Rajaku Adalah Kekasih Ku

Rajaku Adalah Kekasih Ku
Episode 31


__ADS_3

aku langsung berlari tanpa melihat ke belakang ternyata laki laki yang aku cintai dialah pembunuh ayah ku dan dia juga yang membuat kami menjadi susah.



Aku tak menyangka kalau dia tak pernah mencintaiku pantas saja dia ngotot mengajak ku untuk menikah saat itu ternyata hanya karena kasihan saja kepada ku. aku terus berlari tanpa melihat sampai aku menabrak beberapa pejalan kaki tapi aku terus berlari sampai di sebuah pinggir danau.



“pa ma belva ingin nyusul kalian.”



“belva gak kuat pa ma. Belva sudah bersalah mencintai orang yang membuat kita susah dan orang yang membuat ayah meninggal.”



“tunggu belva di sana pa ma.” Kata ku sambil berjalan kea rah danau tapi tangan ku di tarik oleh seseorang



“hei apa yang kamu lakukan.” kata seseorang dengan suara laki laki



“lepasin.” Kata ku mendorongnya



“hai kamu kan yang mau bunuh diri di jembatan sekarang kamu mau bunuh diri di danau?”



“kamu gak tau apa apa jadi lebih baik kamu diam.” Kata ku sambil berjalan kea rah danau



“hei jangan semua bisa di bicarakan secara baik baik.”



“gak ini sudah gak bisa di bicarakan secara baik baik kamu tau aku bahkan mencintai orang yang sudah membunuh keluarga ku. papa sama mama di sana pasti marah sama aku. Aku mau nyusul mereka aku mau minta maaf sama mama dan papa.”



“hei gak semua masalah hanya bisa di selelsai kan dengan cara bunuh diri.”



“terus apa yang harus aku lakukan.”



“balas dendam.”



“hah balas dendam aku ini miskin, murahan, dan tak terhomat bahkan aku kulaih hanya sampai S-1 saja lebih baik mati dari pada bermimpi hal yang mustahil.”



“semua yang mustahil bisa menjadi nyata.”



“kemiskinan akan tetap dengan yang mustahil maka akan tetap mustahil.”



“aku bisa bantu kamu.”



“caranya?”



“nih datang dengan sebuah keputusan kalau kamu sudah meninggalkan orang yang menyakitimu oke.” Kata laki laki itu sambil memberikan kartu namanya lalu dia pergi begitu saja



Aku membaca kartu nama yang di berikan namanya Bryan Adlay dia adalah direktur utama dari PT. Adlay Primatama hah ternyata laki laki gila itu seorang direktur. Aku menyimpan kartu namanya di tas ku. aku mengambil hp ku karena sejak tadi berbunyi saat aku lihat di layar hp ku ternyata cristyan yang menelfon ku. aku mengangkatnya



“ada apa?"



“ada dimana kamu sayang?”



“di pinggir danau.” Kata ku langsung mematikan telfon yang terhubung dengan cristya


Aku kembali memandang danau di depan ku ya walau pun sekarang sudah sedikit gelap tapi lampu lampu menerangi setiap jalan di danau ini. Pikiran ku saat ini sangat kacau aku mencintai orang yang membunuh keluarga ku dan ternyata dia hanya mempermainkan diri ku saja. Ya apa lah diri ku ini aku hanya lah seorang wanita yang di beli olehnya apa aku tak pantas untuk bahagia apakah seorang gadis seperti diri ku tak bisa bahagia apa salah ku apa karena aku seorang wanita murahan jika kalian mengalami seperti diri ku saat itu tak ada satu pun sanak keluarga ku yang menolong ku bahkan mereka mengusir ku. aku tak punya apa apa bahkan rumah saja saat itu aku masih mengontrak dan saat itu aku hanya di berikan waktu 2x24 jam untuk mendapatkan uang 30.000 dolar jika ada orang yang mau menolong ku saat itu aku tak akan pernah mengambil perkerjaan itu. Aku berkerja demi nyawa kedua adik ku.



Kenyataan yang pahit membuat hati ku hancur berkeping keeping hanya dengan sebuah pernyataan aku pikir dia selama ini benar benar mencintai ku tapi kenyataannya tidak dia hanya menganggak ku sebagai mainannya saja. Tak ada gunanya menangis kan hal yang sudah menjadi takdir ku aku menghapus air mata ku dan hendak pergi tapi langkah ku tertahan karena aku melihat cristyan dengan nafas yang tersengal sengal ya mungkin dia berlari ke sini.



“sayang aku bisa jelasin.”



“bisakah kamu meninggalkan ku dan memutuskan kontrak itu? Aku akan mengembalikan semua uang mu aku janji.”



“aku gak akan biarin kamu pergi.”



“buat apa bukan kah kamu tak pernah mencintai ku? kamu hanya mempermainkan perasaan ku saja. Dan aku juga sudah berbuat salah bahkan dosa besar karena mencintai orang yang sudah membunuh keluarga ku.”



