
Bayu dan atea telah sampai dirumah, jarang-jarang mereka bisa menghabiskan liburan bersama. yah...anggap saja ini tebusan rasa bersalah Jordan kepada atea karena telah menghinanya sebagai gadis penggoda, meskipun pada dasarnya kejadian dikamar mandi waktu itu benar-benar tidak ada unsur kesengajaan oleh keduanya. mungkin jika kamar mandi di ruangan Bayu tidak rusak, tentu saja atea tidak akan berkeliaran sampai ke kamar Jordan hanya untuk sekedar buang air kecil dan mandi. ya...memang pada waktu itu cuma kamar Jordan saja yang kebetulan tidak terkunci.
" Hore...asyik, akhirnya sampai rumah juga" teriak atea yang turun dari mobil dinas milik Bayu. Bayu pun segera menyusul atea masuk rumah, tentu saja dengan membawa barang yang yang sanggup dia bawa sekali jalan.
" woy...anak nakal, bantuin kakak Napa? nyelonong aja kamu ini, nih tas mu bawa sendiri" ucap Bayu dengan melempar tas ransel kecil milik atea.
" iiihh...iya..iya, kakak jutek amat sih. gak asyik tahu" gerutu atea dengan muka cemberut.
krieet..suara pintu dibuka dari dalam oleh bik Inah yang segera berlari keluar ketika mendengar mobil datang dan berhenti didepan rumah.
" eh....non atea sudah pulang, lho...mas Bayu kok sama non atea, bukannya mas Bayu masih dinas" bik Inah yang merasa bingung melihat Bayu dan atea pulang bersama.
" Bayu cuti bik...itu gara-gara gadis kecil yang nakal ini" omel Bayu dengan mencubit kedua pipi atea dengan kedua tangannya.
"Aw..au..auugh, sakit tahu" ronta atea berusaha melepaskan tangan kakaknya dari pipinya. atea sebel karena kedua pipinya terasa sakit dan memerah.
" Rasain itu, makanya jangan nakal" ucap Bayu yang berlalu meninggalkan atea dan bik Inah diruang tamu.
" bik...aku lapar, bik Inah masak apa hari ini" rengek atea seperti anak kecil. sikap atea sangat berbeda ketika didalam rumah dan diluar lingkungan rumah, jika dirumahnya atea cenderung menjadi anak super manja kepada siapa saja, khususnya kepada Bayu dan neneknya. berbeda saat diluar dia lebih berani dan tidak takut dengan siapapun, ini jelas karena ia harus hidup mandiri diluar sana tanpa kakak bayinya yang jarang bisa pulang dan juga neneknya yang sudah berusia lanjut, jadi atea harus bisa melindungi dirinya sendiri.
bik Inah mengajak atea keruang makan untuk menunjukkan hasil karyanya hari ini.
__ADS_1
"Wuiihhh...sayur asem, ikan goreng, sambal tomat, tempe goreng mantaaaappp. Jempol deh buat bik Inah, I love you bik. bik Inah tahu aja makanan kesukaan aku" ucap atea sembari memeluk bik Inah dan tersenyum, bik Inah seperti biasanya selalu tersenyum ramah. keluarga atea sudah menganggap bik Inah seperti kelurga sendiri karena bik Inah memang sudah mengikuti keluarga ini sejak ia muda dulu sampai sekarang.
Atea menuju kamar Bayu untuk mengajaknya makan siang bersama, setelah itu baru menemui nenek mereka, karena nenek mereka sekarang masih tidur siang.
"Kakak..." panggil atea sembari memeluk punggung Bayu yang sedang duduk di atas tempat tidur dengan manja.
Bayu mencium kening atea dengan lembut" ada apa adikku yang cantik dan super nakal ini..." ucap Bayu.
" makan yuk...lapar nih, eh..bik Inah masak makanan kesukaan kita lho. kakak udah lama to tidak makan masak makanan bik Inah" ucap atea sambil menarik tangan Bayu untuk mengajaknya keluar kamar menuju meja makan.
" hemm...ayo" jawab Bayu yang berjalan mengikuti atea. mereka berdua makan dengan lahapnya.
" hemm...kamu benar atea, enak banget masakan bik Inah ini yang selalu buat aku nagih dan kangen rumah" ucap Bayu.
Bayu cuma tersenyum, di dunia ini tidak ada cewek yang paling ia ingin lihat senyumannya kecuali atea, Bayu ingin atea selalu bahagia karena atea sekarang adalah tanggungjawab Bayu setelah kedua orangtuanya meninggal.
" Jika bukan karena kamu membuat masalah di camp kemarin mungkin aku juga belum bisa pulang apalagi sampai cuti 2 hari. mayor itu bukan orang yang mudah memberi izin kepada bawahannya pulang kecuali dalam keadaan mendesak" jelas Bayu.
" Pelit amat sih, si Jordan itu. emm...emang orangnya ganteng, tubuhnya juga bagus, kulitnya putih, tinggi atletis bangetlah. kalau cewek yang yang cuma sekali lihat dia pasti mengatakan dia cowok sempurna tetapi bagi aku dia itu cowok paling nyebelin banget, amit amit deh jangan sampai punya cowok apa lagi suami kayak dia" ucap atea panjang lebar.
Bayu memandang atea dengan muka yang serius" atea...kakak mau tanya serius sama kamu. apa kemarin kamu dan Jordan benar-benar tidak terjadi apa-apa, kakak khawatir karena semua orang yang ada disana melihat kalian keluar dari kamar dengan pakaian tidak lengkap dan acak-acakan begitu, jelas akan berpikiran negatif. laki-laki dan perempuan dalam satu kamar sepi hanya berdua dan ketika keluar yang kamu cuma pakai kemeja atasan milik mayor dan mayor juga cuma pakai celana pendek begitu. semua orang pasti berpikir kalian baru saja melakukan sesuatu" jelas Bayu.
__ADS_1
" Kak Bayu, atea harus jelasin gimana lagi sih biar kakak percaya. aku sama dia kemarin gak ngapa-ngapain beneran deh. aku cuma pinjam kamar mandinya karena sudah kebelet, toh kamar mandi kakak yang dikamar rusak kan...masak iya aku buang air tanpa cebok dan juga sekalian mandi karena badanku lengket semua seharian tidak mandi. ya mana aku tahu kalau itu kamarnya si cowok nyebelin itu, pas aku nyari kamar mandi ya cuma kamar itu saja yang tidak terkunci lho, jadi aku masuk aja. mana aku tahu kalau dia bakal balik ke kamar cepat saat aku mandi" jelas atea
" kamu ngomong apa? saat mandi..." Bayu yang kaget dengan ucapan atea. atea cuma menganggukan kepala.
" ya ampun atea...jadi dia melihat semuanya" ucap Bayu sedikit kecewa mendengar tubuh adik kesayangannya dilihat laki-laki yang belum menjadi suaminya.
" maaf kak...ini benar tidak sengaja, dia juga langsung melempar handuk kepadaku" atea berusaha menjelaskan agar Bayu tidak kecewa dan merasa gagal menjaganya.
------+*****+-------
KLIK LIKE DAN FAVORITIN NOVEL INI YA
BERI PENILAIAN DAN KRISANNYA YA...
BACA JUGA
👉 GADIS TOMBOMANISKU
👉MY EVIL TWIN SISTER 💕
SEE U NEXT TIME...
__ADS_1
CAYOOOO....