
Ya dia kerja jam 9 jalan dan sekitar jam 2 sampai jam 3 dia sudah ada di rumah katanya dia khawatir kepadaku.
Sekarang aku sudah sehat dan aku sedang memasak untuk bekal makan siang cristyan aku kasihan kepadanya karena dia sudah 1 minggu lebih ini selalu beli utnuk makanannya dan untuk ku jadi sekarang aku khusus memasakannya untuknya aku tak mengatakan akan ke sana karena dia akan melarang ku untuk ke sana karena keadaan ku yang tak sehat setelah selesai memasak aku pun langsung mandi dan mencari baju yang aku anggap cocok setelah selelsai berdandan dan berpakaian aku langsung jalan dengan sebuah rantang yang sudah di isi oleh
makanan kesukaan cristyan. Dia pasti kaget karena aku kesana saat sampai di lobi apartement aku langsung memberhentikan taxi dan memberitahukan tujuan ku kepada supir taxi,
Aku sudah tak sabar melihat dia makan bekal yang aku bawa. Sekitar 1 jam kemudian aku pun sampai dengan senyum yang mereka aku langsung berjalan ke lantai paling atas. Di kantor lumayan sepi kebetulan ini adalah jam
makan siang. aku masuk ke dalam lift dan menekan tombol ke lantai paling atas saat sampai aku tak menemukan sekertarisnya tapi saat akan membuka pintu kantor cristyana ku mendengar dia sedang berbicara dengan seseorang lebih tepatnya bertengkar aku diam dan mendengarklan
“apa mau kamu cris?” kata wanita itu dan wanita itu adalah mamanya cristyan
“aku hanya mau sama belva apa salah?”
“salah di adalah wanita malam dia adalah wanita rendahan cris.”
__ADS_1
“aku punya alasan tersendiri untuk itu.”
“apa alasan kamu sampai sampai kamu menikahi wanita murahan itu?”
“mama gak perlu tau tapi yang penting aku punya alasan sendiri kenapa aku harus menikahi belva,”
“ya ayo bilang sama mama. Jika di bandingkan dengan aina dia sangat jauh bahkan dari segi kehormatannya aja dia sudah jauh. Kamu tau dia pantasnya harga dirinya di injak injak.” tak terasa air mata ku sudah mengalir
“ma jangan ngomong seperti itu.”
“karena dia istri aku ma.”
“apa dia hamil?”
“gak bukan itu.”
__ADS_1
“terus apa cris?”
“apa mama ingat perusahaan Bellgania?” itu adalah perusahaan papa ku
“iya terus?”
“mama tau kan kalau aku yang buat perusahaan itu jatuh bahkan sampai bangrut dan mama juga tau kalau kita yang tak sengaja membuat mantan direktur utaman itu meninggal gara gara kecelakaan proyek. Dan belva adalah
anak dari pemilik perusahaan Bellgania. Aku menikahinya karena aku merasa kasihan kepadanya ma. Hanya itu saja dan aku membelinya hanya untuk kesenangan ku semata saja ma bukan karena apa apa dan aku pasti akan menikahi pilihan mama oke.” pengakuannya itu membuat ku seperti di sambar petir di siang hari
“jadi bukan karena kamu mencintainya?”
“bukan aku tak pernah mencintainya. aku menikahinya karena aku merasa kasihan kepadanya.”
Aku sangat kaget bahkan sepertinya diri ku sudah tak sanggup menahan beban yang ada di pundak ku ketika tau kenyataannya. Kalau cristyan lah yang membuat kita jatuh miskin apa lagi dia yang sudah membunuh ayah ku. aku
__ADS_1
sangat kaget bahkan tangan ku pun bergetar dan tak sengaja aku menjatuhkan rantang yang aku bawa aku berlari menuju lift dengan air mata yang terus mengalir saat sampai di lobi.