
"Kami dari kampung sebelah kami ke sini karena ada kepentingan mendesak dan ada tugas yang harus kami jalankan dan ini adalah tempat tinggal ayah saya tapi sesampainya di sini saya tidak tahu di mana letak rumah itu. Dan sudah cukup lama juga kami berputar-putar di wilayah ini tapi tetap raja tidak menemukan rumah itu." Kata Chen kepada wanita itu.
"Dan kau nona siapakah namamu apakah kami boleh tahu?" Kata Jianzhen kepada wanita itu.
"perkenalkan nama ku Bao.kalian bisa memanggil ku dengan sebutan Bao. Dan jika kalian sedang mencari baju untuk wanita ataupun laki-laki kalian bisa datang ke toko buku karena kalian orang baru di kota ini saat kalian datang nggak tahu buku aku akan memberikan potongan harga kepada kalian." Kata Bao kepada mereka.
"Baiklah kalau begitu kita akan datang ke toko mu. Jadi apakah rumah yang sedang kita cari masih jauh?" Kata Liu kepada Bao.
"Tidak tidak terlalu jauh kok masih beberapa rumah lagi yang harus kita lewati." Kata Bao kepada mereka
Sarapan sampai bao bertemu dengan pedagang ikan yang sering dia beli ikannya yaitu paman Lee wei.
"tunggu sebentar ya aku hanya akan menyapa paman Lee wei saja" kata bao kepada mereka.
"Baiklah" kata mereka kepada bao.
"Hai... paman Le Wei bagaimana apakah dagangan hari ini banyak yang laku?" Kata Bao
"Yaaa begitulah sama seperti hari sebelumnya hari ini hanya dua ekor ikan saja yang terjual. Coba saja raja kita bisa datang kesini dan membantu para nelayan ikan-ikan harganya mahal sedangkan kita harus membayar pajak dengan angka yang sangat besar sedangkan sudah satu minggu ini penjualan ikan sangat menurun." Kata paman Le Wei kepada bao sambil memperlihatkan ikan ikan yang masih banyak di Bak dekat paman lee wei.
"Hmmm... sudahlah paman semoga hari ini ikat kamu banyak yang laku dan kau dapat membayar pajak dan aku harap juga begitu saja kita bisa datang ke sini ya dan menurunkan angka pacar yang sangat tinggi itu aku pun juga sangat keberatan dengan naiknya pajak bahkan saja pun tak memikirkan rakyatnya dia dengan teganya menaikkan pajak hingga 200Yuan akupun yang menjual baju-baju pun suka kebingungan membayar pajak setiap bulannya dengan angka yang sangat tinggi itu." Kata Bao kepada paman lee wei
"Oiya di belakangmu itu siapa Apakah mereka semua pacarmu lah mereka sangat tampan cocok sekali dengan dirimu yang sangat cantik itu" kata paman Lee wei kepada bao sambil melihat ke arah chen dan juga sahabat sahabatnya.
"Bukan mereka datang dari desa sebelah dan mereka ingin menempati rumah di ujung sana mereka sudah berputar-putar di kota dan tidak menemukannya jadi aku antar saja mereka" kata Bao kepada paman Lee Wei
"Oh rumah itu" kata paman Lee Wei.
__ADS_1
"Iya.. Ya sudah kalau begitu aku pergi dulu ya paman aku juga harus mengantarkan mereka dan kembali lagi ke toko Kasihan nenek penjaga toko sendirian" kata Bao.
"Iya baiklah" kata paman Lee Wei
"Ayo" kata bao kepada Chen.
Tak lama kemudian mereka pun sampai di rumah itu dan Sesampainya di sana mereka terkejut ia Bagaimana tidak terkejut karena rumah itu sangat kotor sekali.
"Wah rumah ini sangat kotor dan berdebu. Seharusnya sebelum kalian datang kalain menyuruh seseorang untuk membersihkan rumah ini karena rumah ini sangat kotor sekali Coba lihat bahkan debunya sudah sangat tebal ya Aku tidak heran sih karena rumah ini sudah tidak ditempati selama bertahun-tahun bahkan sudah sangat lama sekali rumah ini tidak ditempati mungkin sudah belasan tahun atau 15 tahun lah aku juga tidak tahu." Kata Bao kepada mereka
"Yah Apakah kau tahu seseorang yang bisa kami suruh untuk membersihkan rumah ini hingga bersih kami juga tidak bisa tinggal di tempat yang kotor ini" kata Chen sambil melihat ke arah rumah
"Ya aku tahu kok seseorang yang bisa membersihkan rumah ini tapi mungkin butuh seharian untuk membersihkan rumah ini karena rumah ini cukup luas dan butuh waktu lama untuk membersihkannya jadi untuk sementara waktu kalian bisa tinggal di hotel yang ada di dekat sini dulu dan dan orang itu bisa membersihkan rumah ini dengan" kata Bao kepada Chen dan teman temannya.
