Ranjang Panas Sang CEO 1

Ranjang Panas Sang CEO 1
Pesta Pernikahan


__ADS_3

"Iya juga sih, apakah kamu ada ide?" Tanya Marcel.


"Aku akan meminta salah satu anak buahku untuk membeli makanan dan kopi untukmu." Jawab Ronald sambil mengeluarkan ponselnya.


"Ide yang bagus." Ucap Marcel.


Ronald hanya menganggukkan kepalanya kemudian menghubungi anak buahnya setelah selesai mereka kembali ke ruang perawatan di mana kekasih mereka di rawat.


xxxxxxx


Seminggu Kemudian


Tidak terasa waktu berlalu dengan cepatnya, Sandra dan dokter Kasandra sudah pulang dari rumah sakit dan kini mereka berkumpul di ruang keluarga milik Daddy Raka untuk membicarakan acara pernikahan.


Di mana ada keluarga besar Daddy Raka, orang tua Sandra, orang tua dokter Kasandra, orang tua Marcel, keluarga besar Leonard bersama anak-anak mereka. Hanya orang tua Ronald dan Adriana yang tidak ada karena orang tua mereka sudah meninggal.


"Jadi rencananya pernikahan kalian tetap diadakan secara bersamaan?" Tanya Daddy Raka.


"Betul sekali." Jawab Marcel, Leonard dan Ronald bersamaan.


"Karena ini acara sangat mewah dan banyak tamu undangan jadi kita membagi tugas agar tidak ada musuh datang atau ada orang yang ingin menggagalkan rencana pernikahan putra dan putri kalian." ucap Daddy Raka.


"Kami sangat bersyukur Tuan Raka sekeluarga sangat perduli dengan acara pernikahan putra putri kami dan juga sahabat putra putri kami." Ucap Daddy Angelo orang tua Marcel.


"Begitu pula dengan kami, Kami sangat bersyukur Tuan Raka perduli dengan pernikahan putra dan putri kami dan kami akan mengerahkan semua bodyguard milik kami untuk menjaga agar pernikahan putra dan putri kami dan sahabat putra putri kami." sambung Daddy Raymond orang tua dari dokter Kasandra.


"Kamipun juga sama." Sambung orang tua Leonard dan orang tua Sandra bersamaan.


"Kami melakukan ini karena Sandra, Kasandra, Marcel, Adriana, Leonard dan Ronald sudah Aku anggap sebagai anak-anak Kami dan sebagai orang tua sudah seharusnya menjaga dan melindunginya." Ucap Daddy Raka.


"Begitu pula dengan kami." Sambung ke tiga orang tua dokter Kasandra, Marcel, keluarga besar Leonard dan Sandra bersamaan.


"Oh ya, apakah Ronald sudah mengatakan ke Tuan Rico kalau Ronald setelah menikah tidak lagi bekerja di perusahaan Tuan Rico?" Tanya Daddy Raymond.


"Panggil saja Rico karena kita sudah satu keluarga, mengenai Ronald mengundurkan diri dari perusahaan ku tentu saja Aku dan keluargaku sudah tahu dan kami sekeluarga mendukung apapun keputusan Ronald." Ucap Rico.


"Baik, kalau begitu kami sekeluarga pamit dan sampai ketemu lagi minggu depan di acara pernikahan putra putri kami." Ucap Daddy Raymond sambil berdiri.


"Aku pun juga pamit." Ucap ke dua orang tuanya Marcel, Ronald dan Sandra secara bersamaan.


"Baik, hati-hati di jalan." Ucap Mommy Nicole dan Mommy Karen bersamaan.


Para wanita saling cipika-cipiki kemudian mereka pergi meninggalkan mansion milik Raka.


Pernikahan Ronald Dengan Dokter Kasandra dan Marcel dengan Sandra Serta Adriana Dengan Leonard.


Tidak terasa waktu berlalu dengan cepatnya dan kini hari di mana Marcel menikah dengan Sandra, Ronald menikah dengan dokter Kasandra sedangkan Adriana menikah dengan Leonard.


