
Daren sudah memutuskan untuk menuntaskan semua nya yang ada di Indonesia. Karena Daren sudah tidak sabar untuk membawa Zara kembali ke negara Amerika bersama nya.
Semua sudah di selesaikan oleh Austin dan Mafioso yang sudah Daren tugaskan untuk menyelesaikan semua nya, baik dari Susan dan juga kedua perempuan yang menjijikkan itu dan sekarang Sinta dan Stevani sudah berada di Markas besar di negara A, cuma mereka tidak di masukkan dalam satu ruangan.
Hanya tinggal Papa David yang akan Daren selesaikan, tapi Daren tidak ingin melakukan sesuatu terhadap nya karena Zara.
Hari ini, Austin sangat sibuk mengurus semua masalah yang terjadi, di tambah lagi Sinta sudah sampai di negara A dengan keamanan ketat supaya dia tidak bisa kabur.
Sekarang Ica di Villa hanya Bermain bersama dengan anak buah Zara yang perempuan.
Sedangkan Daren dan Zara pagi ini sudah bersiap-siap untuk berangkat ke rumah dari David Beckham.
Di mobil
Daren bersama dengan Zara sudah di dalam mobil yang berjalan Menuju rumah David Beckham
"Sayang, apa yang kamu lakukan pada dia?" Tanya Daren
"Ara hanya ingin mengucapkan selamat tinggal dengan papa, walau bagaimanapun dia juga tetap orang tua kandung nya Ara"
"Ya sudah jika memang seperti itu, jadi setelah masalah ini selesai kita akan kembali ke negara Amerika?"
__ADS_1
"Ya, Ara sudah tidak sabar ingin mengetahui keluarga dari Mama"
"Ya sudah jika seperti itu, tapi Aku tidak jamin jika Papa mu mau melepaskan mu"
"Kenapa seperti itu?"
"Iya, walau bagaimanapun dia itu tetap menyayangi mu dan Mama karena asutan Sinta dan Stevani makanya Dia bersikap dingin terhadap mu"
"Sudahlah Ara sudah tidak ingin lagi mengingat hal itu tapi Ara tidak bisa jika menerimanya "
"Aku akan selalu mendukung keputusan mu Sayang"
Zara tersenyum mendengar penuturan dari Daren.
Zara dan Daren turun dari mobil bersama dan berjalan masuk ke dalam rumah tersebut.
Ketika Zara dan Daren masuk ke dalam rumah besar tersebut mendapati David yang tengah termenung.
Zara mendekati David
"Papa, Ara minta maaf dan Ara mau pamit untuk kembali ke Negara A" Ucap Zara
__ADS_1
David yang tadinya termenung tersadar mendengar ucapan dari Zara
"Maafkan papa Sayang, Papa yang sudah banyak salah terhadap mu selama ini" Ucap David dengan nada lemah dan matanya menetes kan air mata
Ara memang memiliki jiwa yang sangat bejat tapi jika dalam keadaan tertentu. Namun jiwa Psikopat itu sendiri tidak pasti datang nya, seperti saat ini ketika Zara melihat seorang laki-laki paru baya yang dulunya selalu menyakiti nya, menyiksanya namun Zara juga merasakan sakit ketika melihat itu.
Zara langsung memeluk David dan berkata
"Papa tidak sepenuhnya salah, karena Papa begitu mencintai Mama jadi tidak bisa menerima kenyataan"
"Apa kamu mau memaafkan papa?"
"Ara sudah dari dulu memaafkan papa tapi Ara tidak bisa kembali ke rumah ini karena Ara sudah menemukan kebahagiaan Ara sendiri" sambil tersenyum ke arah Daren
"Papa tidak memaksa mu untuk kembali bersama Laki laki bajingan seperti papa yang tega menyakiti Putri kandung nya sendiri "
"Ara tidak melarang papa untuk menikah lagi tapi Ara harap Papa bisa menilai mana perempuan yang benar benar tulus mencintai papa"
"Terimakasih Sayang papa Sangat beruntung memiliki mu"
"Ya sudah pa, Ara sudah harus kembali ke villa dan besok kami sudah harus berangkat ke negara Amerika"
__ADS_1
"Ya sudah jika memang itu sudah menjadi keputusan mu, Papa hanya bisa merestuinya"
Zara dan Daren langsung pulang ke villa setelah dari rumah Orang tua Zara