Rajaku Adalah Kekasih Ku

Rajaku Adalah Kekasih Ku
Episode 03


__ADS_3

Hari ini chen dan sahabat-sahabat nya keluar dari rumah ya bukan untuk mencari informasi melainkan untuk menenangkan pikiran mereka yang sudah mulai pusing dengan misi yang tidak diketahui ujungnya ini setelah menyusuri kota mereka pun pergi ke pasar untuk membeli makanan karena ya mereka sudah mulai lapar setelah mencari makanan mereka pun berkeliling di daerah pasar.


Saat sedang membeli makanan Chen dan sahabatnya melihat Bao diganggu oleh preman pasar para preman itu meminta sejumlah kepada bao. Tentu saja bao gak mau memberikan sejumlah uang kepada preman. Saat melihat itu chen hendak menolong bao tapi ini yang gagal untuk menolong bao karena saat chen hendak berjalan ke arah bao. Wanita itu langsung menghajar para preman preman itu tinggal mereka bapak belur.


" jika kalian ingin uang kalian bisa bekerja bukan dengan cara merampas uang orang yang sudah mereka kumpulkan dengan kerja keras mereka sedangkan kalian hanya bisa meminta minta dengan paksa uang milik warga awas aja kalian jika aku melihat kalian datang ke pasar ini lagi dan aku melihat kalian meminta uang kepada para pedagang dengan paksa aku akan mengirim kalian ke akhiran." Kata bao dengan bangga sambil meletakan ke dua tangannya di pingganga.


Tak lama setelah itu mereka pun pergi sambil berlarian terbirit-birit karena takut dengan bao. Chen melihat itu dia tercengang ya karena dia sangat takjub dengan wanita itu dengan beraninya dia melawan dan mengancam para preman preman pasar itu tanpa chen sadari dia mulai tersenyum sambil melihat ke arah bao. Dan warga pasar pun mulai menghampiri bao mereka semua berterima kasih kepada bao mana sudah dengan beraninya dia melawan dan mengusir para preman preman itu.


"Wah dia sangat keren sekali oh iya bukankah wanita itu wanita yang mengantarkan kita mencari rumah."kata Jianzhen sambil bertepuk tangan takjub


"Iya dia memang wanita itu baru kali ini aku melihat wanita yang sangat berani dan sangat cantik seperti dirinya" kata chen sambil.melihat ke arah bao. Dan tanpa chen sadari Liu dan para sahabatnya mulai melihat ke arah chen dengan tatapan curiga.


"Wow baru pertama kali aku mendengar bahkan dengan langsung melihat kau berkata sangat cantik kepada seorang wanita bukankah kau sangat ada di dengan seorang wanita tapi mengapa kau memuji wanita itu bahkan pandanganmu pun tidak lepas dari wanita itu secara tadi" kata Jianzhen kepada chen.


"Hmm.. sudahlah jangan membahas hal-hal yang tidak penting aku disini menjalankan misi yang diberikan ayahanda bukan untuk mencari seorang wanita lagipula aku sudah mempunyai para selir yang setia menungguku di istana" kata chen kepada jianzhen sambil melihat ke arah jianzhen dengan tatapan membunuh.


"Hahhh aku rasa ada seseorang yang sedang jatuh cinta bukankah begitu fengying?" Kata xhang junda kepada fengying.


"Iya kurasa memang begitu karena hawa di sini sudah sangat panas bahkan tatapan seseorang sejak tadi tidak terlepas" kata fengying.


Dan ia benar saja para sahabat sahabat chen mulai menggoda nya karena tatapannya memang tidak lepas sejak tadi dari bao


"Hahhh kalian ingin terus membahasnya atau berhenti sampai di sini aku hanya melihatnya saja lagipula wajah bukan kalau seorang laki-laki melihat seorang wanita memangnya salah jika aku melihat wanita itu bukankah tidak ada yang salah malahan saja yang membesar besarkan nya" kata chen kepada sahabatnya sambil berjalan meninggalkan sahabat sahabatnya.


"Ya ya ya baiklah terserah padamu aja ya tetap saja tatapanmu itu tidak bisa membohongi kita semua. Chen kita bersahabat bukan hanya empat hingga lima tahun saja tapi kita sudah bersahabat sejak kitab sih kecil dan aku tahu seperti apa saat kau menatap seorang wanita dan kapan makan di ini pada wanita itu bukanlah seperti tatapan pada wanita wanita sebelumnya ya sudahlah kalau begitu sedang apa kita di sini apa ada yang mau kau beli?" Kata Jiazhen.


"Ya yang ingin aku beli ayo kita pergi ke toko baju itu karena aku harus membeli beberapa pakaian yang akan kita pakai beberapa minggu ke depan tentunya pakaian kalian sudah mulai mencolok lagi oh iya di mana baju-baju yang aku belikan mengapa kalian tidak pemakainya bahkan aku tidak pernah melihat kalian memakai baju-baju itu?" Kata chen


"Karena cara memakainya badan kami merasa gatal gatal" kata zhang junda.


