Rasa Yang Sama, Di Orang Yang Beda

Rasa Yang Sama, Di Orang Yang Beda
Ishaq Keliling Amsterdam


__ADS_3

Ishaq mendapatkan tugas untuk mencari klub di luar Ajax Amsterdam sebagai bahan dokumentasi yang akan di buatnya. Dengan mengangkat klub kecil di pinggiran kota Amsterdam itu. Bukan tidak mungkin, video dokumenter yang akan Ishaq buat akan menjadi sebuah video yang menarik perhatian banyak orang.


Namun Ishaq benar-benar di buat repot oleh seorang Sandra. Dia yang tak mau jauh dari seorang Ishaq, berusaha terus menempel ke mana pun Ishaq pergi. Dia benar-benar tak bisa jauh dari Ishaq, sehingga Sandra terus berusaha untuk berada di samping seorang Ishaq.


Ishaq seharusnya sudah jalan dengan mobilnya tepat di jam 10 pagi. Tapi Sandra yang lama dandan, membuat Ishaq harus membatalkan rencana awalnya tersebut. Dia akhirnya harus berangkat keliling kota Amsterdam di jam 11, di mana waktu Ishaq terbuang satu jam lebih hanya untuk menunggu Sandra dandan.


Begitu jam 11 itu tiba, Ishaq benar-benar di buat emosi kembali oleh sikap manja dari seorang Sandra. Sandra meminta Ishaq untuk memotret terlebih dahulu dirinya di depan hotel. Sehingga Sandra bisa memasukkan photo itu ke dalam media sosial miliknya. Sandra benar-benar membuat emosi seorang Ishaq memuncak.


"Kamu tahu, aku sudah telat satu jam lebih buat nunggu kamu. Sekarang kamu minta aku buat photo kamu dulu. Aku di sini itu kerja San, jadi aku mohon kamu bisa bedakan kerja dengan liburan. Paham!" Bentak seorang Ishaq dengan begitu kasarnya.

__ADS_1


Sandra terlihat begitu ketakutan melihat Ishaq yang marah besar pada dirinya. Sandra pun akhirnya masuk ke dalam sebuah mobil yang Ishaq telah sewa. Kemudian Ishaq langsung masuk ke dalam mobil tersebut. Sebelum langsung memacu mobil itu menuju salah satu klub kecil di pinggiran kota Amsterdam.


Di sepanjang perjalanan itu, Sandra tak berani menatap wajah Ishaq. Apalagi wajah Ishaq terlihat begitu seram dengan alisnya yang tak kunjung turun. Sandra pun hanya bisa mencuri pandang saja untuk bisa melihat seorang Ishaq. Jika dia terlalu lama, bukan tidak mungkin Ishaq akan sadar. Dia akan melihat Sandra yang mencoba memperhatikan dirinya.


Ishaq pun mulai tahu cara untuk membuat Sandra tidak lagi mengacaukan segala rencananya. Mungkin dengan sikap yang cukup tegas, Ishaq bisa membuat seorang Sandra menjadi lebih dewasa lagi. Sehingga Sandra tidak akan lagi mengganggu seorang Ishaq yang tengah melakukan pekerjaannya.


Tenangnya perjalanan yang di lakukan oleh Ishaq, membuat Ishaq mulai memutar sebuah lagu. Mungkin sebuah lagi itu akan membuat Ishaq semakin bahagia di perjalanannya. Ishaq pun menyetel sebuah lagu dalam bahasa Inggris. Lagu bernada sendu itu memang cukup enak untuk di dengar dalam perjalanan panjang Ishaq menuju sebuah klub kecil di pinggiran kota Amsterdam tersebut.


Ishaq pun harus berulang kali menutup telinganya mendengar suara sumbang dari seorang Sandra. Apalagi Sandra bernyanyi dengan begitu kerasnya. Hingga ada penyesalan yang cukup mendalam dari seorang Ishaq yang memutuskan untuk menyetel lagu tersebut. Itu adalah keputusan yang cukup bodoh bagi seorang Ishaq. Sebab dia memilih lagu yang menjadi kesukaan dari Sandra.

__ADS_1


Perjalanan yang seharusnya menjadi perjalanan yang cukup membuat Ishaq bahagia. Berubah dari harapan awal seorang Ishaq, dia terlihat sama sekali tidak bahagia dengan apa yang ada. Ishaq terlihat begitu tak bahagia dengan perjalanan yang di lakukan olehnya menuju salah satu klub kecil tersebut. Hingga Ishaq terlihat begitu murung mengendarai mobil miliknya sendiri.


Ishaq yang ingin perjalanan itu akan menjadi perjalanan yang cukup menyenangkan sambil melihat keindahan kota Amsterdam. Kini menjadi bencana tersendiri bagi seorang Ishaq. Sepanjang perjalanan itu, Ishaq tidak mampu melihat keindahan kota, terganggu dengan suara dari seorang Sandra yang tak henti bernyanyi.


Lambat laun, suara dari Sandra pun mulai menghilang. Dia lelah bernyanyi sedari tadi, sehingga mungkin Sandra butuh mengistirahatkan suara sumbangnya tersebut. Waktu ini pun begitu di rindukan oleh seorang Ishaq. Hingga dia langsung bisa mendengar musik favoritnya, tanpa bercampur dengan suara sumbang yang Sandra kumandangkan.


"Apa kamu sudah tidak ingin bernyanyi kembali?" tanya Ishaq dengan wajah penasarannya.


"Sepertinya tidak, aku pikir suaraku sudah lelah. Sehingga aku perlu beristirahat sejenak." jawab Sandra.

__ADS_1


Ini menjadi kesempatan emas bagi seorang Ishaq untuk memutar lagi favoritnya tersebut. Lagu pun berkumandang tanpa di ganggu dengan suara sumbang dari Sandra. Lagu itu terdengar begitu nyaman di telinga. Hingga Ishaq yang awalnya terlihat tidak bersemangat. Berubah menjadi penuh dengan gairah. Hingga perlahan Ishaq pun mulai ikut bernyanyi, mengikuti alunan lagu yang di putarnya.


Ishaq yang bernyanyi penuh semangat, langsung membuat Sandra kurang begitu nyaman. Dia terlihat kurang suka dengan cara Ishaq bernyanyi. Bagi Sandra apa yang di tunjukkan oleh Ishaq adalah sebuah kesalahan, sehingga Ishaq harus merubah cara dia bernyanyi. Agar bisa jauh lebih baik lagi, itu yang di sarankan oleh seorang Sandra.


__ADS_2