Racun cinta: Gadis Kecil Nakal

Racun cinta: Gadis Kecil Nakal
Episode 17 Perjalanan ke rumah Nenek Siti


__ADS_3

Masih pagi benar supir keluarga Johnson sudah diminta untuk mencuci mobil dan memeriksa kondisi mobil agar nanti saat perjalanan menuju rumah keluarga Atmadja bisa lancar tanpa hambatan yang berarti.


"Pak yang bersih ya kalau nyuci mobilnya, kalau perlu sampai tuan muda mu yang satu itu bisa bercermin di body mobil, ya biar tahu kalau dia sudah tua supaya tidak ngeles alias cari-cari alasan terus kalau di suruh nikah" ucap Sarah yang sengaja menyindir Jordan yang baru saja datang dari kegiatan lari pagi.


" Haiiiisss...mama pagi-pagi sudah ngomel saja, yang mau nikah siapa yang pusing siapa ya" jawab Jordan cuek kemudian duduk di kursi di teras rumah.


" Iya yang nikah kamu tetapi yang pusing mama. punya anak super ganteng, karir bagus, body seksi tetapi tidak laku-laku, haduh...kapan punya cucunya" keluh Sarah.


Jordan memang tergolong laki-laki tampan, kulit putih, bola mata hitam yang tajam semakin mempertegas pandangannya dengan perawakan tinggi idaman para wanita dan juga tubuh yang atletis.


"Mama mau punya cucu ya...emang mau berapa?" tanya Jordan seraya menggoda Sarah.


Sarah benar-benar tidak sadar sedang di jebak pertanyaan oleh Jordan, ia mulai berpikir ingin memiliki cucu berapa seperti pertanyaan Jordan.


"Satu, Dua, Tiga, Empat, Lima ya...mama mau lima cucu deh dari kamu, biar ramai nanti" jawab Sarah setelah menghitung-hitung dengan jari-jarinya.


Jordan kaget sampai matanya terbelalak sambil menelan ludahnya" Apa...lima??? Haisst...jika itu anak kucing, doa mama benar-benar sudah terkabul itu" ucap Jordan sambil menunjuk ke arah semak bunga yang ada di sampingnya, ada seekor kucing betina dengan ke lima anaknya sedang bermain.


Puh...mama, masak iya mama minta kepadaku cucu 5 anak. bagaimana caranya coba, lah istri saja belum punya. gumamnya dalam hati.


"Jorrr...dannn, anak kurang ajar ya...masak iya mama punya cucu kucing. dilihat dari sisi mananya kucing mirip sama kamu hah... " Omelan Sarah kepada Jordan sambil mencubit lengannya.


" Ouugh...sakit tahu ma" keluh Jordan.


" Biarin saja rasain itu" ucap Sarah dengan wajah cemberut.

__ADS_1


Jordan berdiri dari tempat duduknya kemudian melangkah kakinya ke dalam rumah menuju kamar tidurnya.


Drap....drap... drap suara kaki Jordan yang menaiki anak tangga. saat di perjalanan menuju kamar, Jordan berpapasan dengan kakek Johnson.


" Jordan" panggilnya.


Jordan menolehkan kepalanya dan membelikan badan" ya" Jordan melangkah mendekati kakeknya" ada apa kek" ucapnya.


" Kamu belum siap-siap ya, ini sudah mau berangkat. papa mamamu sudah menunggu dari tadi" ucap kakek Johnson memandang Jordan dengan senyuman.


" Berangkat...ini masih pagi sekali, baru juga jam 7 pagi. kita ini mau berkunjung apa menggerebek rumah orang sih, kalau terlalu pagi bukanya kurang sopan ya?" gerutu Jordan.


" Habisnya...kakek sudah tidak sabar mau melihat calon cucu menantu kakek juga, lagian nanti di tambah waktu perjalan kesana satu jam. sampai disana juga tidak akan terlalu pagi lagi" ucap kakek Johnson menepuk bahu Jordan dan berjalan menemaninya menuju kamar Jordan.


" Hemm... sepertinya rumah ini sudah terjangkit virus gila menantu stadium 4, aku benar-benar di buat pusing. lebih baik aku besok balik ke camp saja, kalau tidak aku akan cepat tua dan gila jika terlalu lama di rumah" keluh Jordan yang sudah mulai pusing dengan semua tingkah laku anggota keluarganya di rumah.


Sesampainya di kamar" kakek tunggu dulu, aku mau mandi" ucap Jordan.


Beberapa saat kemudian Jordan sudah keluar dari kamar mandi, ia menuju almari bajunya dan mulai memilih pakaian yang sesuai untuk dipakai olehnya.


" Aku harus pakai baju apa ya?kaos warna abu-abu, celana jeans atau sweater hitam"gumam Jordan.


Jordan masih bingung memilih, tiba-tiba mamanya masuk dan mendekatinya" Pakai ini saja kamu akan lebih cocok dan terlihat tampan " ucap Sarah memberikan celana jeans dengan sweater warna abu hitam.


" Baiklah jika ini pilihan mama, Jordan akan memakainya" ucap Jordan.

__ADS_1


Sarah turun dan menunggu di lantai bawah bersama suaminya dan kakek Johnson.


beberapa saat kemudian Jordan turun dengan memakai satu set pakaian yang telah di pilihkan oleh mamanya tadi.


" Aduh...ganteng banget putra mama, jika ini bukan anak mama... bisa-bisa mama kecantol dan kesemsem nih" gumam Sarah.


" Puh...kalau mama kecantol, papa mau di kemanain ma" celetuk Jordan.


" ya tetap di hati mama lah, memang mau kemana ha...ha.." ucap Sarah sambil tertawa.


"Sudah... ayo-ayo cepat masuk mobil kita berangkat, ke buru siang nanti" ucap William.


Kali ini mereka berangkat dengan 2 mobil, Sarah bersama William suaminya dengan sopirnya sedangkan Jordan satu mobil dengan kakek Johnson.


------*****-----


#KLIK LIKE DAN FAVORITIN NOVEL INI YA


# BERI PENILAIAN & DUKUNG AUTHOR YA


BACA JUGA


👉 GADIS TOMBOMANISKU


👉MY EVIL TWIN SISTER 💕

__ADS_1


SEE U NEXT TIME...


CAYOOOO


__ADS_2