Racun cinta: Gadis Kecil Nakal

Racun cinta: Gadis Kecil Nakal
Episode 8 Camp militer 2


__ADS_3

kedaan di dalam camp militer seperti biasanya tidak ada yang istimewa. semua prajurit yang ada di dalamnya melakukan kegiatan sehari hari yang mereka kerjakan. mulai lari pagi, sarapan, latihan fisik, latihan menembak dan lain sebagainya.


saat para prajurit menikmati sarapan pagi di dapur camp mereka terlihat saling berbisik-bisik ketika melihat mayor Jordan lewat.


" Heh...aku tidak menyangka kalau mayor bisa melakukan hal seperti itu didalam camp, dengan anak masih SMA pula. iya sih aku tahu mayor itu juga masih muda...ya kalau dengan gadis itu sih paling-paling cuma beda 9 -10 tahun lah" ucap Zeno.


"Eh...tutup mulutmu, jangan sembarang bicara kamu ini. jika mayor sampai mendengar apa yang baru saja kamu ucapkan, bisa mati kamu" ucap Yoga menasehati Zeno.


" Halah...yang namanya bangkai tetep saja bangkai mau disembunyikan seperti apapun tetap akan tercium bau busuknya. tetapi sebenarnya kalau di lihat-lihat adiknya kolonel Bayu itu lumayan cantik juga, seandainya dia masih suci alias perawan aku juga mau banget jadi suaminya gitu. tetapi sayangnya kok sudah bekas ciih..." ucap Zeno menghina Atea.


sebenarnya yang menggosipkan peristiwa antara mayor Jordan dan Atea adik kolonel Bayu itu tidak hanya Zeno saja tetapi hampir semua prajurit yang waktu itu melihat Atea dan Jordan di kamar itu memandang rendah Atea dan kolonel Bayu. mereka berasumsi bahwa kolonel Bayu sengaja mendatangkan adik perempuannya ke camp militer untuk menggoda mayor Jordan supaya lebih cepat mendapatkan promosi kenaikan pangkat.


Mayor Jordan yang secara tidak sengaja mendengar percakapan para prajurit yang sedang sarapan memutuskan duduk di tempat duduk yang masih kosong di dapur umum itu. melihat kehadiran mayor Jordan seketika semua prajurit yang tadinya sibuk bergosip sekarang benar-benar terdiam tanpa satu kata pun keluar dari mulut-mulut mereka. Mayor Jordan menggebrak meja dengan keras sehingga menimbulkan suara yang cukup nyaring dan membuat bergidik serta gemetar semua prajurit yang ada di ruangan itu.


" Jika kalian semua masih ingin hidup, lebih baik jaga mulut busuk kalian atau kalian tidak akan pernah melihat matahari terbit lagi" ucap mayor Jordan.


Mayor Jordan kemudian berdiri dan mendekati Zeno dan membisikkan sesuatu diteling Zeno yang mungkin tidak akan membuat Zeno berani lagi membicarakan Atea atau kolonel Bayu dengan hal-hal yang buruk.


" Kau...kau yang tadi berkata aku mayor Jordan suka mencicipi anak SMA?...jika mulut kotor mu itu masih berani berkata seperti itu. percaya atau tidak, aku bahkan bisa membuatmu tidak bisa mencicipi janda sekalipun seumur hidupmu" bisik Mayor Jordan ketelinga Zeno dengan senyum sinis nya dan pandangannya yang mematikan.mayor Jordan kemudian pergi meninggalkan ruangan itu.

__ADS_1


Seketika itu tubuh Zeno gemetar hebat hingga meja yang ia gunakan pun ikut bergetar, Zeno merasakan seolah-olah baru saja ada malaikat maut yang telah berdiri disampinya. Yoga berusaha menenangkan Zeno yang ketakutan, Yoga tahu betul bagaimana karakter dari mayor Jordan karena itu dia sempat memberikan peringatan kepada Zeno supaya berhati-hati dalam berbicara atau membicarakan sesuatu yang berkaitan langsung dengan mayor Jordan. tetapi niat baik Yoga malah ditolak oleh Zeno.


