Rajaku Adalah Kekasih Ku

Rajaku Adalah Kekasih Ku
Episode 9


__ADS_3

“cukup kalian kembali berkerja.” Kata pak


richat kepada para pelayan


Semua pelayan keluar terutama teman teman


ila begitu pun dengan dina. Saat semua pelayan sudah keluar kepala pelayan


berjalan menghampiri ku dan membungkukkan badannya di depan ku


“eh apa yang kamu lakukan?” kata ku


kepada pak richat


“maaf nona saya tidak bisa berbuat apa


apa kecuali tuan sudah pulang.” Kata pak richat kepada ku


“oh aku kira kenapa gak papa kok.” Kata


ku kepada pak richat


“anda tenang saja saya tidak percaya


dengan apa yang mereka katakana karena disini ada CCTV dan saya barusan melihat


kelakukan mereka, jadi mohon maaf atas ketidak nyamanannnya.” Kata richat tetap


membukukan badannya


“iya iya gak papa, tapi sudah jangan


membungkuk lagi aku jadi gak enak?” kata ku kepada pak richat


“baik nona.” Kata pak richat kembali


menegakan badannya


“oh iya mana ada CCTV aku gak kelihatan.”


Kata ku sambil melihat ke sekekliling ruangan ini tapi tetap tak ada sebuah

__ADS_1


CCTV yang di kata kan oleh pak richat


“itu nona, memang tak terlihat karena sangat


kecil tapi jika anda melihatnya dengan betul maka anda akan tau.” Kata richat


sambil menunjuk kea rah CCTV aku mencobanya melihat beberapa lama kemudian aku


melihatnya dan itu sangat kecil


“oh jadi siapa aja yang tau kalau disini


ada CCTV?” kata ku kepada pak richat


“hanya anda nona, dan saya harap anda


dapat merahasiakannya.” Kata pak richat kepada ku


“oh gitu oke oke tenang aja.” Kata ku


kepada pak richat


“kalau begitu saya harus pergi karena


kepada ku


“oh baik pak.” Kata ku kepada pak richat


Setelah itu pak richat ke luar. Aku


bingung harus meletakan barang barang ku dimana karena disini sudah pemuh


dengan barang barang milik peara pembantu. Tak lama kemudian dina masuk dan berjalan


kea rah ku. Lalau dia mengatakan kalau barang barangnya bisa di taruh di dekat


barang barangnya. Aku meletakan barang barang ku dan membereskannya setelah


selesai aku duduk di karpet yang di buat tidur oleh dina.


“kamu sudah berapa lama kerja disini?”

__ADS_1


kata ku kepada dina karena dia masih sangat sangat muda


“saya masih baru 1 tahun disini nona.”


Kata dina kepada ku


“gak usah panggil nona ya aku risih


banget dengernya.” Kata ku kepada dina


“maaf nona saya tidak bisa karena ini


sudah peraturan di ruma ini.” Kata dina kepada ku


“hmmm… mmmm ya sudah lah.” Kata ku kepada dina


Tak lama kemudian pintu kamar terbuka


dengan sangat keras membuat ku kaget begitu pun dengan dina ternyata ibunya


cristian bersama dengan aini masuk dan berjalan ke arah ku


“heh wanita liar, kamu hidup di sini gak


gratis. Jadi nih kamu ngepel semua rumah ini dan jangan berhenti dan jangan


makan sebelum semuanya selesai.” Kata aini kepada ku


“biar saya saja nona yang ngepel.” Kata


dina kepada aini


“heh yang di suruh itu pelacur ini bukan


kamu, sudah sana cepet pel.” Kata aini kepada ku


Setelah itu aku pun pergi ke lantai


paling tas dan mulai mengepel. Seharusnya aku melakukan ini sejak kemarin


kemarin toh dia membayar ku bukan hanya untuk melayaninya tidur. Sekitar 4 jam

__ADS_1


kemudian aku selesai mengepel semua lantai di rumah ini termaksud setiap kamar


di rumah ini.


__ADS_2