
"Ya sudah. Bel kamu yakin gak papa ninggalin cristyan seperti itu?
"Gak papa kok ini sudah jadi keputusan ku Yan, aku gak mau nyusahin dia terus terutama kamu Yan. Kamu gak papa pergi aja cari kebahagian kamu."
"Sampai kapan pun aku akan selalu ada di samping kamu bel, karena kamu adalah kebahagiaan ku."
"Kenapa kamu bisa mencintai aku?
"Karena kamu baik dan tulus.
"Gak semuanya seperti itu Yan, nyatanya aku tega ninggalin cristyan dan nyakitin cristyan."
"Karena kamu gak mau buat di menderita."
"Yan aku punya satu permintaan boleh?
"Boleh katakan saja, kamu mau apa aku langsung cariin sekarang.
"Tolong Kasikan surat ini buat cristyan ya Yan. Tapi nantik kalau aku sudah meninggal.
"Bel kamu akan baik baik saja, aku akan ngelakuin apa pun buat kamu biar kamu bisa pulih dan sehat seperti dulu lagi.
__ADS_1
"Sudah lah gak usah menghibur aku, tau kalau ini sudah gak bisa di sembuh kan lagi.
"Semua bisa aku lakukan bel."
"Kecuali menyelamatkan nyawa seseorang. Sudah lah jangan di bahas lagi ya aku gak mau tengkar sama kamu oke?
"Oke oke.
"Bel?
"Hemm apa?
"Iya.
Setelah itu bryan keluar entah dia akan kemana aku juga tak tau karena dia hanya keluar tanpa sepatah kata pun yang keluar dari mulutnya. Aku menghadap ke arah jendela yang sangat besar ya meskipun aku dalam keadaan berbaring aku bisa melihat semuanya. Pasti cristyan di sana sedang marah marah kepada karyawannya. Entah lah tapi tak bisa aku pungkiri kalau aku masih sangat sangat mencintainya bukan hanya itu aku sangat sangat merindukannya.
"Cris maafin aku sudah berbuat seperti ini, aku gak mau nyusahin kamu aku cinta banget sama kamu karena itu aku gak mau buat kamu susah karena penyakit ku ini cris, aku berdoa semoga kamu bisa menemukan kebahagiaan kamu di luar sana. Yang gak nyusahin seperti aku."
Tak tamerasa sudah 2 bulan lebih aku di rawat di rumah sakit keadaan ku bukannya membaik tapi setiap hari keadaan ku main memburuk dan rambut ku juga sudah tak bisa di sisir karena karena rambut ku sudah rontok. Kata dokter ini karena penyakit ku yang sudah sangat kronis. Aku tak masalah karena aku tau akan seperti ini akhirnya. Setiap hari bryan selalu datang ke sini ya kadang dia menginap kadang dia pulang.
"Ya aku bosen aku pengen keluar.
__ADS_1
"Jangan kamu harus di sini sampai kamu sembuh.
"Aku sudah dengar semuanya Yan kalau aku gak akan bisa di sembuh kan. Aku gak mau mati di rumah sakit Yan. Aku pengen keluar dari rumah saki. Dengan umur ku yang sudah sedikit ini aku hanya pengen menghirup udara segar.
"Tapi."
"Ayolah Yan, aku benar benar bosan aku mohon.
"Oke bentar aku ke ruangan dokter dulu.
"Oke.
Setelah itu bryan pun keluar dari ruangan ku sambil menunggunya aku sambil.menonton TV sekitar 1 jam kemudian dia pun kembali bersama dengan seorang dokter yang sudah beberapa lama ini merawat ku.
"Apakah kamu yakin ingin pulang?
"Iya dok saya yakin.
"Baik kalau begitu silahkan suaminya menandatangani surat tanda paksa pulang. Dan jika ada apa apa rumah sakit tidak akan bertanggung jawab.
"Baik dok.
__ADS_1