"Iya itu karena kalian juga belum memakainya kalian belum mencuci baju baju itu terlebih dahulu maka dari karena itu kalian harus mencuci nya berlebih dahulu lalu memakainya bukan malah memakainya secara langsung." Kata chen

__ADS_1


"Iya bisakah menyuruh seseorang untuk mencuci baju baju yang kau berikan waktu itu mungkin sore ini baju-baju itu akan diantar ke rumah" kata Jiazhen


Setelah itu mereka pun langsung menuju ke toko bao sesampainya di sana mereka pun langsung memilih milih baju karena di toko itu hanya tinggal bao saja maka dari karena itu bao udah dapat menemani mereka memilih milih baju. Tak lama kemudian nenek bao pun datang dengan wajah murung dengan beberapa belanjaan yang lumayan banyak di kedua tangan nenek bao. seketika chen dan yang lain pun melihat ke arah nenek bao.


" ada apa nek mengapa wajahmu murung ayo mana belanjaannya aku akan membereskan semua belanja-belanjaan yang nenek bawa." Kata bao sambil mengambil belanjaan yang ada di tangan neneknya. Bao pun membawa semua belanjaan itu ke dapur dan dia pun mulai menata setiap makanan dan juga rempah-rempah yang sudah dibeli oleh neneknya setelah selesai menata semua makanan dan juga rempah-rempah makanan dia pun langsung kembali ke meja kasir tak lupa dia membawakan segelas air untuk diminum oleh neneknya.


"Ini nek airnya diminum dulu biar tenaga nenek pulih kembali." Kata bao sambil menyodorkan air. Neneknya pun mulai meminum air yang diberikan oleh bao sampai habis. Bao pun meletakkan gelas di meja yang tidak jauh darinya.


"Nek mengapa nenek terlihat sangat letih sekali dan apakah ada yang mengganggu nenek di pasar bilang saja padaku biar aku hajar mereka hingga babak belur jadi siapa anak yang berani mengganggu nenek di pasar?" Kata bao mulai emosi.


"Tidak ada yang mengganggu nenek. Nenek hanya letih saja oh ya bahan-bahan makanan seperti ikan dan daging sudah mulai naik lagi kapan harga-harga di pasar akan normal lagi aku sampai pusing mengatur uang untuk belanja dan juga untuk keperluan toko ini bahkan yang biasanya kita beli makanan untuk dimakan selama satu bulan sekarang kita hanya bisa membeli makanan untuk 2 minggu ke depan." Kata nenek bao murung


"APA bahan makanan sudah naik lagi ini baru beberapa minggu bahkan tidak sampai 1 bulan makanan dan rempah-rempah naik hingga 5% dan sekarang sudah naik lagi mengapa raja begitu tega menaikkan makanan dan juga rempah-rempah dengan harga yang sangat mahal apakah dia sudah tidak peduli lagi dengan rakyatnya hingga dia menyiksa rakyatnya dengan cara menaikkan bahan makanan dan juga rempah-rempah." Kata bao sambil terduduk lemas.


Chen dengan sahabat-sahabat nya mendengar pembicaraan bao dengan neneknya seketika mereka mengerutkan keningnya ya mereka heran mengapa bahan-bahan makanan dan juga rempah-rempah bisa naik lagi padahal di kerajaan tidak ada tanda-tanda adanya kenaikan bahan makanan mereka semua pun saling melihat satu dengan yang lainnya tanpa berfikir panjang chen dan sahabatnya pun menghampiri bao dengan neneknya.


"Permisi nek apakah bahan-bahan makanan di pasar seperti rempah-rempah juga naik di pasar hari ini?" Kata Liu


"Tidak untuk rempah-rempah sepertinya tidak naik tapi yang naik bahan makanan pokok seperti beras daging dan juga ikan" kata nenek bao.


"Iya lumayan mahal karena uang yang biasanya kami pakai untuk membeli bahan-bahan makanan dan juga rempah-rempah makanan bisa kami pakai hingga 1 bulan tapi sekarang uang yang biasanya kami pakai untuk satu bulan itu hanya bisa kami pakai untuk 2 minggu saja" kata nenek bao.


"Tapi mengapa kalian bertanya apakah ada kepentingan hingga kalian bertanya tentang kenaikan harga di pasar?" Kata nenek bao mulai curiga


"Oh tidak kok nek kami bertanya karena kami pendatang baru dan kami membawa sedikit pulang ke kota ini jadi mungkin kamu harus mau minta kiriman lagi kepada orang tua kami yang ada di luar kota begitu jadi bukan karena apa-apa tapi karena uang yang kami pegang sekarang sudah menipis" kaya chen mengelak semua sahabtnya pun mulai bernafas lega.


