Racun cinta: Gadis Kecil Nakal

Racun cinta: Gadis Kecil Nakal
Episode 25 Ayam kecil


__ADS_3

Cuiit cuiit cuiit suara kicauan burung-burung dipagi hari. Hoaammm.... Atea baru membuka matanya dan menggeliat merenggangkan tubuhnya. " Jam berapa ini?" melirik ke arah jam dinding yang tergantung di sebelah atas meja riasnya." Emm...jam 9" melihat masih samar-samar dan belum sadar sepenuhnya "Hah...Apa!Jam 9!" Cepat-cepat bangun bangun dan berlari ke kamar mandi. Bruaakk... membanting pintu kamar mandi dengan keras dan segera melucuti pakaiannya untuk mandi. Mandi secara kilat dan cepat, menggosok gigi, dan cuci muka hanya dalam waktu 15 menit. Biasanya mandi cantik sampai 30 menit lebih di dalam kamar mandi. Setelah selesai ia segera keluar dan berganti pakaiannya.


" Ah...gila! ini anak perawan, apa anak ayam? bangun siang banget" Gumam Bayu yang sedari tadi menunggu adiknya bangun dan pamitan dengannya karena harus balik lagi ke camp.


" Anak ayam saja, bangunnya lebih pagi dari dia" menanggapi ucapan Bayu yang sedang duduk santai bersamanya di halaman belakang.


" Ha...ha...Kamu benar juga. Sial banget laki-laki yang menikah dengannya, bisa mati kelaparan itu kalau pagi" Bayu tertawa terbahak-bahak, sedangkan Jordan wajahnya mendadak pucat pasi. Sial...apa dia sedang menyindirku. Dasar bodoh! Aku tidak akan mati hanya karena tidak sarapan juga" gumamnya dalam hati.


Atea Keluar dari kamarnya, berlari kesana-kemari di dalam rumah mencari kakak kesayangannya. " Kak...Kak Bayu" mengintip sedikit dari pintu kamar yang ia buka perlahan, ia takut kalau salah lihat Jordan lagi dengan Bayu. Ya walaupun sama-sama ganteng tetap saja mereka beda.


" Eh...kak Bayu tidak ada" Berjalan ke depan menuju teras rumah. ?membuka pintu utama dengan cepat" Kak.." Berlari menuju kursi santai di teras" Puh...kok gak ada lagi, dimana sih?" mulai sebal dengan wajah cemberut dan bibir manyun. berjalan dengan menghentakkan kaki, drap...drap..drap.. berjalan menuju ruang makan. ternyata kosong, lanjut lagi ke dapur, tidak ada juga" Kak...kamu bukan setan kan? yang menghilang begitu saja" teriaknya.


Jordan yang mendengar teriakan Atea , ia berkata" Itu...si pembuat onar sudah bangun, cepatlah temui dia atau dia akan merobohkan rumahmu dengan teriakannya"


"Biarkan saja, nanti juga sampai disini. kita hitung saja, satu...dua..ti.."


"Kakak..." berlari ke arah Bayu dan Jordan yang sedang mengobrol bersama.


" Benarkan, apa kataku" Bayu menengadahkan tangan dan mengangkat kedua bahunya.


Atea berlari ke arahnya dan memeluk kakaknya dari belakang" Kakak mau kemana?" bertanya saat melihat Bayu sudah memakai pakaian rapi dan tas ransel besar tepat berada di sampingnya.

__ADS_1


" Mau balik ke camp, cuma nunggu kamu saja dari tadi" meminta adiknya itu untuk duduk disebelahnya" Sini" pintanya.


Dengan wajah cemberut dan Sorot mata marah dan mengintimidasi, ia melihat ke arah Jordan" Ini...ini pasti kamu kan! Yang meminta kak Bayu balik dengan Cepat!" tidak terima dan curiga semuanya karena perintah mayor resek itu. Melipat kedua tangannya di depan dada, membuang muka dan memejamkan mata " Pokoknya aku tidak mau tahu, kakak balik. Titik!" tidak mau menerima alasan bentuk apapun.


" Hey...gadis nakal, Kakak ini Dinas bukan liburan. Jadi kalau cutinya sudah habis, Ya harus balik" Jelas Bayu, dan berusaha membujuk supaya atea mau mengerti keadaannya.


" Tapi...Aku masih kangen dengan kakak?" melihat ke arah Bayu dengan wajah memelas seperti kucing kecil yang imut.


" Haiiiist...Kau menggodaku lagi dengan wajah itu" Bayu paling tidak bisa menolak, jika melihat tingkah dan wajah imut Atea saat meminta sesuatu.


" Puh...Kalian ini, Dia ini hanya balik ke camp saja. Bukan mau ikutan perang dunia II, Kau bisa mengunjungi dia kapan saja" Jordan mengomentari perilaku Atea yang sedikit keterlaluan dan terlalu manja itu.


" Huh...Apa sih, Kenapa tidak kamu saja yang balik sana!" Sebal dengan perkataan Jordan dan secara tidak langsung mengusir laki-laki tampan dan gagah ini.


" Gak mau! Kenapa aku harus minta maaf! Dia saja tadi ngatain aku ayam saja, tidak minta maaf. Kalian pikir aku tidak dengar" Marah-marah dengan serius, wajah cemberut dan mengerutkan kedua alisnya.


"Puff...Ha..ha" Jordan dan Bayu tertawa melihat ekspresi wajah jelek Atea.


" Eh.. mereka kenapa tertawa" Atea meraba-raba seluruh mukanya, takut jika mungkin masih ada sisa make up di wajahnya yang belum merata atau ia tadi mandi kurang bersih dan masih menyisakan sisa-sisa sabun mandi.


" Dasar ayam... tadi yang ngatain kamu itu kakak, kenapa kamu marah marahin Jordan?. Sudah kakak harus segera berangkat, tadi sudah pamit ke nenek juga. Cuma menunggu ayam bangun sampai kesiangan begini" berdiri mengelus rambut adiknya dan mencium keningnya" Cup...Kakak berangkat dulu ya".

__ADS_1


Mereka bertiga berjalan ke halaman depan rumah untuk mengantar Bayu. Sesampainya di halaman rumah, Bayu membuka pintu mobil dan meletakkan tas ranselnya ke dalam mobil. Kemudian ia masuk ke dalam mobil, sebelum ia berangkat, Bayu berkata" Mayor titip ayam kecilku ya..." melambaikan tangan sambil tersenyum.


" Oke" Jawabnya membalas lambaian tangan Bayu.


"Idih...siapa juga yang mau di jaga olehnya, bisa-bisa mati berdiri aku kalau dekat-dekat sama mayor resek dan galak ini" gumamnya pelan kemudian pergi meninggalkan Jordan sendiri di luar dan ia masuk ke dalam rumah.


Jordan cuma tersenyum menyeringai" Ayam kecil, saatnya aku balas dendam kepadamu. beraninya kau menindas ku dari kemarin" Jordan berjalan mengikuti Atea memasuki rumah. bruaakk...menutup pintu dengan cepat.


Atea yang kaget langsung menoleh, ada tangan dengan lengan kekar menariknya dari belakang" Eh" ia tidak sempat menghindar.


------*****-----


#KLIK LIKE DAN FAVORITIN NOVEL INI YA


# BERI PENILAIAN & DUKUNG AUTHOR YA


BACA JUGA


👉 GADIS TOMBOMANISKU


👉MY EVIL TWIN SISTER 💕

__ADS_1


SEE U NEXT TIME...


CAYOOOO


__ADS_2