"Hmm... Ya baiklah kalau begitu kau cari saja seseorang yang bisa membersihkan rumah ini kalau bisa aku ingin besok pagi-pagi aku sudah bisa menempati rumah ini dan Bisa tolong antarkan aku ke hotel yang dekat dengan perkotaan karena nanti malam aku harus bertemu dengan seseorang yang sangat penting" kata Chen kepada Bao.
"Hmmm… oke tapi sebelum aku mengantarkan kalian ke hotel kalian ikut aku terlebih dahulu ke rumah orang yang akan membersihkan rumah ini dan kalian harus langsung membayarnya karena kalau kalian membayar mereka besok setelah membersihkan rumah ini aku takutnya kalian ini penipu jadi di Aku harap kalian bisa membayarnya lebih dahulu kita sudah dibuat kesusahan oleh raja dengan adanya kenaikan pajak yang tidak tanggung-tanggung dan juga hal-hal lainnya jadi Bagaimana apakah kalian sanggup Membayarnya di awal?" Kata Bao kepada Chen.
"Ya baiklah." Kata Bao
Mereka pun langsung pergi dari rumah itu dan menuju ke rumah orang yang akan membersihkan rumah itu setelah membahas tentang upah dan mereka menyetujui nya maka Chen pun langsung mengajak Bao untuk mengantarkan mereka ke hotel yang karena sudah seharian ini sejak jam 12.00 malam Chen dan teman temannya masih belum tidur dan juga belum makan. Sesampainya di hotel bao pun pergi meninggalkan chen dan sahabat sahabatnya. Chen dan yang lainnya pun langsung tidur karena nanti malam mereka harus mencari informasi. Setelah itu mereka pun langsung tidur
Sekitar jam sembilan malam berapapun pergi ke kota untuk mencari informasi tetapi sesampainya di sana mereka tidak menemukan informasi apapun seperti ada yang disembunyikan dan seperti ada yang menyuruh orang-orang di kota untuk tidak berbicara tentang keadaan kota ini yang sebenarnya.
Keesokan nya chan dan pengawas pribadinya mulai menyusuri pasar dengan menyamar sebagai rakyat biasa mereka pun mulai berbelanja beberapa bahan untuk dimakan bersama dengan sahabat-sahabat nya yang lain. Setelah selesai berbelanja jean mencoba mencari informasi informasi mengenai pajak dan juga bahan-bahan makanan lainnya yang sudah mulai langkah dan juga bahan makanan yang sangat mahal dengan harga harga yang tidak wajar bahkan beberapa bahan makanan dijual dengan harga yang sangat tinggi padahal saat sebelum keluar dari istana chen dan para sahabat sahabatnya melihat data-data bahan makanan dan keuangan yang ada di kerajaan semuanya wajar wajar saja bahkan harga makanan dan bahan-bahan makanan atau bumbu bumbu makanan dijual dengan harga standar yang bisa di berdiri dengan rakyat rakyat kecil tapi berbanding berbalik setelah chen dan Liu langsung meninjau nyata pasar.
" maaf yang mulia kita harus bagaimana sekarang bahkan bahan-bahan makanan dan juga rempah-rempah di sini sangat mahal sekali bukankah baru kemarin kita melihat data-data di kerajaan kalau harga-harga bahan makanan dan juga rempah-rempah semua harganya stabil dan tidak ada kenaikan harga apapun dan juga pacar yang naik dengan sangat besar bahkan yang mulia sendiri mendengar kemarin kalau pajak dinaikkan hingga 200 hz itu sangat besar sekali yang mulia pagi rakyat kita" kata liu kepada chen.
__ADS_1
" tolong jangan memanggilku dengan sebutan yang mulia karena jika ada orang yang mendengarnya maka orang-orang akan curiga dengan kita maka kau harus memanggilku kakak saja itu sudah lebih dari cukup dan ia aku juga heran mengapa harga-harga bahan pangan yang dijual di pasar sangat berbanding berbalik dengan yang ada di data-data kerajaan aku yakin ini ada pihak-pihak yang mengambil hak-hak yang seharusnya tidak mereka ambil aku akan terus menyusuri pasar dan kau pergi cari tahu tentang pasar ini siapa saja yang mengurus keuangan yang berasal dari pasar ini dan juga cari tahu juga pengeluaran dan pemasukan yang sesungguhnya karena aku tidak ingin rakyat sayangku sengsara seperti ini" kta chen kepada Liu
" baik yang mulia eh maksud saya apa kak saya akan melaksanakan perintah kakak kalau begitu saya pergi dulu untuk mencari informasinya" kata Liu kepada chen.
Chen pun mengangguk kan kepalanya setelah itu liu pergi untuk mencari informasi yang sudah diperintahkan oleh chen. Sementara itu Chen tidak kembali ke rumahnya melainkan dia terus menyusuri pasar-pasar karena dia ingin mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di pasar ini karena ini sangatlah tidak wajar setelah cukup lama dan berputar-putar di pasar chen tak sengaja melihat seorang wanita yang dia benar ya siapa lagi kalau bukan bao. Chen melihat Bao sedang menjual baju baju yang ada di toko itu tanpa berfikir panjang chen pun menghampirinya.