Pesta pernikahan yang sangat mewah di mana Daddy Raka membiayai acara pernikahan Adriana dengan Leonard dengan sangat mewah.


Sedangkan Marcel, dokter Kasandra dan Sandra dibiayai oleh orang tuanya masing-masing karena mereka bertiga termasuk keluarga terkaya di negara tersebut namun acara pernikahannya sengaja disatukan atas usulan Mommy Nicole.


Tiga pasang pengantin tersebut mengucapkan janji suci pernikahan. Setelah selesai mengucapkan janji suci, acara dilanjutkan dengan acara resepsi pernikahan.

__ADS_1


Banyak tamu undangan datang silih berganti dan memberikan ucapan selamat untuk dua pasang pengantin. Pengawalan yang sangat ketat dari empat keluarga besar yang terdiri dari keluarga besar Daddy Raka, keluarga besar Daddy Reyhan (orang tua Sandra), keluarga besar Daddy Angelo (orang tua Marcel), keluarga besar Daddy Raymond (orang tua dokter Kasandra) keluarga besar Leonardo (orang tua Leonard) dan para bodyguardnya berjalan dengan sangat lancar.


Semua musuh - musuh sudah di tangkap dan diberikan ke kandang singa , harimau , anaconda , beruang dan buaya termasuk keluarga angkat Ronald.


Di tambah semua tamu undangan harus membawa kartu undangan pernikahan untuk ditukar dengan souvernir yang sangat mewah.



Sebenarnya ini usulan Daddy Raka agar tidak semua orang bisa masuk ke pesta pernikahan mewah tersebut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


Hingga tiga jam kemudian para pengantin wanita sudah mulai merasakan lelah membuat para suami masing-masing mengajaknya untuk istirahat.


"Mommy dan Daddy, kami ingin istirahat." Ucap Marcel pada orang tuanya dan juga ke dua orang tua Rico.


"Silahkan, biarkan kami yang menemani para tamu undangan." Jawab Daddy Raka.


"Baik Dad." Jawab Marcel.


Marcel dan Sandra mencium punggung tangan ke dua orang tua mereka begitu pula dengan ke dua mertuanya masing-masing kemudian berlanjut ke dua orang tuanya Rico secara bergantian.


"Rico sepertinya Karen sangat lelah, lebih baik kalian istirahat." Ucap Mommy Nicole setelah melihat Marcel dan Sandra pergi ke arah lift.


"Baik Mom." Jawab Rico patuh.


"Kami juga ingin istirahat." sambung Ronald dan dokter Kasandra bersamaan.


"Ok, selamat istirahat." Jawab Daddy Raka dan Mommy Nicole bersamaan.


"Terima kasih banyak Dad." Ucap mereka bersamaan.


"Kalian terlihat lelah, istirahatlah." Ucap Mommy Nicole sambil masih memeluk pinggang suaminya begitu pula sebaliknya.


"Tapi Mom, tamu undangan masih banyak dan dua pasang pengantin sudah pergi." Ucap Adriana merasa tidak enak hati.


Ronald, Marcel, Sandra, dokter Adrian, Adriana, Leonard dan dokter Kasandra di minta untuk memanggil Mommy dan Daddy karena mereka sudah di anggap anak-anak Mommy Nicole dan Daddy Raka.


"Biarkan Kami yang menemani para tamu undangan." ucap Mommy Nicole.


"Tapi Mom..." Ucapan mereka terpotong oleh Daddy Raka.


"Apa yang dikatakan Mommy kalian benar jadi lebih baik kalian istirahatlah." ucap Daddy Raka.


"Baik Dad, Mom." Jawab mereka patuh.


Mereka berdua berpamitan dengan Daddy Raka, Mommy Nicole dan keluarga besar Leonard secara bergantian.


Kemudian Adriana dan Leonard berjalan ke arah lift dan melihat Marcel dan Sandra masuk ke dalam kotak persegi empat tersebut.


