Racun cinta: Gadis Kecil Nakal

Racun cinta: Gadis Kecil Nakal
40. Foto Pujaan Hati (1)


__ADS_3

Atea sudah masuk dalam asrama kemudian memasukkan kunci kamar ke dalam lubang pintu kamar miliknya. gadis ini masuk ke dalam kamar dan meletakkan tas dan koper miliknya di dekat tempat tidur. setelah itu ia segera menghempaskan tubuh mungilnya itu ke atas tempat tidur untuk sejenak beristirahat,, sebelum nantinya iya harus berbenah barang-barangnya untuk dimasukkan ke dalam almari.


bukik.... suara tubuh mungilnya yang terhempas menghantam tempat tidur yang lumayan empuk itu.


"aduh senangnya, Akhirnya sampai juga di asrama. aku sudah sangat tersiksa selama beberapa jam berada satu mobil dengan mayor resek itu. Jordan benar-benar sangat menyebalkan, , ya selalu mengancamku dengan hal-hal yang berbau mesum." gumam gadis cantik ini sembari tersenyum senyum sendiri.


di dalam pikirannya iya sudah tidak sabar untuk menjalani sekolah esok hari. iya sudah sangat lama tidak bertemu dengan teman-temannya. tentu saja rasa rindu itu sudah menyelimuti hatinya, rindu bercanda tawa, ngobrol dan saling menjahili satu sama lain. tetapi sebenarnya iya lebih tidak sabar lagi untuk bisa melihat pujaan hatinya yaitu teman kelasnya yang bernama Putra Pratama.


"apa ya yang dilakukan kak Tama hari ini di kamarnya? baru kemarin aku bertemu dengannya, tetapi rasanya sudah sangat lama." gumam atea.


bisa aja di sini sedang melamun dan tersenyum-senyum sendiri sambil berbaring di atas tempat tidur, tiba-tiba pintu kamar dibuka oleh seseorang.


ceklakk... pintu terbuka dan masuk seorang gadis dari luar pintu dan berteriak histeris ketika melihat gadis cantik ini tersenyum sendiri di atas tempat tidur.


"Ateaaaaa.... beb, i Miss you." teriak Molly sambil melempar covernya dan berlari ke arah atea. ia mencubit gemas pipi gadis cantik itu karena sangat rindu dengan sahabatnya yang sedikit usil dan nakal ini.

__ADS_1


"Aw..AW ... Molly Loly pop. beb... hentikan!! sakit begitu. kamu bisa merusak wajah yang cantik, manis dan imut ini" teriak atea sambil berusaha melepaskan cengkraman telapak tangan mulih yang sedang mencubit pipi tembem nya itu.


"Manis, cantik, dan imut??? Hueekkk....tempat sampah mana tempat sampah??? ingin muntah aku mendengarnya, yang ada kamu itu gadis tengil, resek, nyebelin, usil tetapi ngangenin ha..ha..." jawab Molly sembari tertawa.


"Sial kamu ini dasar Loly pop. manis diluar tapi membuat sakit gigi, aahh... sakit hati" gerutu gadis manis ini dengan mulut manyun dan wajah cemberut.


"Ha..ha.. iya, iya maaf. habisnya aku rindu sekali sama kamu. Eh, Aku punya oleh-oleh loh buat kamu" kata molly sembari mengeluarkan sebuah bungkusan yang ia bawa dari rumahnya khusus untuk Atea. ia kemudian menyerahkan kepada gadis manis ini.


"Eh, apa ini beb?" jawab atea sembari menerima bungkusan itu dengan wajah sedikit pengarang dan malu karena ia tidak membawa hadiah apapun Untuk sahabatnya ini.


Atea yang mulai membuka bungkusan itu titik ternyata di dalamnya ada sebuah bingkai foto kecil yang di dalamnya sudah terdapat foto pemuda tampan yang selama ini di sukai oleh gadis mani ini secara diam-diam.


gadis manis ini merasa syok seolah tak percaya Ia mendapatkan kado yang begitu spesial dari sahabatnya ya di dalamnya ada sebuah foto pemuda yang bernama Putra Pratama.


"Hah! beb... Bagaimana bisa kamu mendapatkan foto ini? ini sangat mustahil? dia tidak pernah mau untuk di foto kamu pasti mengambilnya secara diam-diam "tanya ada yang sangat penasaran kepada sahabatnya itu.

__ADS_1


"Ha... ha... mencuri foto secara diam-diam tanda tanya kamu kira aku ini seorang penguntit? hah!... hal sekecil ini sangat mudah bagi aku untuk mendapatkannya dan bukanlah hal yang sulit. asal kamu tahu saja ya, foto itu diberikan sendiri oleh kata Mama kepadaku." jawab sahabat Atea ini dengan santai juga setengah berbangga diri karena berhasil mendapatkan foto dari salah satu cowok terkeren di kelasnya.


"Hah?? tidak mungkin!!! Kamu pasti bohong? Ayo katakan kepadaku hal yang sebenarnya Bagaimana cara kamu mendapatkan foto itu?" tanya Atea setengah mengintrogasi molly. Ia tidak percaya bahwa sahabatnya itu bisa mendapatkan foto itu dengan mudah begitu saja.


"terserah Kalau tidak percaya itu bukan urusanku titik yang penting aku sudah mendapatkan foto itu untukmu "jawab Molly sembari tersenyum dan melirik para sahabatnya yang sedang penasaran itu.


" Molly cantik.... please, katakan kepadaku Yang sejujurnya." kata atea memohon.


tetapi Molly hanya tersenyum. jika sahabatnya ini sampai tahu bagaimana ia mendapatkan foto itu sebenarnya dengan cara seperti apa sahabatnya itu pasti akan menertawakannya. jadi lebih baik semua itu ya simpan rapat-rapat yang terpenting buat Molly adalah atea bahagia.


_________------_________


Jangan lupa kirim vote ya😁😁😁


__ADS_1


__ADS_2