
"aku gak akan ninggalin kamu lagi kok?”
“janji?”
“iya janji kok udah deh aku sudah janji dua kali sama kamu.”
“aku cinta sama kamu bel?"
“aku juga cinta banget sama kamu cris.”
Setelah itu kita pun mulai melihat matari terbenam. Pemandangan di depan mata ku sangat indah tapi saat sedang menikmati pemandangan yang indah ini kepala ku menjadi sangat sakit bahkan sampai berputar putar aku melepaskan pelukan cristyan dan mengambil obat yang ada di task u untungnya ada air di dekat ku. aku langsung mengambilnya dan meminumnya.
“sayang kamu kenapa?” cristyan khawatir
“gak papa kok hanya sakit kepala aja.”
“kita periksa ke dokter sekarang?”
“gak usah aku sudah periksa kok ke dokter.”
__ADS_1
“terus apa kata dokter?”
“aku hanya anemia aja soalnya dulu saat aku kerja sama bryan setiap hari aku selalu lembur dan kurang istirahat.”
“ya sudah sekarang kita nginap di vila baru besok kita pulang oke? Aku gak mau kamu kecapekan.”
“oke.”
Setelah itu cristyan membawa kukembali ke vila saat sampai cristayn menyuruh ku untuk tidur. Aku memejamkan mata padahal aku belum mengantuk aku terus memejamkan mata tapi aku tak bisa tidur aku membuka mata saat melihat ke samping ternyata cristyan sudah tidur dengan nyenyaknya aku memindahkan tangannya yang memeluk ku secara perlahan agar dia tak bangun setelah memastikan dia tidur aku pun bangun dan berjalan ke arah jendela ya Karena di kamar ini ada sebuah jendela yang sanagt besar dan itu langsung tertuju kepada arah laut dan bulan yang menerangi laut. Aku berdiri di depan kaca melihat laut yang begitu luas andai saja aku bisa menjadi lautan yang tak akan pernah mati tahun demi tahun bahkan selalu ada yang datang untuk menikmati pemandangannya yang indah tapi itu semua hanya lah sebuah keinginan yang tak akan terwujud. Aku terus memandang lautan yang sangat indah toh waktu ku tak akan lama lagi selagi masih bisa kenapa aku tak memandangnya. Saat sedang asik memandanga laut did epan mata kuada sebuah tangan kekar yang memeluk ku dari belakang dan aku tau kalau itu adalah cristyan.
“masih gak ngantuk cris.”
“kamu mikirin apa?”
“bukan apa apa hanya liat pemandangan aja bagus banget ya?”
“iya cantik banget secantik kamu.”
__ADS_1
“iya tapi sayang aku hanya bisa liat sesaat saja.”
“kenapa sesaat mulai sekarang kita setiap sabtu dan minggu kita akan ke sini dan sampai kita tua kita akan bersama denga putra dan putri kita melihat pemandangan ini.” kata kata itu membuat ku tertegun apa iya aku bisa sampai tua aku rasa aku tak bisa Karena waktu ku sudah tak banyak lagi. Entah kenapa air mata ku pun mengalir
“kenapa nangis sayang? Aku salah ya maaf ya kalau aku salah?”
“gak kamu gak salah aku harap aku bisa selamanya sama kamu cris.”
“kamu akan bersama dengan kamu selamanya sayang. Selamanya dan sampai kapan pun itu.”
“bener?”
“iya bener bahkan akuakan selalu ada di saat kamu susah mau pun senang bahkan di saat kamu sakit aku orang pertama yang aka nada di samping kamu untuk mendukung kamu agar cepat sembuh.”
“aku pegang janji kamu.”
“iya sayang.”
__ADS_1