Merekapun ikut masuk ke dalam kotak persegi empat tersebut kemudian menekan tombol lantai paling atas di mana lantai atas adalah milik Daddy Raka khusus keluarga Besar.


Daddy Raka dan Mommy Nicole sudah menganggap mereka seperti ke dua anak kembar mereka dan tidak membeda-bedakan.


Ting

__ADS_1


Pintu lift terbuka merekapun keluar dari kotak persegi empat tersebut kemudian berjalan ke arah kamar mereka masing-masing.


Kamar Pengantin Marcel dengan Sandra 


"Siapa yang mandi duluan?" Tanya Marcel.


"Aku duluan." Jawab Sandra.


"Ok." Jawab Marcel singkat.


Sandra masuk kedalam kamar mandi membuka gaun pengantin dan aksesoris yang menempel di tubuhnya sedangkan Marcel melepaskan seluruh pakaian dan hanya tinggal boxer nya.


Setelah terlepas gaun pengantin berikut ********** dan juga semua aksesoris, Sandra langsung mandi air hangat menggunakan air shower. Selesai mandi Sandra mengambil jubah handuk dan memakainya kemudian berlanjut mengambil handuk kecil untuk melilit rambut Sandra.


Ceklek


Sandra membuka pintu kamar mandi bersamaan Marcel yang melihat tubuh istrinya yang sangat seksi langsung menatapnya tanpa berkedip.


'Sial kenapa aku jadi terang x sang begini?' Tanya Marcel dalam hati.


Karena sudah tidak tahan Marcel membawa istrinya yang bernama Sandra ke arah ranjang kemudian membaringkannya di ranjang. Marcel menaiki tubuh istrinya kemudian ******* bibirnya.


Setelah beberapa saat Sandra menepuk bahu suaminya tanda dirinya kehabisan nafas. Marcel yang mengerti langsung melepaskan ciumannya.


"Hosh ... Hosh ... Hosh .... Sayang, kenapa tidak mandi dulu?" Tanya Sandra sambil mengatur nafas.


"Kakak sudah tidak tahan sayang." Jawab Marcel.


Selesai mengatakan hal itu Marcel melakukan pemanasan terlebih dahulu setelah di rasa cukup barulah ke permainan inti yaitu melakukan hubungan suami istri.


Sandra mencakar punggung Marcel ketika tubuh mereka disatukan karena Sandra merasakan perih. Hingga setengah jam kemudian keluarlah lahar dari tombak sakti milik Marcel.


Setelah beberapa saat tombak saktinya di tarik kemudian Marcel menggulingkan tubuhnya ke arah samping lalu memeluk tubuh polos istrinya begitu pula sebaliknya.


Cup


"Terima kasih Sayang." Ucap Marcel kemudian mengecup bibir istrinya secara singkat.


"Sama-sama Sayang." Jawab Sandra.


Marcel menyelimuti tubuh polos mereka dengan menggunakan selimut dan tidak membutuhkan waktu lama mereka tidur dengan pulas sambil berpelukan memberikan kehangatan masing-masing.


XXXX


Kamar Pengantin Ronald dan dokter Kasandra


Di kamar pengantin Ronald dan dokter Kasandra di mana dokter Kasandra masuk ke dalam kamar mandi untuk mencuci wajah dan sikat gigi karena sudah malam.


Setelah dokter Kasandra selesai dan menggunakan jubah handuk barulah dokter Kasandra keluar dari kamar mandi.


Ronald yang melihat istrinya keluar dari kamar mandi membuat Ronald masuk ke dalam kamar mandi.


Dokter Kasandra berbaring di ranjang sambil menunggu suaminya di kamar mandi. Jantung dokter Kasandra berdetak kencang karena memikirkan malam pertama mereka.

__ADS_1


"Haruskah aku memakai lingerie?" Tanya dokter Kasandra sambil turun dari ranjang kemudian berjalan ke arah lemari.


__ADS_2