
Di dalam kamar Bayu
atea yang mulai bosan di kamar Bayu, mulai memikirkan cara mengatasi kebosanannya. Bayu berpesan agar atea tidak kemana-mana dan berada dikamar sampai Bayu kembali ke kamar. atea adalah atea, mana bisa dia hanya berdiam diri ditempat yang sama dengan waktu yang lama.
" Haiiiisss...Kak Bayu kemana sih, lama banget...aku sudah kelaparan dan bosan di dalam kamar terus dari tadi" gerutu atea sambil mengacak-acak ransel yang dibawanya dari rumah, berharap ada camilan yang tersisa tetapi dia hanya menemukan sebotol softdrink saja.
" cuma minimuman doang, mana kenyang. aku mau jalan-jalan keliling camp ajalah, siapa tahu ketemu kak Bayu" gumam atea.
atea keluar dari kamar Bayu dan berkeliling camp sambil minum softdrink yang ia ambil dari ransel tadi. atea berhenti sejenak didekat dekat pohon, minuman yang diteguk telah habis.
" yah..udah habis aja ini minuman, tempat sampa dimana ya" atea menoleh ke kanan dan ke kiri, dia tidak menemukan empat sampah. atea melempar botol minumannya dengan sembarangan karena tidak ada tempah sampah disekitarnya. tuiing pukk....botol itu mendarat tepat diatas kepala Jordan yang tengah duduk santai dibawah pohon.
" setan...siapa yang berani buang sampah sembarangan" Jordan segera berdiri dan melihat-lihat sekitar untuk mencari pelakunya.
Jordan tidak melihat siapapun kecuali seorang gadis yang tengah duduk dikursi taman Jordan mengamatinya dari kejauhan.
siapa gadis ini, dilihat dari pakaiannya dan postur tubuhnya seperti bukan prajurit wanita. lagian disini camp untuk prajurit laki-laki, kenapa ada wanita??? jangan-jangan dia mata-mata yang sedang menyusup(pikir Jordan). Jordan menyergap atea dari belakang.
"tertangkap kau, katakan kau siapa dan siapa yang menyuruhmu kesini"ucap Jordan yang menggenggam tangan atea dan menariknya ke belakang punggung atea.
"Ou..ouugh...sakit, lepaskan...sakit" rintih atea.
" siapa kamu...katakan??" bentak Jordan.
"Hik...hik...kak bayu, tolong aku..." teriak atea menangis kesakitan, tetapi ini hanya akting saja. atea mencari celah agar Jordan lengah.
__ADS_1
" Bayu...kamu bilang kak Bayu..." ucap Jordan.
saat Jordan lengan are menginjak kaki Jordan sepenuh tenaga. jeekk...Jordan yang kaget melepaskan genggamannya. atea segera berlari.
"uyee...weeekk" atea menjulurkan lidahnya dan menarik kelopak bawah matanya denga jari untuk meledek Jordan. Jordan segera mengejar atea. secepatnya apapun atea berlari tidak akan dapat mengalahkan kecepatan lari Jordan.
atea berlari menuju kamar Bayu dan berusaha menutup pintu tetapi sebelum pintu tertutup sempurna, Jordan mendorongnya hingga terbuka sepenihnya. atea berdiri didekat tempat tidur, Jordan sengaja menutup pintu kembali agar gadis nakal ini tidak kabur lagi.
" ku ulang sekali lagi siapa kamu, kenapa ada disini" Jordan semakin mendekat sedangkan atea mundur perlahan-lahan. ketika Jordan akan menangkap atea, atea berusahan mendorongnya tetapi malah terpeleset dan secara spontan menarik baju Jordan hingga keduanya jatuh diatas tempat tidur.
ceklakk...Bayu membuka pintu, ketika Bayu masuk ia kaget dengan pemandangan yang di lihat di depannya, Jordan dan atea diatas tempat tidur. posisi Jordan tepat berada diatas tubuh atea yang tengah tersingkap roknya dengan tangan Jordan diatas pahanya. Bayu cuma bengong melihat keduanya.
" ka...kakak tolong aku" teriak atea.
Jordan segera bangkit dari tempat tidur dan mengancingkan bajunya yang terbuka karena ditarik oleh atea. atea langsung berlari ke arah Bayu dan bersembunyi dibelakangnya.
Jordan melihat kearah kolonel Bayu dengan wajah menuntut penjelasan.
" kolonel Bayu ada yang ingin kamu jelaskan kepadaku" ucap Jordan yang duduk ditepi ranjang Bayu.
" kak Bayu, pukul dia...dia tadi sudah menyentuh tubuhku, heh...kamu harus menikahi aku" teriak atea sambil menunjuk kearah Jordan.
"haiiiisss....bocah kecil ini, kolonel Bayu jelaskan kepadaku sekarang" teriak Jordan.
Bayu yang gemetar sampai tidak bisa mengucapkan kata-kata.
__ADS_1
" atea...matilah aku apa yang kau lakukan sebenarnya, kau tidak tahu siapa dia" bisik Bayu kepada atea.
" aku tidak takut denganmu" ucap atea
" atea diam" ucap Bayu.
" kolonel bayuu..." ucap Jordan sekali lagi menunggu jawaban.
" mayor jendral Jordan, inilah atea adikku....dia datang kesini tidak memberi kabar sebelumnya, karena sudah malam saya membawa dia kesini. besok saya akan mengantarkan dia pulang" jelas kolonel Bayu.
" adikmu, apa kau tahu...aku hampir saja membunuhnya karena ku kira penyusup dan mata-mata. besok antar dia pulang, aku tidak ingin ada wanita disini" ucap Jordan dingin kemudian meninggalkan kamar kolonel Bayu.
" baik mayor" jawab kolonel Bayu.
sial...mayor jendral, kakak tadi bilang dia mayor jendral. usianya tidak begitu jauh dengan kakak, bahkan lebih muda tetapi pangkatnya sudah begitu tinggi. berarti dia adalah atasan kak Bayu, pantas saja kak Bayu takut sekali dengannya (pikiran atea).
pletakk...Bayu menyentil kepala atea.
" ouugh...sakit" kelu atea.
" itu tak seberapa, kau hampir saja membuat aku mati berdiri" ucap Bayu menyerahkan kotak makanan yang ia bawa untuk atea. setelah selesai makan, atea tidur di ranjang dan Bayu tidur diatas sofa.
------*****---------
KLIK LIKE DAN FAVORITIN NOVEL INI YA
__ADS_1
BERI PENILAIAN KALIAN JUGA YA...
SEE U NEXT TIME....