“bel aku bisa jelasin semua itu.”



“simpan saja semuanya, aku hanya ingin satu hal saja cris.”



“apa itu?”



“tolong pergi dari diri ku dan tolong putuskan kontrak itu cris. Aku janji aku akan kembalikan semua uang kamu aku janji.”



“gak aku gak akan pernah biarin kamu pergi dari aku.” kata cristyan sambil memegang kedua bahu ku



“kalau gitu aku yang akan ninggalin kamu.”



“bel aku mohon aku bisa jelasin semuanya ke kamu.”



“apa yang mau kamu jelasin lagi ke aku?tentang kamu yang sengaja membunuh papa ku dan kamu juga yang sudah buat keluarga ku bangkrut. Itu yang mau kamu jelasin ke aku?”



“iya aku bakalan jelasin semua itu buat kamu.”



“tapi sayangnya aku gak butuh penjelasan kamu.”



“aku tau kamu butuh.”



“gak aku gak butuh.”



Setelah itu aku meinggalkan cristyan sendiri. Aku pulang ke apartement saat sampai aku langsung membereskan barang dan baju baju yang aku bawa ke sini setelah itu aku memasukan semuanya ke dalam kpoer aku menaruh cek yang di berikan dulu kepada ku ya waktu dia membeli ku saat sampai aku melihat cristyan menatapku dengan tatapan sendu



“aku mohon jangan tinggalin aku.”

__ADS_1



“apa kamu bisa hidup bersama dengan orang yang terlah membunuh keluarga mu?”



“aku mohon bel aku bisa jelasin semuanya sama kamu. Aku mohon aku rela ngelakuin apa aja asalkan kamu tetap di samping ku.”



“kalau gitu aku mau kamu mati.”



“baik kalau itu kemauan kamu.” Kata cristyan membuat ku tertegun



Setelah itu dia berjalan melewati diri ku lalu berjalan kea rah balkon. Apa dia serius akan bunuh diri. Kemudian dia mengeluarkan kakinya kea rah balkon lalu menghadap diri ku



“aku sekarang benar benar mencintai kamu bel.”



“aku harap kamu bisa bahagia.”



“jangan jangan” kata ku menariknya dari balkon



“jangan lakuin itu cris aku mohon.” Kata ku sambil memeluknya



“aku cinta sama kamu bel. Aku bener bener cinta sama kamu.”



“terus yang kamu katakana ke orang tua kamu tadi?”



“ayo duduk aku jelasin semua ke kamu.”



“iya.”



“sini aku jelasin semuanya. Setiap hari mama selalu datang ke kantor maksa aku untuk mencerai kan kamu aku gak mau kaena aku cinta sama kamu bel. Tapi kemarin mama ngancam aku kalau aku gak secepatnya ceraikan kamu mama bakalan menyiksa kamu. Aku gak bisa melihat kamu menderita bel. Jadi aku mengarang semua itu agar mama tak menyuruh ku untuk meninggalkan dirimu.”



“terus soal perusahaan papa ku dan kecelakaan papa ku?”



“maaf semua itu memang benar terjadi.”



“oh.”



“sudah jangan di pikirin lagi ya, ayo kita tidur dan besok pagi akan kembali normal seperti semula.”



“iya.”



“tunggu aku ambilin air buat kamu kamu tunggu aja di kamar.”



“gak biar aku yang ambil ya buat aku sama kamu. Kamu tunggu di kamar oke.”



“iya.”




“ini minuman kamu.”



“makasih sayang.” Kata cristyan setelah itu dia meminum air yang aku berikan



“kamu gak minum?” kata cristyan sambil memberikan air yang di pegangnnya



“gak usah ini aku ambil air juga.” Kata ku sambil meminum air yang aku pegang



“ya sudah ayo tidur aku ngantuk banget.” Kata cristyan sambil menguap



Setelah itu aku naik ke atas ranjang lalu tidur di sampingnya. Sekitar 2 jam kemudian aku membuka mata karena aku harus pergi dari sini tadi aku sudah menghubungi bryan dan dia mengatakan akan menjumput ku di apartement. Aku mengambil koper dan task u untungnya aku tadi sempat menaruh obat tidur di minuman cristyan sehingga dia akan tidur selama 8 jam tak lupa aku meninggalkan sebuah surat dan cek yang dulu dia berikan kepada ku. Aku langsung keluar dari apartement lalu masuk ke dalam lift saat sampai di depan lobi aku melihat Bryan sudah di dalam mobil dia menyuruh ku untuk masuk aku pun masuk sedangkan sopirnya menaruh koper ku. tak lama kemudian mobil pun jalan



“jadi?”



“apanya?”



“apa yang ingin kamu balas dendam kan kepada mereka?”



“rasa sakit hati aku.”



“lalu?”



“kematian keluarga ku terutama ayah ku.”



“aku bisa bantu kamu tapi semua itu ada syaratnya.”



“apa?”



“kamu akan tau setelah kita sampai di tempat ku.”



“oke.”



