Ranjang Panas Sang CEO 1

Ranjang Panas Sang CEO 1
Acara Pesta Ulang Tahun Di Perusahaan Tempat Ronald Bekerja


__ADS_3

Di tempat yang berbeda di mana di perusahaan milik Tuan Rico, banyak tamu undangan sudah berdatangan termasuk Ronald dan dokter Kasandra juga sudah datang.


Ronald dan dokter Kasandra asyik mengobrol hingga tiba-tiba datang sepasang kekasih mendekati mereka berdua.


"Kasandra?" Tanya gadis tersebut.


Dokter Kasandra menatap ke arah gadis tersebut sambil berusaha mengingat siapa gadis tersebut.


"Bela." Panggil dokter Kasandra setelah dirinya mulai ingat.


"Syukurlah kamu masih ingat denganku, kekasihmu ganti lagi?" Tanya Bela sambil melirik ke arah Ronald.


Ronald yang mendengarnya melirik sekilas ke arah dokter Kasandra begitu pula sebaliknya. Dokter Kasandra melihat perubahan wajah Ronald yang awalnya tersenyum bahagia seperti matahari pagi yang menyejukkan ketika berada di pohon rindang kini berubah menjadi suram seperti awan hitam.

__ADS_1


Dokter Kasandra yang mengerti perubahan wajah Ronald membuat dokter Kasandra menghembuskan nafasnya dengan perlahan.


Grep


"Betul sekali, kekasihku ganti lagi dan kekasihku ini adalah pelabuhan terakhirku karena sebentar lagi kami akan menikah." Jawab dokter Kasandra sambil memeluk pinggang Ronald.


'Aku tahu, kamu bilang begitu karena kamu ingin mengusikku dan membuat hubunganku dengan Ronald jadi bermasalah karena membahas masa laluku. Terlebih kamu melakukan ini karena sepupumu yang telah merebut mantan kekasihku gagal untuk menikah jadi kamu ingin aku juga putus dengan Kak Ronald.' sambung dokter Kasandra dalam hati.


'Si*l, kenapa wanita ja x lang ini selalu beruntung? Aku melihat pakaian yang dikenakannya sangat mahal pasti pria di sampingnya orang yang sangat kaya terlebih mereka memakai pakaian couple dan tidak ada satupun yang menyamai pakaiannya. Tidak seperti pakaianku yang ada beberapa menyamainya." ucap Bela dalam hati.


"Aku dengar kekasihmu tidak jadi menikah dengan adik sepupuku, apakah kamu tidak berniat untuk kembali?" Tanya Bela.


"Sayang sekali tidak karena aku sudah menemukan penggantinya yang lebih baik. Terlebih kekasihku sekarang sangat tulus mencintai diriku bahkan tadi siang datang menemui ke dua orang tuaku membicarakan tentang pernikahan kami." Jawab dokter Kasandra.

__ADS_1


"Benarkah?" Tanya Bela tidak percaya.


"Tentu saja benar, kalau tidak percaya tanya saja sama calon suamiku." Jawab dokter Kasandra sambil meletakkan kepalanya di dada bidang Ronald.


"Sayang, buat apa kamu menjelaskan ke temanmu? Bilang saja tunggu undangannya karena kita akan memberikan semua undangan ke semua temanmu termasuk temanmu yang ada dihadapan kita." Ucap Ronald sambil tersenyum bahagia karena dokter Kasandra mengakui dirinya sebagai calon suaminya sambil membalas pelukan dokter Kasandra.


"Benar juga ya, buat apa menjelaskan secara mendetail." Ucap dokter Kasandra.


"Sayang, aku ingin makan domba 🐑 guling." sambung dokter Kasandra dengan nada manja.


"Ok, aku antar." Ucap Ronald.


Dokter Kasandra hanya menganggukkan kepalanya kemudian mereka berdua berjalan ke arah tempat domba 🐑 guling tanpa memperdulikan keberadaan Bela.

__ADS_1


'Si*l, baru kali ini aku di anggap angin lalu. Aku bersedia melakukan apapun agar hubungan mereka renggang dan tidak menjadi menikah. Karen sudah menikah dengan pria yang sangat kaya dan tinggal Kasandra dan Sandra yang belum menikah. Aku tidak rela jika mereka berdua mengikuti jejak Karen yang mendapatkan suami kaya raya.' Ucap Bela dalam hati sambil menatap dokter Kasandra dengan penuh kebencian.


__ADS_2