"Oh begitu beginilah di pasar sejak beberapa minggu yang lalu tiba-tiba saja harga bahan makanan dan juga rempah-rempah mulai naik padahal sudah 20 tahun terakhir tidak ada kenaikan harga tapi sekarang bahan-bahan makanan naik hingga sangat mahal membuat kami para orang-orang yang susah mulai kerepotan untuk membeli beras jika anda juga daging bahkan rempah-rempah pun sudah mulai mahal dan bahan untuk obat pun sudah mulai langka dan susah untuk dicari" kata bao murung.


"Hmmm... apakah kalian tahu siapa orang yang suka datang ke pasar untuk menaikkan harga harga di pasar?" Kata zhang junda


"Tidak kami tidak tahu menahu soal hal itu oh iya apakah kalian sudah selesai berbelanja apakah itu baju-baju yang akan kalian beli?" Kata bao sambil menunjuk ke arah baju baju yang di pegang oleh chen dan sahabat sahabatnya.

__ADS_1


"Oh iya kami beli ini" kata chen sambil emmberikan beberapa baju kepada bao


"Chen apakah kau merasa kalau ada yang mereka sembunyikan dari kita" kata jiazhen berbisik chen pun mengangguk. Setelah itu mereka pun kembali ke rumah mereka sesampainya di sana mereka langsung menyuruh orang untuk mencuci baju baju yang barusan mereka beli.


"Chen bukankah mereka tadi sangat terlihat jika mereka menutupi sesuatu apakah ada sesuatu yang tidak kita ketahui tentang pasar ini?" Kata fengying


"Iya aku tahu bahkan tadi aku juga melihatnya kalau mereka seperti menutupi sesuatu saat kita bertanya tapi kita juga tidak dapat berbuat apa-apa karena di sini kita hanya sementara saja bahkan orang-orang mengetahui kita kalau kita berasal dari luar kota" kata chen.


" ya benar juga apa katamu tapi di kota ini terutama di pasar ada sebuah rahasia besar yang sedang ditutupi oleh rakyat rakyat mu chen" kata Jiazhen.


"Iya tahu tentang hal itu aku juga bingung harus bagaimana" kata chen terduduk lemas.


" aku punya ide" kata Zhang junda


"APA?" Kata mereka semua secara bersamaan.


"Bagaimana jika kau mendekati gadis itu karena sepertinya gadis itu mempunyai koneksi yang sangat luas di kota maupun di pasar kau lihat bukan bagaimana semua orang berterima kasih kepada gadis itu kalau bisa memanfaatkan gadis itu untuk mencari tahu rahasia yang sangat besar di kota ini dan di pasar ini semua demi kebaikan rakyat rakyat mu chen. Bahkan penipuan juga demi kebaikan dirimu sendiri sebagai calon raja selanjutnya. Tidak ada salahnya jika kau mendekati gadis itu tapi saran ku jangan sampai kau membawa perasaanmu saat mencoba mendekati gadis itu" kata zhang junda.


"Bukankah itu sangat kejam mendekatinya hanya untuk kepentingan pribadi ku?" Kata chen.


"Tapi kita sudah tidak ada acara lain selain mendekati gadis itu chen. Kau lihat bukan kalau wanita itu banyak dikenal dan disukai oleh warga di sini jadi tidak ada salahnya jika kau mendekati wanita itu dulu untuk mencari tahu informasi tentang kota denpasar ini karena kau tahu sendiri bukan kalau rasanya di pasar ini banyak yang disembunyikan oleh rakyat rakyat mu chen." Kata zhang junda


"Benar kata zhang junda chen aku tidak ada salahnya jika kau memanfaatkan gadis itu untuk mencari tahu informasi tentang siapa saja yang terlibat dalam penggelapan dana yang cukup besar ini tapi aku hanya ingin menyarankan agar kau tidak membawa perasaanmu saat bersama dengan wanita itu." Kata jiazhen


"Itu juga yang dikatakan oleh ayahanda tapi bagaimana jika dia sampai membawa perasaannya saat aku mencoba mendekatinya bukankah sama saja aku menyakiti perasaan nya dia rakyatku dan aku tidak mau menyakiti nya." Kata chen


"Jika itu terjadi yang sudah biarkan saja toh dia juga tidak akan mau bersanding dengan seorang raja sepertimu." Kata jianzhen mengoda chen


"Tapi ukurannya aku aku tampan dan aku kaya bahkan aku adalah calon kaisar selanjutnya lihat bentuk badan bus aja bagus coba lihat untuk badanmu sudah kurus kering hidup pula." Kata chen membalas perkataan jianzhen


"Sudah nada kalian hanya akan bertengkar ujung-ujungnya jadi bagaimana saran ku apakah kau akan mendekati gadis itu?" Kata zhang junda

__ADS_1


"Ya baiklah aku akan mendekati gadis itu." Kata chen


Setelah itu mereka semua pun terdiam dan sedang berpikir bagaimana dia akan mendekati nggak disitu dia takut menyakiti nya tapi dia juga butuh informasi tentang kota dan juga pasar karena dia sangat tahu kalau di kota ini bahkan di pasar sangat banyak yang ditutupi oleh rakyat rakyatnya maka dari karena itu dia ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.


__ADS_2