Zeno adalah prajurit yang baru saja di mutasi ke camp yang di bawahi oleh mayor Jordan, pantas saja jika Zeno belum faham benar dengan karakter sang mayor Jordan.


Setelah kejadian di dapur umum pagi ini, tidak ada lagi dari para prajurit yang berani bergosip bebas apalagi sampai berani menyinggung soal kejadian kemarin di kamar mayor Jordan. mereka menganggap saat itu mereka sedang buta dan tuli saja sehingga tidak melihat apa-apa ataupun mendengar sesuatu.


Jordan memimpin dan mengawasi setiap latihan yang dilakukan oleh prajurit setiap hari. tetapi kali ini mayor Jordan lebih memilih untuk berdiam diri di kamarnya seharian ini, bukannya sang mayor mau melarikan diri dari desas desus kabar burung yang tersebar di seluruh camp militer yang dibawahinya akan tetapi mayor Jordan lebih pusing lagi setelah menerima telepon dari ayahnya beberapa jam yang lalu.


**


Beberapa saat yang lalu ketika mayor Jordan sedang olahraga lari pagi seperti biasanya yang dia lakukan di pagi hari. derrtt... derrtt ... handphone miliknya bergetar, mayor Jordan berhenti sejenak dan menerima telepon itu. ya panggilan itu memang dari ayah mayor Jordan. Jendral William Johnson yang merupakan pensiunan prajurit yang baru saja memutuskan untuk mengambil pensiun tahun lalu.


" Hallo... Papa, ada keperluan apa papa menelpon aku sepagi ini" ucap mayor Jordan dingin.


" Sampai kapan kau akan selalu berada di dalam camp mu itu...pulanglah, kakekku sedang sakit-sakitan. ia ingin bertemu denganmu, besok pagi datanglah ke Rumah Sakit Militer di pusat kota jika kamu masih ingin bertemu dengan kakek kesayangan mu" ucap William yang kemudian mengakhiri panggilan teleponnya.


setelah menerima telepon dari papanya mayor Jordan melanjutkan lari paginya. kepalanya sedang pusing sekarang dan itu diperburuk ketika mayor Jordan secara tidak sengaja lewat didepan dapur umum kemudian mendengar semua gosip yang tersebar tentang dia dengan adik kolonel Bayu yaitu Atea. kejadian yang terjadi secara tidak sengaja malah membuat heboh se isi camp.


" Aku harap orang tua satu ini tidak sedang bermain taktik denganku dengan menggunakan nama kakek, jika tidak aku sama sekali tidak berminat untuk pulang dan mengikuti rencana gilanya itu. baiklah...besok aku akan pulang dan mengunjungi kakek dan juga mama" gumam mayor Jordan.

__ADS_1


mayor Jordan mulai menyiapkan beberapa barang untuk di bawa pulang, itu tidaklah banyak hanya dua potong baju santai satu set seragam dinas. mayor Jordan menyerahkan urusan camp kepada Joni selama dia pulang ke rumah untuk beberapa hari.


mayor Jordan memanggil orang kepercayaan nya, untuk mengemban tugas semetara saat dia tidak berada di camp. Beberapa saat kemudian datanglah kolonel Joni menghadap mayor Jordan diruangan kerjanya.


"Joni...aku serahkan segala urusan camp militer ini kepadamu selama beberapa hari saat aku tidak ada disini, jika ada masalah penting dan mendesak, kamu bisa menghubungiku segera" pesan mayor Jordan kepada kolonel Joni yang merupakan bawahan kepercayaan mayor Jordan selain kolonel Bayu.


" Siap Laksanakan Mayor....saya akan melaksanakan perintah sesuai dengan arahan dari Mayor Jordan" ucap kolonel Joni seraya memberi hormat kepada mayor Jordan.


------*****-------


KLIK LIKE DAN FAVORITIN NOVEL INI YA


#BERI PENILAIAN DAN KRISANNYA YA...


BACA JUGA


👉 GADIS TOMBOMANISKU


👉MY EVIL TWIN SISTER 💕

__ADS_1


SEE U NEXT TIME...


CAYOOOO....


__ADS_2