Rajaku Adalah Kekasih Ku

Rajaku Adalah Kekasih Ku
Episode 25


__ADS_3

“kita sudah putus.” Kata cristyan membuat ku kaget


“kenapa? Apa semua salah ku?” kata ku


“gak kok. Hanya saja sifatnya masih seperti dulu dan aku juga gak sengaja dia telfonan sama orang lain dengan manggil manggil sayang.” Kata cristyan


“mungkin itu hanya sahabatnya.” Kata ku


“sudah lah aku juga sudah selidiki dia kalau dia punya laki laki lain di luar dan dia kembali kepada ku hanya untuk memoroti uang ku saja.” Kata cristyan


“ya sudah yang sabar. Nanti kamu juga bakalan nemu jodoh yang tepat buat kamu.” Kata cristyan


“terus kamu masih sakit perutnya?’ kata cristyan


“sudah mendingan kok.” Kata ku


“ya sudah ayo kita ke dokter dan periksa aku takut kamu kenapa kenapa.” Kata cristyan


“sudah gak papa kok.” Kata ku


“bel aku ada yang mau aku katakana sama kamu.” Kata cristyan


“apa?” kata ku penasaran


“aku suka sama kamu.” Kata cristyan


“HAH APA?” kata ku


“aku suka sama kamu. Iya aku tau kalau aku menyatakan cinta dengan suasana yang gak tepat tapi aku baru sadar setelah putus dengan selda kalau aku cinta sama kamu.” Kata cristyan


“kok bisa aku?” kata ku


“karena kamu gak sama dengan wanita lain.” Kata cristyan


“eh maksud ku bukan gitu, anu maksud aku sifat kamu gak sama dengan wanita lain.” Kata cristyan


“iya tapi kenapa aku? Aku kan wanita murahan.” Kata ku


“stttt sudah aku gak peduli kamu seperti apa yang penting aku cinta sama kamu.” Kata cristyan


“iya aku juga suka sama kamu.” Kata ku


Setelah itu dia memluk diri ku dan mengendong diri ku masuk ke dalam kamar. Saat sampai dia menaruh ku di ranjang dengan sangat lembut lalu dia tidur tepat di samping ku.


“tenang aku akan tahan sampai kamu sembuh kok.” Kata cristyan


“iya.” Kata ku


“jadi mulai sekarang kamu kekasih ku dan kamu gak boleh ngelirik atau liat liat laki laki lain.” Kata cristyan


“iya crissss.” Kata ku


“aku sayang sama kamu.” Kata cristyan sambil mencium bibir ku

__ADS_1


“aku juga.” Kata ku


“sekarang aku ingin tau kenapa kamu bisa kerja di tempat itu.” Kata cristyan


“tapi itu panjang banget.” Kata ku


“gak papa aku ada banyak waktu.” Kata cristyan


“oke aku certain.” Kata cristyan


“oke ayo.” Kata cristyan sambil membetulkan tidurnya menghadap diri ku


“dulu aku keluarga ku kaya tapi suatu hari papa memberitahukan kepada kami kalau perusahaannya bangkrut setelah itu kami pindah rumah sejak saat itu aku berhenti kuliah ya aku kuliah jurusan akuntansi S-2 ,karena ingin


membantu mama dan papa aku berkerja sebagai waitress di sebuah café dan aku berkerja di sana sekitar 2 tahun tapi ada pegawai yang gak suka sama aku. Suatu hari aku di fitnah mencuri uang kasir tapi aku tak melakukannya akhirnya aku di pecat aku berkerja sebagai pelayan toko baju di dalam pasar selama 2 bulan tapi karena mendengar kalau pasar akan di bongkar akhirnya bos ku memberhentikan ku setelah itu sekitar 5 bulan aku tak mendapat kan perkerjaan padahal aku sudah melamar ke beberapa perushaan dengan gelar S-1 ku tapi tak ada yang menerima ku. Sedangkan papa ku berkerja sebagai buruh bangunan tapi suatu hari ada sebuah kecelakaan di proyeknya dan papa meninggal dunia dari perusahaan yang melakukan pembangunan itu tak ada respon mau pun uang untuk penganti mereka hanya mengatakan maaf itu pun melalui orang yang sangat tak sopan. Setelah itu


