
"Semoga ya Sayang, tapi jika mereka benar-benar tidak menerima Ara bagaimana. Apa kamu juga akan meninggalkan Ara?"
"Itu tidak akan pernah terjadi Ok"
"Sayang jangan pesimis ya Aku yakin pasti ada titik terang masalah keluarga mu nantinya ya "
"Amin"
"Oh ya Sayang foto mama nanti di bawa ketika kita kerumahnya papa dan mama Aku ya biar mereka tau"
"Baiklah Sayang dan juga foto itu satu-satunya petunjuk"
"Ya sudah Sayang, Aku ke ruang kerja dulu"
__ADS_1
"Hmm"
Daren keluar dari kamar berjalan menuju ruang kerja yang mana sudah ada Austin
"Bagaimana kabar mereka?" Tanya Daren pada Austin tentang mafia yang meminta bantuan mereka
"Mereka masih menunggu kabar king, dan juga urusan anak mereka juga sudah di ketahui oleh nya bahwa perempuan tersebut berada di negara A tapi mereka tidak tau jika dia di markas besar kita"
"Biarkan Saja dulu, dan untuk ibunya kapan akan di berantas?"
"Kami menunggu perintah king"
"Bagus, secepatnya kalian bawa ibunya bergabung dengan putri nya di markas besar"
"Baik king, oh ya kita kapan kembali ke negara Amerika?"
"Untuk seminggu ini Ara masih ingin di Indonesia jadi untuk urusan mereka kamu urus dan untuk Ica, apa sudah bicarakan dengan papa?"
"Belum king, rencananya setelah kita kembali baru memberikan kabar pada Papa dan mama"
"Baiklah tapi jika Mama dan papa nyuruh Ica untuk tinggal di mension Suarez bagaimana?"
"Jika Ica bersedia Saya tidak bisa menghalanginya dan juga di mension king hanya kita berdua dan beberapa Mafioso nanti Ica kesepian di sana jika di mension papa kan ada mama yang selalu di mension"
"Ya sudah, jika itu keputusan mu, Aky ingin masalah di Indonesia cepat selesai "
__ADS_1
"Baik king"
Daren meninggalkan ruang kerja nya dan Austin juga ke kamarnya untuk istirahat.