Rajaku Adalah Kekasih Ku

Rajaku Adalah Kekasih Ku
Episode 29


__ADS_3

“siapa juga yang mau bareng sama kamu? Lebih baik kamu pergi sana.” Kata ku mengusir dia


“gak aku gak mau.” Kata laki laki itu lalu duduk di depan ku


“dasar gak tau malu.”


“biarin kalau kamu gak suka sana kamu yang pergi.”


“hellooowww yang duduk di sini dulu itu aku ya yang seharusnya pergi itu kamu sadar donk.”


“ya ya ya ya terserah.”


Setelah itu dia memesan beberapa makanan dan minuman tak lama kemudian pesanan yang di pesan datang. Aku hanya diam sambil memainkan hp ku tanpa memperdulikan dirinya


“hei.”


“hei.” aku diam

__ADS_1


“hei wanita bunuh diri.” Kata laki laki itu membuat ku kesal


“apaan sih.” kata ku kesal


“sabar santai jangan marah marah.” Katanya aku diam tak menjawab


“hei.” Katanya lagi


“apa?”


Dan itu membuat ku sangat kesal kepadanya aku menaruh hp ku ke dalam tas dan mengambil beberapa lebar uang lalu menaruhnya di atas meja dan pergi meninggalkan café itu. Saat sampai di depan aku memberhentikan taxi dan aku kembali ke apartement.


Saat sampai aku langsung berendam aku sangat kesal hari ini karena laki laki gila itu. Karena merasa cukup aku pun membila tubuh ku dan berpakaian lalu menonton TV saat melihat jam ternyata sudah jam 6 sore aku pun langsung memasak untuk cristyan setelah selesai memasak aku pun langsung mandi belum selesai aku mandi aku melihat cristyan masuk ke dalam kamar mandi tanpa pakaian dan dia langsung mandi di belakang ku aku membilas badan ku dengan cepat dan berpakaian memang aku dan cristyan sekarang sudah sah menjadi sepasang suami istri tapi aku masih malu kepadanya setelah selesai dia berpakaian aku langsung mengajaknya untuk makan malam.


Setelah selesai makan malam aku mencuci piring dan beberapa peralatan masak yang aku gunakan. Setelah selesai mencuci piring aku langsung aku langsung berjalan menuju cristyan yang sedang menonton berita di TV. Aku langsung tiduran di pangkuannya entah kenapa dia langsung menaruh tangannya di kepala ku


“kenapa?”

__ADS_1


“kamu demam sayang.”


“iya tah tapi aku gak papa kok.”


“iya kamu demam dan lihat wajah kamu merah gara gara panas badan kamu.”


“iya sih aku memang sedikit dingin jadi aku pakai pakain yang hangat tapi sepertinya masih dingin dan itu serasa menusuk ke tulang tulang ku.”


“ayo masuk ke dalam.” cristyan mengajak ku masuk ke dalam kamar


“iya.”


Setelah itu dia mengendong ku ke dalam kamar dan meletak kan ku dengan sangat pelan ke ranjang. Lalu dia keluar dari kamar tak lama kemudian dia pun membawa sebaskom air dan juga sapu tangan lalu dia mengonpres ku dengan air dingin dan itu membuat ku tampah mengigil. Setelah itu dia mnegatakan kalau dia akan keluar untuk membeli obat sekitar 1 jam kemudian dia kembali dengan kantong plastic di tangannya karena sudah makan dia menyuruh ku untuk meminum obat. Setelah selesai minum obat dia menyelimuti ku dan dia kembali mengompres


ku dengan air dingin entah lah kapan aku tertidur tapi saat aku bangun matahari sudah terbit.


Setiap hari dia selalu merawat ku bahkan dia pernah tak kerja sampai beberapa hari karena merawat ku tapi aku menyuruhnya untuk kerja.

__ADS_1


__ADS_2