Setelah itu dia tak lagi berbicara aku dan dia sama sama saling diam tanpa kata sepatah kata pun. Sekitar 1 jam kemudian mobil yang aku tumpangi sampai di sebuah mansion ya di sini sangat lah megah bahkan lebih megah dari pada mansion cristyan. Dia menyuruh ku untuk turun aku turun dan mengikutinya dari belakang dia menyuruh aku terus mengikutinya sampai di masuk ke sebuah ruang aku ikut masuk lalu dia duduk di sebuah kursi dan aku rasa ini adalah ruang kerjanya,



“duduk.”



“terus apa syaratnya?”



“nih.” Sambil memberikan sebuah document


__ADS_1


“kamu baca baik baik.”



“oke.”



“kamu juga bisa membacanya di kamar kamu yang baru. Dan aku harap kamu gak melanggar kontrak saat kamu setuju dengan semua syarat yang aku ajukan. Silahkan kamu tanda tangan di document ini.” Sambil memberikan sebuah map warna kuning



“oke.”



“pelayan bawa dia ke kamarnya.”



“baik tuan.”



“mari nona ikuti saya.”



Setelah itu aku mengikutinya dari belakang pelayan itu berhenti di depan lift dan memencet tombol kami pun mulai masuk. Tak lama kemudian pintu lift terbuka pelayan itu jalan terlebih dahulu sampai ke depan sebuah kamar.



“ini kamar anda nona.” Sambil membuka kan pintu



“terima kasih.”



“kalau anda membutuh kan sesuatu anda bisa memanggil saya dan silahkan pencet tombol ini maka saya akan segera datang.”



“oke.”



Setelah itu aku masuk dan pelayan itu pergi kamar ini sangat indah bernuansa pink dan bunga. Aku berjalan masuk dan aku melihat koper ku sudah di dekat lemari aku mengambilnya dan membukanya tapi belum sempat aku membukanya aku merasakan kalau hp ku bergetar. Aku mengambilnya ternyata dari cristyan aku langsung mematikannya dan membuka hp ku lalu aku ambil kartunya dan aku potong. Ya mungkin ini terbaik untuk aku dan dirinya dia bukan jodoh ku. aku melemparkan ponsel ku ke atas kasur aku akan membeli kartu baru nanti. Aku membuka tas ku dan mulai membuka lemari untuk menaruh baju baju ku. tapi saat aku buka ternyata sudah terisi dengan baju baju dan sepatu sepatu dengan merk kelas atas pasti ini sangat mahal.



“apa mereka salah kamar.”



Aku berjalan kea rah tombol yang di katakana pembantu itu setelah menekannya aku duduk di sofa dekat ranjang ku tak lama kemudian pintu kamar ini ada yang mengetuk aku menyuruhnya masuk dan pelayan yang tadi itu pun masuk.



“ada yang bisa saya bantu nona?”



“apa kamu gak salah kamar?”



“tidak nona ini benar kamar anda.”



“tapi baju baju dan sepatu di dalam lemari itu milik siapa?”



“itu semua tuan membelikannya untuk nona.”



“untuk ku?”



“iya nona.”



“oh ya sudah kamu boleh kembali.”



Setelah itu aku berjalan kea rah lemari yang terbuka lalu meletakkan beberapa baju baju ku di sana belum selesai aku meletakan semua baju ku pintu kamar ku terbuka saat aku berbalik ternyata bryan yang masuk dengan senyum yang tak aku mengerti.



“ada apa?”



“kalau kamu memang mau balas dendam buang semua baju baju itu.”



“kenapa harus di buang?”



“karena kamu sekarang sudah bukan belva yang dulu kamu sekarang adalah gadis yang terhormat jadi pakaian kamu pun juga harus mewah jadi lebih baik kamu buang baju baju ini.” sambil mengeluarkan baju baju yang aku taruh di dalam lemari



“oke.”



“pelayan?”



“iya tuan?”



“buang semua baju baju ini bila perlu bakar.”



“baik tuan.” Sambil membawa baju baju ku pergi



“nih.” Sambil memberikan sebuah kartu



“buat apa?”



“bukan kah kamu baru saja memotong kartu ponsel mu dan aku rasa kamu membutuh kan kartu baru dan pakai kartu ini.”



“oke makasih.”



“kamu sudah baca kontraknya?”



“belum aku akan baca sebentar lagi.”



“oke kalau gitu nanti ke ruangan ku kalau ada yang gak kamu mengerti dari kontrak itu.”



“oke.”



“dan satu lagi kamar ku tepat di sebelah kanan kamu.”



“oke.”


__ADS_1


Setelah itu dia pun keluar aku naik ke atas ranjang lalu membaca kontrak yang dia berikan kepada ku. di sini hanya tertulis kalau aku harus menuruti semua kata kata dan perintahnya. Aku mengambil document yang satunya di sana tertulis kalau selama kontrak ini berjalan dan selama 5 tahun juga aku tak boleh bertemu dengan cristyan tanpa ijin dari bryan.



__ADS_2