aku berkerja sebagai pencuci mobil saat itu mama sakit sakitan saat di periksa mama mengidap kangker otak dan itu sudah stadium akhir aku berkerja sangat keras untuk mengobati mama ku aku berangkat pagi pulang pagi setiap hari aku begitu tapi 2 bulan berlalu mama ku tak dapat di selamatkan. Akhirnya hanya tinggal aku dan kedua adik ku aku tetap melakukan semua perkerjaan kecuali menjadi menjadi wanita malam. Setelah 3 tahun berlalu ke dua adik ku juga mulai sakit sakitan aku membawanya ke rumah sakit dan mereka dinyatakan menderita penyakit yang sama dengan mama aku kembali berkerja dengan sangat kerasa tapi hari itu adik ku yang pertama pingsan dan kata dokter harus di operasi itu membutuh kan biaya 10 juta dolar aku bingung saat itu aku berjalan menuju rumah kerabat kerabat ku tapi mereka tak peduli kepada ku aku pergi dari rumah paman ku dengan perasaan kecewa saat itu di luar hujan sangat deras bahkan jalan pun tak terlihat saat itu aku putus asa dengan hidup ku tapi aku teringat dengan kedua adik ku aku berlari sampai aku mabrak seorang wanita yang sangat cantik dan sexy entah apa yang terjadi tapi saat sadar aku ada di sebuah kamar yang sangat mewah aku bergegas bangun tapi wanita itu tak memperboleh kan ku untuk bangun dia memberika obat kepada ku agar sakit kepala ku hilang dan itu terbukti. Keesokannya dia bertanya kepada kua ku ceritakan semua kisah ku kepadanya dan dia mengajak ku untuk ikut dengannya ya berkerja sebagai wanita malam dan wanita itu adalah bos ku. Tentu saat itu aku gak mau aku pergi dari rumah itu tapi dia menahan ku dan memberikan ku kartu namanya aku mengambil dan keluar aku berlari ke rumah sakit saat sampai di sana ternyata aku sudah di tunggu kalau kedua adik ku sudah harus di operasi karena adik ku tadi malam pingsan dan kata dokter itu membutuhkan uang sekitar 30 dolar aku bingung dokter memberikan ku waktu 2x24 jam jika lewat maka nyawa adik ku tak akan tertolong aku putus asa aku menelfon bos ku saat itu dan dia memberikan ku sebuah alamat aku langsung berlari menuju rumahnya saat sampai di sana dia


mendandani ku dengan pakaian yang sangat pendek dan make up yang sangat menor ya aku tak pernah berpakaian atau berdandan seperti itu walaupun kita dulu kayak arena adat di keluarga ku sangat ketat. Setelah selesai berdandan dan berganti baju dia mengajak ku ke hotel mawar saat sampai dia mengatakan kalau aku akan


di bayar sebesar 50 juta dolar jika aku masih perawan dan ya aku masih perawan saat akan masuk aku ragu dengan pilihan ku tapi aku teringat dengan kedua adik ku aku masuk ke dalam. Saat di dalam ada seorang laki laki aku tak bisa melihat wajahnya karena saat itu semuanya remang remang saja dan dia berjalan ke arah ku lalu mematikan lampu dan ya semua itu terjadi begitu saja saat selesai dia membayar ku 50 juta dolar aku memakai baju ku dengan gemetaran karena air mata ku terus keluar aku berlari keluar sambil membawa uang itu ke rumah sakit saat sampai pakaian dan dandanan ku sangat kacau tapi aku tak peduli dengan tatapan orang lain aku terus berlari saat sampai aku langsung membayar biaya operasi ke dua adik ku. 3 hari setelah itu adik ku di operasi niat ku aku tak akan melakukan perbuatan itu lagi tapi kata dokter kangker di badan kedua adik ku sudah sebagaian menyebar jadi dokter hanya mengoperasi sebagaian saja. Ya jadi mulai saat itu aku berkerja sebagai wanita malam untuk menyelamatkan hidup kedua adik ku dan tujuan ku berkerja sebagai wanita malam hanya untuk adik ku. Dan mulai saat itu entah kenapa tapi aku merasa kalau aku sudah berubah. Ya sifat ku yang dulu dengan yang sekarang saat berkerja sebagai wanita malam tak sama. Ya begitu lah kisah ku.” Kata ku


“nomer berapa?” kata cristyan membuat ku bingung


“apanya yang nomer berapa?” kata cku


“di hotel mawar. Kamu di kamar nomer berapa?” kata cristyan


“kenapa?” kata ku karena cristyan diam saja


“gak papa ya sudah tidur yuk aku sudah ngantuk.” Kata cristyan


“iya.” Kata ku setelah itu kita pun tidur.


Saat pagi haria ku bangun dan mandi setelah selelsai aku langsung pergi ke dapur untuk memasak setelah selesai menyiapkan semuanya aku pergi membangunkan cristyan untuk sarapan ya sekarang tika sudah tak berkerja di sini lagi dia di pindahkan oleh cristyan ke rumahnya yang pertama. Setelah cristyan bangun di pergi mandi aku mengingat ingat kejadian dulu betapa menyedihkannya diri ku tapi aku teringat dengan satu hal. Aku ingat kalau dulu mama meninggalkan ku sebuah surat untuk ku tapi entah lah setelah selesai pemakaman mama surat itu hilang. Padahal saat itu aku sangat ingin membaca surat dari mama aku merasa tubuh ku terguncang aku melihat ke arah tangan yang menguncang tubuh ku ternyata cristyan


