Racun cinta: Gadis Kecil Nakal

Racun cinta: Gadis Kecil Nakal
Episode 22 Pasar malam (1)


__ADS_3

Malam ini untuk memenuhi keinginan Atea pergi ke pasar malam, Bayu dan Jordan sudah bersiap memakai pakaian yang rapi. Jordan hanya duduk dan menunggu di ruang tamu, sedangkan Bayu pergi memanggil Atea di kamarnya.


Tok...tok...tok...Bayu mulai mengetuk pintu kamar adiknya ini" Atea... cepatlah!" menunggu sambil berdiri menyandarkan tubuh kekarnya di dinding dekat pintu. perpaduan kaos warna putih dengan jaket warna kulit dan celana jeans warna hitam juga sepasang sepatu santai perpaduan warna hitam dan membuat penampilan Bayu semakin membuatnya terlihat tampan dan cool abis.


Sekitar 10 menit menunggu adik kesayangannya itu tak kunjung keluar juga, kesabaran mulai habis, mana tahan seorang prajurit seperti Bayu yang biasanya dituntut bergerak cepat menunggu wanita dandan yang waktu sepuluh menit saja tidak cukup. kesabaran Bayu mulai habis" Atea...keluar gak? aku dobrak nih?" teriak Bayu.


" Haisst...kakak cerewet! masuk ya masuk saja, ngapain teriak-teriak" sahutnya dari dalam kamar.


Jordan yang mendengar teriakan Bayu berjalan menghampirinya dan menepuk pundak Bayu" ada apa?" berdiri tegap tepat di depan pintu kamar Atea, Bayu hanya menggelengkan kepalanya tanda tidak ada masalah apapun.


"Hemm" menghela napas panjang.


" Biar aku saja" Tok...tok...tok... Jordan mulai mengetuk pintu dan dengan tegas ia berkata "Hey...gadis nakal, jika dalam hitungan ke 5 kamu tidak keluar??" senyum menyeringai menghiasi bibirnya menegaskan sebuah ancaman kecil untuk Atea.


Bayu cuma diam dalam pikirannya" Haiiiist...apa lagi rencana mayor ini, benar-benar tidak bisa di tebak pikirannya".


" Satu..."


"Dua..


" Tiga...belum keluar juga"


Atea di dalam sudah bingung gelagapan, baginya mayor resek ini pasti akan menyulitkan dia, jika ia tak juga keluar.

__ADS_1


" Empat"


Atea yang mendengar suara Jordan, langsung meloncat dari atas tempat tidur. ternyata dari tadi ia tidak keluar masih bingung mau memakai baju yang mana untuk pergi ke pasar malam.


" Lim..."


Ceklak...suara pintu terbuka, terlihat seorang gadis muda dengan paras yang cantik sedang memakai kaos singlet dan celana hotpants berdiri di depan pintu masuk kamar. Bayu dan Jordan terperangah melihat Atea yang memakai baju konyol seperti itu" Ateaaaaa.... bodoh" teriak Bayu sambil mendorong masuk adiknya ini ke dalam kamar. Bruaakk...suara pintu di banting kasar.


Jordan yang masih berdiri bengong" Hah" sambil tepuk jidat" Puh...Dasar gadis nakal" menghela napas berjalan meninggalkan Depan pintu kamar Atea dan kembali duduk di ruang tamu.


Didalam kamar adiknya Bayu marah-marah "Hey... bisakah kamu membuat kakakmu ini tenang sebentar saja? bagaimana bisa kamu memakai pakaian seperti ini untuk pergi ke pasar malam! apa kau pikir kita mau berjemur di pantai!" tepuk jidat pusing tidak tahu harus bagaimana mengajari adiknya supaya bertingkah lebih dewasa sedikit.


Dengan bibir manyun atea menjawab perkataan kakaknya" Siapa juga mau pakai baju ini ke pasar malam? aku cuma belum menemukan baju yang cocok saja tadi. cuma si Jordan saja yang membuatku panik sampai melompat ke pintu dengan pakaian belum lengkap ini" gumamnya membela diri.


Bayu melempar sebuah gaun bewarna putih sederhana yang terbuat dari bahan katun kepada Atea. gadis cantik ini mengambil dan membentangkan gaun yang di berikan oleh Bayu" apa...kakak ingin aku memakainya?" ia tidak terlalu suka memakai gaun" Puh...yang benar saja?" malas dan ribet bagi atea memakai gaun" pakai atau tidak ada pasar malam" ucap sang kakak kemudian keluar dari kamar adiknya.


Bayu" Hemm... kelihatan cukup feminim juga, anak nakal ini" gumamnya sambil tersenyum"ayo" ucapnya sambil merangkul bahu kecil adik kesayangannya.


mereka bertiga berjalan keluar pintu masuk, gadis cantik ini menoleh kebelakang karena merasa ada yang berjalan dibelakangnya" Eh...kenapa kamu juga ikut?" heran saja, siapa juga yang mengajak mayor resek ini, mengganggu pemandangan saja.


" Kakak yang mengajaknya" sahut Bayu dengan suara pelan sambil tersenyum, ia tahu adiknya cuma ingin pergi dengannya tetapi bukankah itu kurang asyik jika cuma berdua saja sedangkan masih ada pemuda tampan di rumahnya selain dia. lumayan diajak ngobrol juga.


Jordan cuma diam, ia malas menanggapi ucapan Atea. sebenarnya ia sendiri tidak ingin pergi jika bukan karena kasihan dengan gadis tengil di depannya Karena besok kakak kesayangannya itu Sudah harus balik dinas lagi.

__ADS_1


"Jordan...kita pakai mobilmu saja ya?" Bayu yang sudah berdiri dan menyandar di pintu mobil. sepertinya dia juga sesekali ingin mengerjai sang mayor yang dingin dan galak ini.lumayanlah mumpung di rumah, jarang-jarang ada kesempatan menjadikan atasan galaknya menjadi seorang sopir pribadi ha...ha... pikirnya.


Ah...sial, mereka pikir aku ini supir apa?Hemm...mau mengerjaiku! kalian harus sekolah lebih pintar dulu, gumamnya dalam hati. ia melempar kunci mobil kearah Bayu" nih kamu yang bawa" senyum menyeringai puas.


"Puh...okelah" Bayu sedikit kecewa, mau mengerjai malah dikerjai ini ceritanya. ya sudahlah, memang dia bisa apalagi di depan Jordan.


mereka bertiga masuk kedalam mobil, Bayu di depan duduk di kursi kemudi. saat Jordan akan masuk dan duduk di samping Bayu, atea menghalangi" Eh...kamu di belakang sana" menghalangi Jordan dengan menahan pintu mobil" Dasar merepotkan" Jordan mengalah mundur" malas bertengkar dengan gadis ini sekarang.


" Kalian berdua dibelakang saja, Kalau gak mau gak usah ikut" celetuk Bayu, yang gak suka jika ada yang ribut-ribut.


Atea tidak punya pilihan lain, hanya bisa menurut saja dengan perkataan kakaknya. akhirnya mereka berdua duduk di kursi belakang dengan jarak terpisah jauh, seperti pasangan yang sedang bertengkar dan tidak mau melihat satu sama lainnya.


------*****-----


#KLIK LIKE DAN FAVORITIN NOVEL INI YA


# BERI PENILAIAN & DUKUNG AUTHOR YA


BACA JUGA


👉 GADIS TOMBOMANISKU


👉MY EVIL TWIN SISTER 💕

__ADS_1


SEE U NEXT TIME...


CAYOOOO


__ADS_2