Rajaku Adalah Kekasih Ku

Rajaku Adalah Kekasih Ku
Episode 8


__ADS_3

“oh jadi ini wanita murahan yang di beli


oleh anak ku?” katanya kepada ku


“halo tante, saya belva.” Kata ku kepada


ibunya cris karena aku menghormatinya


“oh, dan perkenalkan ini adalah Aina


talita zahran ini calon istri dari cristian dan mulai sekarang dia akan tinggal


disini dan juga akan menempati kamar ini bersama dengan cristian jadi kamu


keluar dari kamar ini dan pindah ke kamar pembantu.” Kata ibunya kepada ku


sambil meninggalkan ku ke dalam kamar. Saat aku akan pergi ke bawah ibunya


kembali memanggil diri ku


“heh ini baju baju mu bawa.” Kata wanita


yang bernama aina itu sambil melemparkan semua barang barang milik ku. Aku


mengambil baju baju dan barang barang yang di buang oleh wanita itu


“biarkan saya saja nona.” Kata dina dia


adalah pembantu yang melayani ku


“gak usah aku bisa kok bawanya.” Kata ku


kepada dina


“sana pergi tunggu apa lagi kamu?” kata


aina kepada ku


“iya ini mau pergi.” Kata ku sambil


melangkah turun ke bawah


Setelah itu aku dan dina turun ke bawah

__ADS_1


menuju kamar pembantu. Saat sampai disana banyak sekali pembantu pembantu


pembantu yang yang sedang istirahat ya mereka memang tak menyukai ku hanya saat


did epan kepala pelayan dan cristian saja mereka baik kepada ku


“hah kamar ini sudah sempit di tambah


satu lagi.” Kata salah satu pelayan wanita yang bernama ila


“ila kamu jaga mulut kamu, nona belva


adalah tamu tuan muda.” Kata dina kepada ila


“kami hanya melayani tamu terhormat bukan


tamu murahan.” Kata ila membuat mereka semua yang bersama dengan ila tertawa


terbahak bahak


“nona maaf atas kelakukan mereka.” Kata


dina kepada ku


di tarun mana?” kata ku kepada dina


“ayo nona anda bisa tidur di tempat


saya.” Kata dina kepada ku sambil menunjuk kea rah tempat tidurnya


“jadi kamu selama ini tidur di bawah?”


kata ku kepada dina


“iya karena disini sudah tak ada tempat


untuk tidur lagi nona.” Kata dina kepada ku


“itu masih kosong, kenapa kamu gak tidur


disana?” kata ku kepada dina


“ini khusus barang barang ku.” Kata ila

__ADS_1


kepada ku dan dina


“tapi itu kan tempat tidur untuk pembantu


disini, barang barang kamu bisa kamu letak kan di bawah.” Kata ku kepada ila


“kalau aku gak peduli dan mau tetap mau


naruh barang barang ku disana kamu mau apa?” kata ila kepada ku sambil berjalan


kepada ku begitu pun dengan teman temannya


“kamu ini sesama pembantu jangan


belagak.” Kata ku kepada ila


“terus kamu mau apa ha.” Kata ila sambil


mengambil barang barang yang aku pegang lalu melemparnya kesana kemari


“aku minta balek barang barang ku atau


aku adukan kamu kepada cristian.” Kata ku kepada ila


“aduk takut, tapi ngak tuh dan siapa yang


akan percaya dengan ucapan pelacur seperti kamu.” Kata ila kepada ku sambil


mendorong tubuh ku


“jaga kelakukan kamu ila.” Kata kepala


pelayan saat datang ke kamar pelayan


“maaf tuan, nona belva dulu yang


memulainya. Iya kan?” kata ila memfitnah ku


“iya benar tuan richat.” Kata teman teman


ila serempak


“gak itu gak bener.” Kata dina membela

__ADS_1


diri ku


__ADS_2