Rajaku Adalah Kekasih Ku

Rajaku Adalah Kekasih Ku
Episode 23


__ADS_3

ya meskipun aku tak tau siapa yang akan di ajaknya untuk makan malam bersama dengan kami. Tapi aku sangat tak semangat untuk memasak sekarang. Meskipun begitu aku tetap memasak makanan yang di pesankan oleh cristyan.


Setelah selesai memasak dan mendinginkan nasi untuk tamu itu dan juga cristyan aku melihat jam ternyata sudah jam setengah 8 malam. Aku pergi mandi setelah selesai aku keluar dari kamar dan melihat cristyan bersama dengan seorang wanita ya wanita yang tadi aku lihat saat di restoran aku berjalan ke arahnya dan berdiri tepat di samping wanita itu


“eh bel kenalin ini Griselda dan sel ini belva.” Kata cristyan kepada ku dan wanita dia sebelahnya


“Griselda panggil aja selda.” Kata waniat itu kepada ku


“oh aku belva panggil aja bel.” Kata ku kepada selda


“kamu sudah masak kan?” kata cristyan kepada ku


“iya usdah itu sesuai yang kamu minta.” Kata ku kepada cristyan


“oh oke ayo makan.” Kata cristyan sambil menarik tangan wanita yang bernama Griselda itu


Setelah itu kami pun mulai makan cristyan memuji makanan ku tapi dia hanya berbicara kepada Griselda tak berbicara kepada ku.  Jadi aku hanya diam saja sepanjang makan malam berlangsung. Setelah makan malam cristyan meminta ku untuk mengupaskan buah untuk selda aku mengupasnya dan membawakannya kepada nya. Setelah tiu kami berbincang bincang ya lebih tepatnya cristyan dan selda yang berbicara aku hanya banyak diam saja. Dan aku tau kalau selda itu adalah mantan cristyan atau bisa di sebut dengan cinta pertama cristyan.


Aku sekarang sedang membereskan kamar untuk ku dan selda ya aku di suruh tidur di kamar sebelah sedangkan selda tidur di kamar utama kalau cristyan dia akan tidur di sofa depan TV katanya. Setelah selelsai memindahkan


baju baju dan barang barang ku aku pun mulai membereskan semuanya di kamar baru ku setelah selesai aku pun mandi lagi karena tadi kotor akibat kejatuhan beberapa barang yang sudah sangat kotor.

__ADS_1


Aku berbaring sambil menatap langit ;angit kamar ya biasanya aku menatap langit langit kamar bersama dengan cristyan dan dia memeluk ku dengan sangat erat. Tapi sekarang tidak ya aku harus sadar diri lah dengan apa yang


terjadi aku hanya lah seorang wanita murahan dan tak berpendididkan sedangkan Griselda dia wanita yang berpendidikan dengan kehormatan yang tinggi. Saat memikirkannya aku mulai lelah jadi aku memutuskan untuk tidur,


Sekarang aku sedang memasak ya tadi jam 5 pagi cristayn membangunkan ku kalau aku harus memasak untuk Griselda karena dia tak bisa makan roti saat di pagi hari. Setelah selesai memasak aku pun kembali ke kamar


dan membaca beberapa novel dan komik aku sangat malas untuk mandi. Aku mendengar dari luar kalau cristyan sudah berangkat ke kantor tak lama kemudian pintu kamar ku terbuka ternyata Griselda masuk.


“hai.” Kata ku kepada Griselda


“aku capek pijitin aku donk.” Kata Griselda kepada ku


Aku pun mulai memijit punggungnya setelah selelsai memijit punggungnya dia memintak ku untuk membuatkan susu untuknya setelah itu aku kembali ke kamar dan kembali meneruskan membaca novel kembali saat melihat jam


sudah siang aku memutuskan untuk mandi. Setelah selesai mandi aku melihat Griselda sedang duduk di kasur ku


“ada yang bisa aku bantu?” kata ku kepada Griselda


“tolong cuci kan baju ku ya. Sudah aku tarus di depan kamar tuh di keranjang.” Kata Griselda kepada ku


“oke.” Kata ku kepada Griselda

__ADS_1


“hati hati ya mencucinya soalnya baju ku mahal mahal.” Kata Griselda kepada ku


“baik.” Kata ku kepadanya


Setelah itu dia keluar dari kamar ku aku pun mulai berpakaian dan mengeringkan rambut ku dengan head dryer agar cepat setelah setelah selesai aku mengambil baju baju yang sangat banyak itu dan membawanya ke ruang cuci dan memasukannya ke dalam mesin cuci sesuai warna karena aku tak ingin bajunya menjadi luntur karena diri ku. Setelah selesai aku pun mulai membereskan dan membersihkan rumah karena sangat kotor.


Selda sedang tiduran sambil melihat TV dengan sebuah snack di tangannya. Setelah selesai membersihkan semuanya aku kembali ke kamar untuk kembali membaca novel tak lama kemudian selda memanggil diri ku aku berjalan dengan malas ke arahnya. Aku bertanya ada apa dan dia memintak ku untuk membuatkannya susu stelah selesai membuatkannya susu aku kembali ke kamar dan membaca novel.


Saat aku melihat jam ternyata sudah jam 6 sore aku berjalan ke dapur dan melihat cristyan sedang menyiapkan makanan. Aku bertanya untuk apa dan katanya dia membelikannya untuk selda karena tadi cristyan di telfon oleh selda kalau dia ingin makan daging dari restoran. Aku juga di belikan oleh cristyan tapi aku tak berselera untuk makan karena kata cristayn aku tak perlu masak aku masuk ke kamar dan mandi setelah selesai aku tiduran di kasur sambil menatap langit langit tak lama kemudian cristyan masuk ke dalam kamar ku dan berjalan ke arah ku. Aku dan dirinya berbincang bincang sebentar.


Saat cristyan akan mencium bibir ku selda memanggilnya akhirnya cristayn pun keluar dari kamar ku saat di luar aku mendengar kalau cristyan ke dalam kamar ku hanya untuk berbicara tentang beberapa hal setelah itu aku tak


mendengar pembicaraan mereka lagi. Aku memutuskan kembali membaca novel ya novel ramontis aku sangat ingin sekali hidup di dalam dongeng dengan akhir yang bahagia tapi aku rasa aku tak akan bisa bahagia. Setelah tiu aku pun tidur.


Saat bangun di pagi hari aku kaget karena aku melihat jam ternayata sudah jam 9 pagi aku bangun dan berlari ke dapur untuk memasak untuk cristyan dan selda tapi saat aku akan membuka pintu kulkas aku menemukan sebuah


memo untuk ku dan itu dari cristyan. Di dalam memo itu tertulis kalau aku tak perlu memasak karena selda dan cristyan akan makan pagi dan makan siang di luar. Tapi harus masak untuk makan malam.


Aku kembali ke kamar dan tiduran  sambil menatap langit langit kamar ya mungkin itu menjadi kebiasaan ku sekarang dengan menatap langit langit kamar. Aku mengambil komik untuk membuat ku tertawa tapi nihil meskipun aku membaca komik yang sangat lucu itu tak membuat ku tertawa. Aku berjalan ke kamar mandi dan mulai berendam agar pikiran ku tenang aku menambahkan beberapa pengharum agar pikiran ku ikut tenang dan


untungnya kamar mandi ku ada sebuah kaca yang sangat lebar sehingga aku bisa sambil berendam sambil melihat ke arah kota paris yang sangat besar.

__ADS_1


__ADS_2