Ranjang Panas Sang CEO 1

Ranjang Panas Sang CEO 1
Mobil Hitam


__ADS_3

Tanpa menjawab Leonard menekan tombol laptop dan layar yang awalnya tentang foto-foto prewedding Karen yang menikah dengan Rico dan bergantian dengan Foto prewedding Rani dengan dokter Adrian kini mendadak berubah membuat mereka menatap kearah layar tersebut.


Beberapa foto panas dari salah satu putri mereka bersama beberapa pria membuat orang tuanya sangat terkejut terlebih putrinya lebih sangat terkejut plus di tambah dirinya sangat malu karena perbuatannya di lihat banyak orang.


"Itu bukan diriku, itu pasti fotonya di rekayasa." Jawab gadis tersebut sambil menggeleng - gelengkan kepalanya.


"Oh ya, bagaimana dengan ini?" Tanya Mommy Nicole sambil menjentikkan jarinya.


Leonard yang mengerti langsung menekan tombol dan kini berupa video membuat mereka bertiga sangat - sangat terkejut begitu pula dengan tamu undangan yang masih di acara pernikahan tersebut. Membuat mereka serentak menutup mulutnya dengan menggunakan ke dua tangannya.


("Daddy ... Akhhhhhhhh... terus Dad .... Akhhhhhhhh... punya Daddy enak banget." Racau gadis tersebut ketika dirinya berada di bawah sedangkan ayah tirinya berada di atas).


("Punyamu juga enak sayang ... lebih enak dari pada punya Mommy mu." Ucap pria tersebut sambil menggoyangkan pinggulnya secara berulang kali).


("Daddy, ceraikan Mommy agar kita bisa menikah dan melakukan seperti ini." Ucap anak tirinya).


("Baik, Daddy akan secepatnya menceraikan Mommy dan kita secepatnya menikah." Ucap Ayah tirinya).


Bip


Leonard langsung menekan tombol off sedangkan wanita tersebut menatap tajam ke arah suaminya dan putri kandungnya.


Plak


"Kamu itu putriku, kenapa kamu setega itu sama Mommy?" Tanya wanita itu sambil menampar putrinya untuk pertama kali.

__ADS_1


Grep


"Jangan tampar kekasihku, kamu pikir saja sendiri kenapa kami melakukan ini. Ayo sayang kita tinggal di mansion milik Daddy yang lain dan secepatnya kita menikah." Ucap pria tersebut sambil memeluk putri angkatnya dan pergi dari tempat tersebut.


"Apa ada yang masih ingin menjelekkan ke dua menantuku? Kalau masih akan aku tunjukkan karena aku masih banyak koleksi tentang perselingkuhan dan juga apa yang kalian lakukan sehari-hari?" Tanya Mommy Nicole sambil menatap satu persatu ke arah mereka.


"Lebih baik aku pulang, ayo sayang kita pulang." Ajak suaminya.


"Jangan - jangan kamu takut ketahuan kalau kamu selingkuh dengan wanita lain?" Tanya istrinya dengan nada menyelidik.


"Aku tidak mungkin selingkuh, sudahlah kalau kamu tidak mau pulang terserah." Ucap suaminya sambil pergi meninggalkan pesta pernikahan tersebut.


"Tunggu." Ucap istrinya sambil berlari menyusul suaminya diikuti oleh putri mereka.


Grep


Dokter Kasandra dan Sandra hanya melihat kejadian tersebut hingga dua jam kemudian acara pesta pernikahan sudah selesai. Para tamu undangan sudah pulang ke rumah masing-masing.


"Kasandra dan Sandra kalian berdua menginap lah di sini." pinta Mommy Nicole.


"Maaf Mom, kami ingin pulang ke apartemen karena besok pagi kami berangkat kerja." Jawab dokter Kasandra.


"Baiklah, kalau begitu hati-hati di jalan." Ucap Mommy Nicole.


"Aku akan mengantarmu." Ucap Ronald."

__ADS_1


"Lebih baik Kak Ronald istirahatlah di hotel ini biar aku bareng sama Sandra." Ucap dokter Kasandra.


"Aku kuatir jika terjadi sesuatu denganmu jadi biarkan aku mengantarmu pulang." Ucap Marcel.


"Lebih baik Kak Marcel istirahat dan tenang saja kami bisa bela diri." Ucap Sandra.


"Tidak lebih baik kalian berdua di antar oleh Marcel dan Ronald." Ucap Mommy Nicole bersikeras.


"Baiklah." Jawab dokter Kasandra dan Sandra bersamaan.


Marcel dan Ronald mengantar dokter Kasandra dan Sandra pulang ke apartemen. Marcel duduk di kursi pengemudi sedangkan Sandra duduk di samping pengemudi.


"Bagaimana kalau kita menikah barengan?" Tanya Ronald sambil memeluk tubuh dokter Kasandra dari arah samping.


"Kapan rencananya?" Tanya Marcel sambil menatap Ronald dari kaca spion mobil di mana Ronald dan dokter Kasandra duduk di kursi belakang pengemudi.


"Bagaimana kalau Minggu depan?" Tanya Ronald balik bertanya.


"Ok, nanti aku akan kasih tahu orang tuaku." Ucap Marcel.


"Ok." Jawab Ronald.


Tidak terasa mereka sudah sampai di apartemen kemudian Ronald dan Marcel berpamitan karena mereka ingin menginap di hotel karena jarak apartemen milik Ronald dan Marcel lumayan jauh.


Tanpa mereka sadari sebuah mobil hitam mengikuti mobil Marcel hingga mobil milik Marcel berhenti di parkiran hotel.

__ADS_1


__ADS_2