
Amsterdam. Sebuah kota metropolitan di Belanda ini merupakan kota yang di huni oleh banyak sub kultur masyarakat dunia. Beragam ras hidup di kota terbesar di Belanda tersebut. Mulai dari penduduk lokal yang sudah berabad-abad tinggal di sana. Hingga pengungsi yang akhirnya menjadi penduduk tetap di sana. Semuanya memiliki impian yang sama, memiliki kehidupan yang lebih baik lagi di Amsterdam.
Ishaq pun di tantang untuk bisa menjelajahi sudut kota Amsterdam dari berbagai sudut. Salah satunya tentu sudut kota Amsterdam dari segi sepakbola. Dimana di kota tersebut ada beberapa klub sepakbola yang telah lama berdiri di sana.
Tentu klub yang paling terkenal di Amsterdam adalah Ajax Amsterdam. Klub peraih liga trophy liga Champions Eropa sebanyak 4 kali itu, di kenal sebagai klub yang banyak melahirkan banyak bakat hebat dari seluruh dunia. Tak heran jika Ishaq di minta untuk membuat laporan khusus tentang akademi Ajax Amsterdam. Mungkin Ishaq akan bertugas di Amsterdam kurang lebih selama 2 minggu. Melakukan peliputan yang nantinya akan menjadi sebuah berita yang cukup besar di Indonesia.
__ADS_1
Tawaran dari perusahaannya tersebut, tidak di tolak oleh Ishaq. Baginya pekerjaan ini akan menjadi pekerjaan yang cukup menyenangkan. Selain Ishaq akan menjadi tim peliput berita, Ishaq juga akan liburan di Belanda selama kurang lebih 2 minggu. Sebuah pekerjaan yang tentunya menyenangkan. Apalagi Ajax akan melawan salah satu klub favoritnya, ini seperti durian runtuh bagi seorang Ishaq.
Ishaq dengan wajah sumringah menerima tawaran dari pihak redaksi untuk melakukan peliputan khusus ke Amsterdam. Ishaq sudah tidak sabar untuk terbang ke Belanda, melihat bagaimana akademi Ajax melatih setiap calon pesepakbola handal yang akan mereka lahirkan. Hingga Mereka bisa menjadi pesepakbola kelas dunia yang bermain di klub besar dunia.
Kabar Ishaq yang akan melakukan liputan khusus di Belanda, langsung di sambut baik oleh teman-temannya. Mereka mengucapkan selamat pada Ishaq yang akhirnya di pilih oleh pihak Redaktur untuk menjadi orang yang akan melakukan liputan di Belanda. Padahal ada banyak saingan dari seorang Ishaq, tapi pihak Redaktur justru memilih seorang Ishaq untuk melakukan peliputan penting tersebut.
__ADS_1
Sebenarnya Ishaq ingin memberitahu kabar bahagia itu pada Karin. Tapi Karin yang masih koma tentu tidak akan merespon setiap ucapan dari Ishaq. Sehingga mungkin saja Ishaq bisa menceritakan semuanya pada ibunya. Ishaq pun mengirim pesan singkat pada ibunya. Mengirimkan surat tugas yang dia dapat dari perusahaan.
Tak lama Santi pun mengucapkan selamat atas pencapaian yang telah di dapat oleh Ishaq. Mungkin ini adalah kesempatan untuk Ishaq untuk semakin berkembang. Hingga Ishaq menjadi orang yang di pilih untuk pergi ke Belanda membuat laporan khusus. Ini adalah rejeki untuk Ishaq yang memulai kariernya dari titik paling rendah. Tanpa bantuan kedua orangtuanya yang sebenarnya keluarga berada. Tapi Ishaq bisa menjadi seorang pegawai yang cukup berprestasi, di usia Ishaq yang belum menyentuh kepala 3.
Kesuksesan Ishaq sendiri tak lepas dari apa yang di tanamkan oleh seorang Arin, pacarnya. Di mana Arin selalu berpesan pada Ishaq untuk selalu melakukan hal terbaik yang bisa di lakukan oleh Ishaq. Sehingga Ishaq bisa menjadi seorang yang lebih baik lagi.
__ADS_1
Apa yang Arin sampaikan pun berhasil di praktekkan oleh Ishaq dengan baik. Pria berusia 28 tahun itu sukses mengimplementasikan ucapan dari Arin itu dengan baiknya. Hingga Ishaq bisa menjadi seperti saat ini. Menjadi seorang yang benar-benar memiliki kemampuan yang mumpuni dalam pekerjaan yang di jalaninya.
Alasan itulah membuat seorang Ishaq tidak mampu berpisah dari seorang Arin. Ishaq tak bisa membayangkan betapa hancurnya seorang Ishaq tanpa Arin. Mungkin Ishaq akan menjadi seorang pria biasa kembali.