“kamu gak papa sayang?” kata cristyan


“gak papa hanya kepikiran sesuatu aja.” Kata ku


“kepikiran apa?” kata cristyan


“itu dulu mama ninggalin aku surah tapi setelah pemakaman mama surat itu hilang.” Kata ku


“ya sudah nanti kita pikirin lagi sekarang aku sudah laper banget.” Kata cristyan


“ya sudah ayo makan.” Kata ku sambil mengandeng tangan cristyan ke meja makan


Setelah itu kami pun makan. Setelah selelsai makan cristyan mengajak ku untuk keluar entah dia akan membawa ku kemana dia tak mengatakannya kepada ku dia hanya mengatakan kalau dia akan mengajak ku jalan jalan. Tak lama kemudian kami sampai di sebuah taman dia mengandenga tangan ku dan membawa berjalan jalan di daerah taman cukup lama dia membawa ku berjalan jalan dia mengajak ku duduk di sebuah kursi yang langsung menghadap ke sebuah danau


“bel?” kata cristyan


“iya apa?” kata ku

__ADS_1


“menikah yuk?” kata cristyan dan dia tetap memandang ke arah danau


“sudah deh gak usah bercanda.” Kata ku


“aku gak bercanda. Aku sayang banget sama kamu bel dan aku gak mau kehilangan kamu bel mangkanya aku ngajak akmu nikah.” Kata cristyan


“tapi gimana sama mama kamu? Kan dia gak nyetujuin hubungan kita.” Kata ku


“gak papa kita minta restu setelah menikah oke? Lagian lambat laun mama juga akan ngerestuin hubungan kita.” Kata cristyan


“tapi cris aku jadi ngerasa bersalah kalau kita menikah tanpa restu dari orang tua kamu.” Kata ku


“setelah menikah kita langsung ke rumah orang tua ku gimana?” kata cristyan


“oh gitu ya sudah kalau gitu.” Kata ku


“jadi kamu mau nikah sama aku?” kata cristyan


“iya mau.” Kata ku


“oke ya sudah kita urus untuk pernikahan kita mulai besok oke?” kata cristyan


“oke.” Kata ku


Setelah itu cristyan mengajak ku untuk berdiri karena dia masih akan membawa ku ke suatu tempat saat sampai di mobil dia menutup mata ku dengan kain


“kok pakek penutup mata sih?” kata ku


“biar kejutan donk.” Kata cristyan


Setelah itu aku hanya diam dan duduk manis saja di mobilnya cukup lama mobil ini berjalan aku merasa kalau mobil ini aku bertanya kepada cristyan apakah sudah sampai dan dia menjawab kalau kita sudah sampai dan saat


ini aku di tuntun ke suatu tempat entah dimana karena cristyan masih menutup mata ku dan aku tak boleh membukannya tak lama setelah itu dia berhenti dan membalik badan ku ya mungkin menghadap dirinya.


“buka penutup matanya?” kata cristyan aku pun membukannya aku mencoba mengerjap ngerjap kan mata agar bisa melihat di sekitar ku. Aku tak melihat cristyan tapi disini sangat indah di sekeliling ku begitu banyak bunga bunga saat aku melihat ke bawah ternyata cristyan berlutu di depan ku


“will you marry me?” kata cristyan


“terima terima terima terima terima.” Kata orang orang yang mengelilingi kita aku juga melihat agata dan juga naila


“well?” kata cristyn


“yes l’am will.” Kata ku


Setelah itu semua orang bertepuk tangan untuk ku dan juga cristyan setelah itu cristyan berdiri dan memakai kan cincin ke tangan ku dan memeluk diri ku dengan sangat erat


“I love you.” Kata cristyan berbisik kepada ku


“love you to.” Kata ku  Setelah itu kami pun kembali ke apartement.


Dua hari berlalu dan hari ini kita sedang feeting baju untuk acara pernikahan ku dan cristyan. Setelah selesai kami ke tempat undangan untuk memesan undangan setelah selesai kita pun pergi makan siang saat sampai cristyan langsung memesan kan beberapa makanan ya beberapa dari makanan itu adalah makanan kesukaan ku setelah selesai makan kita pulang karena pernikahan ku dan cristyan sudah tinggal 7 hari dan kita juga harus banyak banyak istirahat.


Tak terasa 7 hari berlalu dengan sangat cepat sekarang masih jam 5 pagi dan sekarang aku sedang di dandani untuk pernikahan ku yang akan di selengarakan jam 8 sebentar lagi setelah selesai aku pun di suruh duduk di sebuah ruangan yang sangat indah aku sangat gugup bahkan tangan ku bergemetar dan berkeringat dingin. karena aku sangat gugup dengan pernikahan ku sekitar setengah jam kemudian agata dan naila menghampiri ku dan katanya sudah waktunya mereka menuntun ku untuk berdiri dan berjalan ke ruangan yang akan aku pakai untuk pernikahan ku.

__ADS_1


__ADS_2