"Oh… hai tuan muda. Ada yang bisa saya bantu" kata Bao kepada chen. Saat mendengar tuan muda chen mengerutkan keningnya ya apa dia tau kalau dia adalah putra mahkota
"Tuan muda?" Kata chen kepada bao.
" iya tuan muda bukankah kemarin kau tak mengatakan siapa namamu jadi yang sudah aku memanggilmu dengan sebutan tuhan muda saja dilihat dari penampilanmu sepertinya oh bukan dari keluarga yang biasa-biasa saja apakah keluargamu berasal dari kerajaan atau menteri-menteri dari kerajaan?" Kata Bao kepada chen
"Tidak bukan keluargaku adalah seorang pedagang" kata chen kepada Bao
"Oh... begitu ya sudah kalau begitu jadi apakah boleh aku tahu siapa namamu wahai tuhan mudah yang tampan?" Kata Bao sambil memaninkan matanya membuat chen terkekeh kecil.
"Panggil saja Chen" kata chen kepada bao.
"Oke jadi apa yang kau lakukan di pasar ini mengapa kamu hanya sendiri di mana teman-temanmu yang kemarin oh aku sedang berbelanja jangan heran di sini memang sedikit mahal" kata bao kepada chen bao berbisik kepada can saat mengatakan sedikit mahal.
"Iya di kotaku bahan-bahan makanan dan juga rempah-rempah tidak semua hal di kota ini aku juga heran mengapa bahan makanan dan juga rempah-rempah sangat mahal di kota ini" kata chen kepada Bao
"Yaa itu semua karena adanya perintah dari kaisar beberapa minggu yang lalu ada beberapa pasukan dari kerajaan menempelkan spanduk di tengah-tengah kota dan juga di tengah-tengah pasar memberitahukan bahwa bahan-bahan makanan dan juga rempah-rempah makanan akan naik hingga 5%. Jadi kebetulan gak ya rakyat saja semakin sedangkan raja makin kaya. Hmmm udahlah gak usah membahas itu pusing jika membahas hal itu jadi apa maksudmu datang kesini apakah aku ingin membeli baju-baju untuk kau pakai dan juga untuk kau berikan kepada teman-teman mu itu tenang baju-baju di sini kualitasnya bagus dan dijamin kok kok bisa lihat sendiri di dalam" kata bao kepada chen sambil.menunjuk ke arah pintu yang mengarah ke dalam.
Setelah itu chen pun masuk bersama dengan bao. Game membeli beberapa baju untuk ya kenapa ya karena kasim Lee membawakan baju-baju yang sangat mewah jadi jika dia memakainya maka orang-orang akan tahu kalau dia berasal dari kerajaan dan dia tidak ingin itu terjadi karena dia harus mencari informasi-informasi tentang rakyat sakitnya dia juga tidak lupa membeli beberapa baju untuk dikenakan oleh pengawal pribadi nya dan juga sahabat-sahabat nya setelah selesai membayar. Chen pun membawa semua hasil belanjaannya pulang sesampainya di sana chen mulai bercerita kepada sahabat sahabatnya tentang hal yang tadi dikatakan oleh bao.
" apa apakah benar yang kau katakan itu Chen ini sangatlah tidak wajar baru kemarin kita lihat buku keuangan di kerajaan dan kau lihat sendiri bukan kalau harga pangan dan juga rempah-rempah stabil bahkan tidak ada kenaikan selama 3 tahun belakangan ini tapi mengapa beberapa minggu yang lalu ada orang berasal dari kerajaan berani menaikkan pangan dan juga rempah-rempah hingga 5% apakah kau tidak menanyakan siapa yang menempelkan spanduk itu di tengah kota hingga di pasar?" Kata Fengying
__ADS_1
" entahlah aku juga tidak tahu aku tadi mau bertanya kepada wanita itu tapi ya aku takut dia kan curiga kepadaku maka dari karena itu aku tidak lagi bertanya dan lihat aku membeli beberapa baju untuk kalian pakai karena baju-baju kalian sangatlah mewah dan orang-orang akan tahu kalau kalian berasal dari kerajaan bukan dari luar kota jadi letakkan pakaian pakaian kalian jangan sampai kalian memakainya lagi dan pakailah baju-baju ini" kata chen sambil melemparkan bungkusan ke arah sahabat sahabatnya.
Tidak terasa sudah 1 bulan lamanya chen dan para sahabat sahabatnya berada di kota itu dan mereka pun sudah mulai mengumpulkan bukti-bukti sedikit demi sedikit siapa saja yang berani menaikkan harga pangan dan juga rempah-rempah hingga 5% dan juga mereka pun sedikit demi sedikit sudah mulai mendapatkan informasi informasi. Ya walaupun hanya sedikit tapi mereka sudah dapat bergerak untuk mencari pelakunya dan mereka rasa pelakunya berasal dari kerajaan tapi ya tentu saja mereka masih belum tahu pastinya siapa pelaku sebenarnya.