Rajaku Adalah Kekasih Ku

Rajaku Adalah Kekasih Ku
Episode 39


__ADS_3

“kamu tau aku suka aroma susu?”



“tentu aku tau semua tentang kamu sayang.”



“ya sudah itu sudah selesai belom?”



“iya sudah ayo kita berendam bersama.”



“iya.”



Cristyan masuk ke dalam bak mandi terlebih dahulu lalu aku ya aku di depannya dan dia memluk ku dari belakang. Aku dan cristyan hanya saling diam. Badan ku serasa sangat nyaman air hangat ini serasa memijat mijat tubuh ku.



“sayang?



“apa?”



“selama sama bryan kamu ngapain aja?”



“ngapain gak ngapa ngapain.”



“kamu satu rumah sama dia?”



“iya aku satu rumah sama bryan.”



“oh.”



“kamu marah aku gak ngapa ngapain sama bryan dia dan aku hanay temen aja dan kamar kita juga terpisaha kok. Lagian aku sama dia hanya ngebahas soal kerjaan.”



“oh gitu terus?”



“terus apa? Oh kenapa kamu gak ngelawan waktu aku mau buat perusahaan kamu bangkrut?”



“karena aku cinta sama kamu.”



“hanya itu?”



“iya hanya itu. Aku tau kalau itu adalah salah ku jadi aku membiarkannya.”



“oh.”

__ADS_1



“sayang?”



“hemmm….?”



“kamu pernah suka ngak sama bryan?”



“suka ngak aku gak pernah suka sama dia. Aku hanya menganggap dia seperti kakak ku sendiri.”



“syukur lah.”



“kamu gak kerja?



“hari ini aku pengen sama kamu.”



Setelah itu aku dan cristyan tak berbicara lagi. Tumbuh ku serasa sudah sedikit nyaman dan ini membuat ku ngantuk.


Saat aku bangun aku sudah ada di ranjang aku melihat jam ternyata sudah jam 1 siang aku melihat ke sekeliling ku tapi aku tak menemukan cristyan. Aku turun dari ranjang dan berjalan keluar kamar aku melihat cristyan sedang menonton TV. Aku berjalan menghampirinya



“sudah bangun sayang?



“iya kamu yang mindahin aku ke ranjang?”




“berarti aku masih gak bilas badan donk?”



“udah kita bilas barengan.” Kata cristyan dengan senyum nakalnya



“ kamu udah makan?”



“iya udah sana kamu makan. Kan dari tadi pagi kamu masih gak makan.”



“nantik aja aku makannya masih gak laper.”



“iya.”



***



1 bulan berlalu dengan cepat hari ini aku sedang berjalan jalan dengan cristyan ya lebih tepatnya aku sedang lari pagi bersama dengan cristyan. Setelah cukup lama aku dan cristyan berlari aku dan cristyan duduk di sebuah bangku kosong.


__ADS_1


“haus?”



“iya lumayan.”



“mau aku beliin apa?”



“aku mau jus jeruk.”



“ya sudah tunggu di sini ya sayang?”



“iya kamu hati hati.”



“iya siap.”



Setelah itu cristyan pun pergi aku menunggu cristyan sambil menunggu cristyan aku mengambil hp di celana ku lalu mengenakan headset. Aku memutar lagu kesukaan ku tapi lagu yang aku putar belum habis cristyan sudah datang dengan 2 gelas minuman yang dia pegang aku membuka headset ku dan meltakannya hp dan headset ku di kantong celana ku.



“cepat banget cris?”



“iya antriannya gak terlalu panjang.”



“oh.”



“nih punya kamu sayang.” Kata cristyan sambil menyodorkan sebuah gelas yang berisi jus jeruk



“makasih cris.”



“sama sama sayang.”



Setelah itu aku dan cris tak berbicara lagi . tak lama kemudian perut ku berbunyi aku melihat cristyan dia mengankat sebelah alisnya aku tersenyum lebar kepada cristyan



“maaf sayang.”



“lapar?”



“iya"



“ya sudah ayo kita ke restoran itu?” kata cristyan sambil menunjukan sebuah restoran yang ada di sebrang jalan



“iya ayo. Perut ku sudah berontak sejak tadi.”

__ADS_1



__ADS_2